icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Those Smiling Eyes

Those Smiling Eyes

Penulis: Hexa Liem
icon

Bab 1 Kostum Natal

Jumlah Kata:1277    |    Dirilis Pada: 17/03/2022

n, Mama siram pakai air es!" M

masih ngantuk banget, aku baru tidur jam tiga pagi setelah membaca novel 'Destined Ones' sampai tamat

epala, dan aku pun nyengir.

beliin. Gosok gigi dulu." Mama lanjut mengomel, lalu meninggalkan kamarku untuk kembal

." Teriakku sambil m

sekenanya. Aku tidur dengan legging hijau milik Mama dan tank-top, dan sweater yang

kai ini. Tapi males mau cari yang l

ma ke samping r

kriwilku sebisanya dengan tangan, lalu tur

r. Dikira orang gak dibeliin baju sama o

ma ke samping aja loh, Ma. S

yo." Papa yang sedang makan k

a mataku, dan k

uga jam 9.30 pagi, rasanya mat

hului para karyawan yang sudah bersiap-siap memberi sa

rsis di samping rumah, semua karyawa

ngar mere

etaknya ada di rak paling atas, saat kusenggol,

du

ih kaleng tersebut. Saat itu, kudengar karyawan-karyawan

di sampingku. Dia meraih kalengku yang jatuh dengan mudah karena

aleng kornet kepadaku. Aku mene

ya kayak mimpi. Bule, guanteng banget, dan matanya, dia pun

apan terima kasihku, khawat

arena rambutku yang kayak singa, atau pa

pelan, masih sambil

tau bakal ketemu 'Hottie', aku rela pakai dress dan catokan dulu

e kasir. Lalu saat selesai bayar

t pada Mama yang sedang

penyok sih, Far?

erus jatoh, kan Fara gak nyam

utar bol

kayak habis liat h

unya, ya yang bantuin Fara amb

-siang kok ngomongin hantu," sung

ustahil ada cowok seg

pa?" tanyanya heran, b

Surabaya. Papa selalu bilang kalau aku dan kakakku, Fabian, mirip banget sama Oma, apalagi Fabian yang matanya biru. Tapi men

a badan tinggi besar dan berotot, yang sering dia salah gunakan untuk menakuti se

wabku. Pa

ih ganteng dari Pa

u kata Mama," jaw

ke Indonesia dan kali ini sepertinya akan menetap. Papa menanggapi dengan antusias, k

ty yok, kita undang Nadi

aknya Nadia. Dia seumuran Fara, gan

Nadia juga takut sama P

kali nggak khawatir sama nasip anaknya

mengantar papa ke luar. Papa pamitan mau nge-band sama teman-te

akan pengunjung memang datang di sore dan malam hari, kecual

ar, cuma ada groomer dan kasir, karena kami bisa gantian jaga toko. Karyawan datang pada pagi hari, dan pulang saat sore hari, jadi saat

iri melompat-lompat dan kaki depannya menggaruk-garuk pintu kaca. Sudah jadi kebiasaan buruk

ngkok untuk menyapa si meong, tak kuduga dia lan

Mama berteriak sambil masuk

fu, gak taunya Tante yang punya toko," kata yang pun

Fara ngapain jongkok di situ?! Ini lho d

ama malu-ma

lu beralasan, "Ini

ingnya emang

Tante Nadia, temen Mama yang baru pinda

tu Hottie

engnya bi

m sih, ini. Saat aku akan menarik tanganku, dia me

for a pretty girl." Aduh, gombalannya

llah, nikmat mana

kucing kami, Lilo. Mama dan Dom ngobrol banyak, asli dia ramah dan asik banget orangnya, Mama yang biasanya cuek

Dom duduk di sampingku. Tanpa basa-basi, dia senyum manis

i malem. Cewek macem apa yang gak ba

gkin, y

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Those Smiling Eyes
Those Smiling Eyes
“Nikah muda. Reaksi Fara saat ditanya mengenai hal itu adalah: "Gila! Bersiin kamar aja aku gak pernah," jawabnya sambil ngakak. Kebiasaan ada mama, papa, dan mbak Narti yang selalu manjain, bikin dia lupa kalau dia adalah perempuan, yang suatu saat akan jadi istri, dan tugasnya mengurus suami dan rumah tangga. "Apa gunanya, toh gak ada cowok berani deketin aku?" tanyanya getir. Fara bukannya gak menarik, hanya saja Adrian, papanya yang blasteran Perancis-Indonesia dan berbadan tinggi kekar itu, selalu sukses bikin cowok-cowok yang ngegebet Fara, lari kocar-kacir. Belum lagi abangnya yang super populer, dan sama protektifnya ke Fara. Fara sudah pasrah hidup menjomblo seperti ini. Semua berubah saat Tante Nadia, sahabat mamanya yang selama ini hidup di Amerika, pindah ke Indonesia dan menempati kembali rumah peninggalan orang tuanya, yang jaraknya hanya lima rumah dari rumah keluarga Fara, dan anaknya ngelamar Fara. Dominic jadi cowok pertama yang nggak terintimidasi akan kehadiran Adrian, dan malah akrab sama orang tua Fara. Dia ganteng, pinter, seksi, juga mapan di usia muda dengan usahanya sendiri. Jujur, Fara kegaet juga sama pesona Dominic. Dia mencoba sekuat tenaga untuk berubah jadi istri idaman dalam satu tahun, sebelum mereka menikah. Hanya sebulan sebelum pernikahan mereka, Fara melakukan kesalahan fatal, dan Dominic meninggalkannya. Fara tersiksa dengan patah hati yang membuatnya hampir gila. Pernikahan yang sudah disiapkan, nggak jadi dibatalkan karena ada orang lain yang melamar Fara. Pria misterius dengan tradisi keluarga yang cukup aneh, yaitu melarang mereka bertemu sampai setelah ijab-kabul dilaksanakan. Fara yang nggak yakin mampu membangun hubungan kembali, dan merasa ini adalah satu-satunya kesempatan untuk menikah, menerima lamarannya. Mampukah Fara menjalani kehidupan barunya sebagai seorang istri, dengan statusnya yang masih mahasiswi?”
1 Bab 1 Kostum Natal2 Bab 2 Menunggu3 Bab 3 A Date 4 Bab 4 Proposal5 Bab 5 Best Father6 Bab 6 Family lunch7 Bab 7 Jump Scare8 Bab 8 Cincin9 Bab 9 Deep Shit10 Bab 10 Kerupuk dan Obat Nyamuk