icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya

Bab 3 

Jumlah Kata:676    |    Dirilis Pada: 30/10/2025

Pandan

wi Bulan itu sendiri." Aku sedang menonton dari balkon, hati remajaku berdebar-debar membayangkan implikasinya. Aku melihat rona merah di pipiku sendiri dalam b

na perintah, tapi karena pilihan. Rasa sakit itu adalah hal yan

cam akan jatuh, aku berjalan ke istal. Aku butuh pengalihan, sesuatu untuk menyalurkan badai amarah dan luka yang membara di dala

at, mendorongnya menuju serangkaian lompatan tingg

an menguji prajurit terbaik kami. Kami berpacu ke arahnya, persatuan sempurna antara

suara pataha

tergantung di udara, penonton tak berdaya dari bencanaku sendiri. Kemudian gravit

n tak terikat, lari kencang, kuku-kukunya yang kuat mengaduk tanah

Seluruh dunianya terfokus pada Laras dan

keluar dari tenggorokanku. Itu adalah suara penderitaa

ng kulihat dia gunakan untuk Laras, mencegat kuda yang panik dan menenangkannya. Tapi

an yang steril. Kenan, yang mengejutkanku, bersikeras merawatku. Dia duduk di samping tempat ti

iku bertanya-tanya apakah aku salah. Mungki

an bernapas yang datang dari jiwanya. Perawatannya padaku terasa seperti tugas dalam daftar, kewajiban yang dilakukan dengan pre

n tulang di kakiku mulai pulih. Aku tertidur ringan ketika mendengar sua

tria, suaranya mendesis pelan. "Kaki patah

Aku menahan napas, berus

tuk menggores talinya. Hanya sedikit. Itu dimaksudkan sebagai pelajara

n luka parah yang lambat sembuh bagi jenis k

nyesalan yang nyata. "Aku salah perhitungan. Merawatnya sekarang hanyalah upaya menut

hati-hati yang duduk di samping tempat tidurku adalah sebuah

na dia peduli. Dia datang untuk

pegang, putus. Rasa sakit di kakiku yang sedang pulih tidak ada apa-ap

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya
Terbakar oleh Sang Alpha: Amarahku, Pembalasannya
“Kenan seharusnya menjadi takdirku. Calon Alpha dari kawanan kami, cinta masa kecilku, dan pasangan takdirku. Tapi suatu malam, aku mencium aroma wanita lain di tubuhnya-aroma Omega yang manis memuakkan dan sangat kukenal. Aku mengikutinya dan menemukan mereka di bawah pohon beringin agung, terkunci dalam ciuman mesra. Pengkhianatannya adalah racun yang perlahan tapi pasti membunuhku. Saat Laras, Omega kesayangannya, pura-pura jatuh, Kenan memeluknya seolah gadis itu terbuat dari kaca. Tapi saat dia menyabotase pelanaku dalam sebuah lompatan berbahaya, membuat kudaku melempar dan mematahkan kakiku, dia menyebutnya "peringatan" agar aku tidak menyentuh Laras. Perhatiannya padaku setelah itu hanyalah upaya menutupi jejak agar ayahku tidak curiga. Di sebuah lelang publik, dia menggunakan uang keluargaku untuk membelikan Laras berlian tak ternilai, membuatku dipermalukan dan tak bisa membayar. Aku akhirnya mengerti apa yang kudengar dari ikatan batin kawanan beberapa hari sebelumnya. Baginya dan saudara-saudara angkatnya, aku hanyalah "putri manja," sebuah piala yang harus dimenangkan demi kekuasaan. Laras-lah yang benar-benar mereka dambakan. Dia pikir dia bisa menghancurkanku, memaksaku menerima posisi nomor dua. Dia salah besar. Di malam ulang tahunku yang ke-20, malam di mana seharusnya aku terikat dengannya, aku berdiri di hadapan dua kawanan dan membuat pilihan yang berbeda. Aku menolaknya dan mengumumkan persatuanku dengan Alpha saingan, seorang pria yang melihatku sebagai ratu, bukan hadiah hiburan.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 2122 Bab 2223 Bab 2324 Bab 24