icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

JandA

Bab 5 Tidur Denganku!

Jumlah Kata:1611    |    Dirilis Pada: 03/11/2021

eorgio yang kini telah berada di depan sebuah ruangan besar dan berdiri s

Saya tanyakan pa

telahnya, wanita berparas ayu itu keluar sambil berujar, "Si

apa Georgy melihat Aline yang

pena yang ia pegang sambil menatap datar padanya, "semoga ka

narny

akan! Jangan buang w

gan Anda. Beliau juga telah mengirimkan alama

kkan jarinya. "Lalu, di

t, pukul 7 mala

"Hmmmm, sepertinya dia mem

akan sesuatu?" tanya Georgy

bisa meninggalkan ruangan saya." Ucap Aline tanp

tu. Dengan santai dan balasan senyum, dia berujar, "Saya permisi

n Anda keluar, saya masih banyak pekerjaan,"

na. Saya

ai tipikal wanita seperti Nona Aline.' Georgy terus melajukan langkahnya keluar rua

*

ngan, gelap dan lembab. Namun siapa sangka, jalan yang menyeramkan menuju secret chamber milik Jeffrey justru menyimpan hal tak terduga. Kamar yang minimalis dengan satu ranj

gai pengikatnya. Topeng yang hanya menutupi mata hingga garis hidung itu diambil oleh Jeffrey dan di depan sebuah cermin yang tak terlalu besar, ia mulai mengikat topeng tersebu

i hampir 90%, mata biru nan seksi yang akan mengelabui sang CEO dan menyembunyikan identitasnya. Wangi mint yang sering ia pa

an penampilannya dan segera meninggalkan ruang rahasianya menuju tem

*

an nude, namun tetap terkesan flawless dan mewah. Pakaian kerja yang ia kenakan pun kini telah berganti menjadi off-shoulders dress hitam dipadu padan dengan ope

edang ada urusan." Ucap Aline keluar dari ruangannya d

erti, terima kasih." B

penampilan sang CEO. Melewati lobby lantai dasar, netranya melirik ke meja resepsionis yang tak jauh dari pintu masuk utama perusahaan, senyum menyeringai i

lah satu petugas keamanan mem

u tak mau ada kelalaian di perusahaanku!" perintah Aline mas

na. Saya

n Aline. Netranya mengamati gerak-geri

cana, Tuan." Papar Georgy tak lama m

*

ng megah dan bintang tujuh di kota itu. Bola mata amber nan besar miliknya tak henti-hen

g bernama Nona Aline?" Seorang pria b

aku A

Anda." Segelas tequila

memesan apa pun

ang, Nona." Sahut pramus

apa?" Aline mu

man belakang Hotel Bellmoun

da maksud?" rasa penasaran Al

engenakan topeng

ngsung berdiri dan berkata, "

*

muanya menjadi satu di diri seorang Aline von Otto Geischt Haimen. Netra amb

ang ada di depan sana." Pramusaji tersebut menunju

ip pada pramusaji tersebut, "baiklah, aku ingin tahu siapa kau sebenarnya, Penu

g. Maaf, telah membuat Anda menunggu

na Aline. Saya j

adap Aline. Sorot lampu terang gazibu dan temaram lampu taman Bellmount me

ta bertemu, Tuan ...,"

is Bertopeng, seperti o

rti yang kukir

ira saya seperti apa

ar, old-scho

an

an tertentu mengenai suatu tulisan. Karena bahasa yang Anda gunakan dalam tulisan Anda

r

r

r

keindahan tubuh, wajah, juga kata-kata yang Anda ucapkan sungguh ... saya benar-benar merasa sangat tersanju

i membicarakan sesuatu yang lebih serius?" tanya Al

sambil menikmati red wine tahun 1920-an ini, Nona Aline?" Lelaki itu menarik kursi putih yang te

Puji Aline duduk dengan senyum mengembang,

aa

li, saya suka parfum vanilla. Ter

na saya suka pecinta ice cream vanilla. Tapi,

a dengan beda warna sesekali bertemu serta senyum yang tak pernah lepas dari keduanya, membuat seakan keduanya telah mengenal

Aline? Mak

orang. Fisik Anda tampak ta

ia

pa

fisik serupa dengan saya?" p

ulai? Tujuan kita bertemu, Tuan Pe

lak

da tiba-tiba ingin menarik dan b

yang mana,

hir!" tegas Ali

os

pa

sa hambar, saya merasa seakan terkurung pada dua karakter y

n Anda, kenapa

pa Tuhan menciptakan a

-Nya?" sahut

k alam semesta, menurut Anda bagaimana dengan penuli

san!" mantap

ng Aline dan hampir mendekati wajahnya. "Mau ap

enghentikan novel itu, Alin

dan operasional yang telah kami keluarkan? Biaya promosi,

sekaya Anda, Non

pa?" tanya Al

yang lebih baik. Itu

Aku tak suka membuang-b

tidur denganku dan aku a

PA

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
JandA
JandA
“Aline Anderson, seorang wanita yang memiliki pengaruh dan kuasa cukup besar di kotanya karena memiliki perusahaan penerbitan paling besar, terkenal, dan banyak penulis bernaung di bawah bendera perusahaannya. Namun eksistensinya yang sering tak ada di kantor, membuat perusahaan menjadi goyah hingga dia sendiri yang harus mengambil kendali perusahaan. Hubungannya dengan penulis di bawah bendera perusahaannya awalnya baik-baik saja, hingga suatu hari salah satu penulis emasnya di perusahaan penerbitan miliknya ingin menarik dan menghentikan novel yang mengakibatkan perusahaannya menelan kerugian yang besar hingga berada di ambang kebangkrutan. Bagaimana Aline akan menyelesaikan masalah dengan salah satu penulis kesayangannya itu jika identitas asli penulis tersebut akan membuatnya terkejut dan permasalahan apa lagi yang harus dihadapi Aline ketika satu per satu masalah timbul di kemudian hari?”
1 Bab 1 CEO Tak Dikenal2 Bab 2 Kemarahan Sang CEO3 Bab 3 Bertemu dengan Dua Kepala Lantai Panas4 Bab 4 Sang Penulis Bertopeng5 Bab 5 Tidur Denganku!6 Bab 6 Malam Itu ....7 Bab 7 Pria Asing