icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Minggu-minggu Sebelum Pernikahanku, Tunanganku Hanya Melupakanku

Bab 2 

Jumlah Kata:541    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

ya bersikap seolah t

oreng spesial kesukaannya,

enjadi orang asing yang so

a Alya, suaranya d

atinya berk

elepon pengacara yang

perubahan nama secara hukum

enek dari pihak ibunya. Nam

swari, tapi itu hanya tempat penampungan sementara

g baru yang tidak bisa dilacak. Pekerjaan kecil, logo untuk toko roti, pamflet untuk studio yoga. D

nd

ntang kota untuk para kreatif, untuk awal yang baru. Jauh

rti tempat seseora

ti tempat Kirana Ad

an setiap foto

ima tulis, penuh janji yang kini

l yang Bima menangka

dramatis, reaksi yang mungkin akan Bima

as semuanya ke dalam s

lakang lemarinya, di bawah sweater-s

um jauh dari pikiran, ta

diri, sedikit

erada di kedai kopi langg

a m

a Clar

n gaun pink cerah yang seolah berteriak 'lihat aku

lalu melambaikan tangan dengan cang

, ada kilatan sesuatu-k

atte-nya, ekspresinya

etenangan yang

Dia mungkin mengharapka

lya yang ini. Alya y

dari Bima dan berjal

a cerita tentang... yah, dia tidak ingat banyak, t

ahnya tetap data

yang hebat. Aku hanya mencoba ada untuknya, tahu kan? Mendukungnya melewati masa suli

kurang

ke mata Clara yang

suaranya datar. "Aku yakin ka

ara goyah

an Alya menjadi bera

pikiran sesuatu..." Dia berbalik dan kem

pergi, lengan Bima kini

i Kirana, tidak merasakan apa-apa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Minggu-minggu Sebelum Pernikahanku, Tunanganku Hanya Melupakanku
Minggu-minggu Sebelum Pernikahanku, Tunanganku Hanya Melupakanku
“Pernikahanku dengan Bima Aditama tinggal hitungan minggu. Setelah tujuh tahun bersama, aku begitu yakin kami akan memiliki masa depan yang sempurna. Lalu, Bima mengaku terkena 'amnesia selektif' akibat cedera kepala, dan hanya melupakanku. Aku berusaha keras membuatnya ingat kembali, sampai aku tak sengaja mendengar panggilan videonya. "Ide jenius banget," sombongnya pada teman-temannya. Amnesianya hanyalah 'tiket bebas' palsu untuk mengejar selebgram Clara Vania sebelum pernikahan kami. Hancur lebur, aku pura-pura percaya. Aku menahan sakit melihatnya terang-terangan menggoda Clara dan selfie mesra mereka yang menyakitkan. Dia menertawakan penderitaanku, dan lebih memprioritaskan keadaan darurat palsu Clara. Setelah kecelakaan yang ia sebabkan, dia meninggalkanku yang terluka, dan lebih memilih mengirim Clara ke rumah sakit duluan. Dia bahkan mencoba memutus bantuannya secara finansial. Bagaimana bisa tunanganku menjadi monster sedingin dan selicik ini? Pengkhianatannya meracuni setiap kenangan kami. Aku merasa seperti orang bodoh karena telah memercayai kekejaman tanpa batas itu. Kelancangannya membuatku limbung. Tapi aku tidak akan menjadi korbannya. Bukannya hancur, sebuah rencana dingin mulai terbentuk. Aku akan membuang identitasku, menjadi Kirana Adelia. Aku akan menghilang, meninggalkan dia, masa laluku, dan cincin pertunangan kami selamanya, demi merebut kembali kebebasanku.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 2122 Bab 2223 Bab 2324 Bab 24