icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya

Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya

icon

Bab 1 

Jumlah Kata:1093    |    Dirilis Pada: 30/10/2025

alon Alpha dari kawanan kami, cinta

a yang manis memuakkan dan sangat kukenal. Aku mengikutinya dan menemu

embunuhku. Saat Laras, Omega kesayangannya, pura-pura ja

mpar dan mematahkan kakiku, dia menyebutnya "peringatan" agar aku tidak menyentuh Laras

uargaku untuk membelikan Laras berlian tak ternil

lumnya. Baginya dan saudara-saudara angkatnya, aku hanyalah "putri manja," sebuah pi

, malam di mana seharusnya aku terikat dengannya, aku berdiri di hadapan dua kawanan dan membuat pilihan yang berbeda. Aku

a

Pandan

ah basah. Ini adalah wilayahku, rumahku, dan suatu hari nanti, akan menjadi tanggung jawab

na

asih anak-anak. Dia adalah calon Alpha, dipilih oleh ayahku karena kekuatannya yang tak tertandingi

rapkan aroma khasnya, aroma yang selalu menenangkan serigala dalam diriku-aroma tajam badai s

ini, ada

ain yang melekat padanya. Manis memuakkan, seperti permen murahan dan

ra

dibawa bersamanya dan para prajurit lainnya, y

suaraku datar, tidak menunj

erasa tidak enak badan. Aku memba

di indraku. Aroma itu bukan dari kunjungan biasa; itu meresap

etegangan yang pekat dan menyesakkan. Saat kami mencapai tepi hutan kuno yang berbatasan deng

ngguk, tak sang

kan perlindungan hutan lebat untuk membayangi jalannya. Indra serigalaku, yang sud

an aku mel

erdiri bersama Laras. Lengan Laras melingkari lehernya, tubuhnya menempel erat. Cahaya bulan menerangi pemandangan itu den

ng kakak. Itu adalah c

ancur menjadi jutaan kepingan es. Aku tidak bersuara. Aku hany

esar Korporasi Rembulan Perak terasa seperti san

wajahnya yang tegas melembut saat meli

ya tenang. "Aku ingin membata

20 lebih dari sekadar pesta, Aria. Saat itulah

ni. Aku ingin membentuk persatuan dengan Kawan

uhi ruangan. "Damar? Dia sekutu yang kuat, tapi Kenan... kau dan Kenan tak terpisahka

Jangkar seharusnya membuatmu stab

lihat selama berminggu-minggu, tapi aku terlalu but

i semua anggota kawanan, menyala. Biasanya, aku bisa mengabaikan obrolan latar belaka

gket saja setiap hari. Kenan pasti m

melayang di atas bar

Gamma kami. *Bagaimanapun juga, dia adalah putri Alpha. Tapi kuakui, gadis seper

tu demi Laras. Siapa yang benar-benar ingin terikat dengan putri manja itu? L

udara seperjuangannya. Mereka adalah saingannya. Dan aku... aku hanyalah hadiah yang harus mereka menan

paling kuat. Dia hanya membuat satu permintaan: agar Laras, seorang gadis Omega lemah dari panti asuhan ya

an dan yang lainnya akan bergegas ke sisinya. Aku selalu yang terlalu keras, terlalu m

jelas. Perasaan Kenan pada Laras bukanlah persaudaraan. Itu posesif. Dia akan menjadi pasanganku,

. Itu, sudah dia berikan pada orang lain. Da

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya
Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya
“Kenan seharusnya menjadi takdirku. Calon Alpha dari kawanan kami, cinta masa kecilku, dan pasangan takdirku. Tapi suatu malam, aku mencium aroma wanita lain di tubuhnya-aroma Omega yang manis memuakkan dan sangat kukenal. Aku mengikutinya dan menemukan mereka di bawah pohon beringin agung, terkunci dalam ciuman mesra. Pengkhianatannya adalah racun yang perlahan tapi pasti membunuhku. Saat Laras, Omega kesayangannya, pura-pura jatuh, Kenan memeluknya seolah gadis itu terbuat dari kaca. Tapi saat dia menyabotase pelanaku dalam sebuah lompatan berbahaya, membuat kudaku melempar dan mematahkan kakiku, dia menyebutnya "peringatan" agar aku tidak menyentuh Laras. Perhatiannya padaku setelah itu hanyalah upaya menutupi jejak agar ayahku tidak curiga. Di sebuah lelang publik, dia menggunakan uang keluargaku untuk membelikan Laras berlian tak ternilai, membuatku dipermalukan dan tak bisa membayar. Aku akhirnya mengerti apa yang kudengar dari ikatan batin kawanan beberapa hari sebelumnya. Baginya dan saudara-saudara angkatnya, aku hanyalah "putri manja," sebuah piala yang harus dimenangkan demi kekuasaan. Laras-lah yang benar-benar mereka dambakan. Dia pikir dia bisa menghancurkanku, memaksaku menerima posisi nomor dua. Dia salah besar. Di malam ulang tahunku yang ke-20, malam di mana seharusnya aku terikat dengannya, aku berdiri di hadapan dua kawanan dan membuat pilihan yang berbeda. Aku menolaknya dan mengumumkan persatuanku dengan Alpha saingan, seorang pria yang melihatku sebagai ratu, bukan hadiah hiburan.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 2122 Bab 2223 Bab 2324 Bab 24