icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Calon Istriku Gadis Matre

Calon Istriku Gadis Matre

icon

Bab 1 Perkenalan

Jumlah Kata:1014    |    Dirilis Pada: 18/11/2021

ken

tok...

" ucap Revan ketika

asuk, pintunya tidak di kunci

Ia tinggal di sebuah rumah sede

a pintu meski sudah

ak." kata Alya sambil mencium pungg

Revan lalu masuk dan d

era membuatkan teh hangat

a Alya menyuguhkan teh mani

jadi merepotkan." ka

ggak di kenalin ke aku sih?" ucap Alya sambil melirik k

anya Nayla. Dan Nayla, ini adikku namanya Alya.

knya kak Revan." kata A

a perkenalan. Baru sekali ini Revan

uan dan memilih tinggal

rumah dengan alasan ingin lebi

Tumben main ke sini ba

- kali nggak papa kan? Biasany

eneng jadi tambah teman." A

yang belum kenal dengan Alya, hanya memilih dia

an sih? Ajak aku main dong." kat

ahnya. Dia juga mengungkapkan bahwa ia sa

akin larut

Alya segera menyi

dengan mudah bergaul dan mengenal Nayla.

di ajak ke rumah belum?"

edak makanan ketika me

siap mengajak Nayla k

us kak? jadi ayah dan ibu juga bisa kenaln sam

Mbak dan Mas Revan akan mencari waktu yang leb

ja kak. Aku percaya kakak pasti

iam. Alya pun melanj

Al? Dari tadi aku tidak melihat s

mi mbak, kebetulan anakku masi

u kemana?" s

bak, pulangnya nant

kerja dan anak Alya si Riya

k karena Alya harus bekerja untuk

omay keliling belum cukup unt

ontrakan yang harus me

- kapan ajak ke rumah ku dong, bia

Insyaalloh kalau aku libur kerja m

k Revan mau." Alya me

mau kan?" t

ela nafas d

tampak berf

ng kamu kapan libur kerj

setiap hari

, kakak ajak main ke rumah

an kaya nggak ikhla

a mas keberatan ke ruma

a nafas panjang mendengar p

rkan. Ia seperti masih su

h yang nggak buat k

hati - hati mbak Nay. Jangan sampai kemak

erkekeh mendengar

ata gombalku, buktinya dia mau aja jadi

evan. Ia tahu jika keka

ta sama kakak, bukan karena kata gombal yang kakak

nggak tahu kalau kakakmu

kan apa yang harus ia katakan. Untunglah otak Revan bekerja dengan siga

mu kemari? Buat apa aku kenalkan kamu pada keluarg

yla. Menurut pandangan Alya, Nayla orang yang baik, solan dan perhatian. Alya yakin jika Nayla bisa

tak sadar jika hati sudah sore.

Kita pamit pulang

h jam berapa

, aku sepi kalau harus di

rus menjemput ana

udah pulang. Kita jemput Riy

anti ya kamu jemput an

tenang aja

diam bebe

ap pamit Al, hari su

o maksa . Kalian hati -

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Calon Istriku Gadis Matre
Calon Istriku Gadis Matre
“Revan dan Nayla yang telah lama menjalin asmara, bermaksud melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan. Restu dari orang tua juga sudah mereka kantongi. Namun entah alasan dan sebab apa, Nayla tega menghianati cinta tulus sang Revan, kekasihnya. Revan yang kecewa memutuskan untuk menggagalkan pernikahannya . Namun saat Revan dan orang tuanya membatalkan nikah, Nayla menangis sejadinya, memohon agar Revan tetap melangsungkan pernikahannya karena Nayla telah hamil . Dan rahim yang di perutnya adalah darah daging Revan.”
1 Bab 1 Perkenalan2 Bab 2 Candra3 Bab 3 Rencana Revan4 Bab 4 Persetujuan Candra5 Bab 5 Tekad Revan6 Bab 6 Hari pertamaku7 Bab 7 Rejeki tak di sangka8 Bab 8 Kan ku lihat ketulusanmu9 Bab 9 Tolong terima keadaanku10 Bab 10 Pupus11 Bab 11 Hilang tanpa kabar12 Bab 12 Aku datang13 Bab 13 Nayla14 Bab 14 Bangkit setelah kecewa15 Bab 15 Awal buka usaha16 Bab 16 Kejutan untukku17 Bab 17 Kesuksesanku18 Bab 18 Rencana liburan19 Bab 19 Hari liburku20 Bab 20 Kekhilafan21 Bab 21 Di tepi pantai22 Bab 22 Pengobat rindu23 Bab 23 Sepulang dari pantai24 Bab 24 Antara aku dan keluarga nayla25 Bab 25 Perjodohan26 Bab 26 Kecewa27 Bab 27 Ku ingin pulang28 Bab 28 Aku pulang29 Bab 29 Kejutan30 Bab 30 Saksi bisu31 Bab 31 Di saat aku sakit32 Bab 32 kembali pulih33 Bab 33 sembuh total34 Bab 34 Kembali pulih35 Bab 35 Di saat aku sakit36 Bab 36 Saksi bisu37 Bab 37 Rencana tunangan38 Bab 38 Perubahan sikap39 Bab 39 Rencana demi rencana40 Bab 40 Sebuah kepastian41 Bab 41 Tukar cincin42 Bab 42 Butik Syafira43 Bab 43 Cincin ikatan44 Bab 44 Makan siang45 Bab 45 Cinta oh cinta46 Bab 46 Larut dalam lamunan47 Bab 47 Sepulang main48 Bab 48 Acara tukar cincin49 Bab 49 Kembali nol50 Bab 50 Kepercayaan51 Bab 51 Usaha dan kerja keras52 Bab 52 Happy shopping53 Bab 53 Maafkan aku54 Bab 54 Perubahan sikap55 Bab 55 Cafe & resto56 Bab 56 Ketenangan diri57 Bab 57 Orang ke tiga58 Bab 58 Kekhawatiran sang adik59 Bab 59 Selingkuhan Nayla60 Bab 60 PertemuAn panas