icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
DEAR RANIA

DEAR RANIA

Penulis: Herofah05
icon
Bab 1
1. PROLOG
Jumlah Kata:448    |    Dirilis Pada:31/10/2021

"Gue nggak laper!" Sentak Rania menepis sesendok suapan dari tangan Rakha, suaminya.

"Tapi dari pagi tadi kamu belum makan, Rania... Kamukan harus minum obat. Kesehatan kamu belum pulih sepenuhnya," ucap Rakha dengan sikap sabar dan penuh ketulusan. Dia memunguti ceceran nasi yang terjatuh dipangkuan istrinya, lalu mulai menyendok sesuap nasi lagi.

"Ayo makan, saya suapi," ucap Rakha lagi sembari menempelkan sesendok nasi berserta lauk pauknya ke bibir Rania yang masih terkatup rapat.

"GUE UDAH BILANGKAN KALAU GUE NGGAK LAPER! LO ITU BUDEG APA BEGO SIH?" Lagi-lagi Rania menepis sendok yang menempel di mulutnya.

Saking kencangnya tepisan tangan itu, bahkan sepiring nasi di tangan Rakha pun ikutan terjatuh.

"Astaghfirullah, Rania..." gumam Rakha pelan sembari mengurut dada. Dihempasnya napas berat lalu dia bangkit dari duduknya di tepi ranjang untuk membenahi makanan yang berserakan di lantai serta beberapa pecahan piring yang terpental ke sembarang arah.

Rania semakin kencang mendekap kedua lututnya. Pelupuk matanya kian menghangat.

Bayang-bayang Nando terus berputar di kepalanya. Sosok laki-laki yang begitu Rania cintai. Sang calon suami yang seharusnya mendampinginya saat ini. Rania benar-benar membutuhkan sosok Nando. Dia rindu Nando. Dia rindu segala hal yang ada pada diri Nando. Tapi, kenapa lelaki itu pergi justru di saat Rania baru saja mengalami musibah?

Saat-saat tersulit dalam hidup Rania ketika dirinya tahu bahwa dia kini cacat.

Dia buta.

Harusnya, Nando yang kini ada di sisinya.

Harusnya, Nando yang kini ada bersamanya di dalam kamar pengantin mereka.

Harusnya, Nando yang kini menyuapinya.

Bukan Rakha!

Manusia kutub yang datang dari negri antah berantah.

Laki-laki bodoh sok suci yang selalu membuat Rania naik pitam.

Siapa sebenarnya Rakha?

Rania sendiri tidak tahu.

Dan mengenai alasan Rakha melamarnya, semua masih menjadi sebuah misteri dalam benak Rania. Sebab sampai saat ini, tak ada satu pun dari keluarganya yang bersedia memberikan konfirmasi terkait mengenai hal itu.

Semua halnya mereka putuskan secara sepihak bahkan tanpa pernah mereka memikirkan perasaan Rania.

Pernikahan ini bukan atas kehendaknya, tapi lebih pada sebuah kata terpaksa karena Rania tak ingin melihat kedua orang tuanya terus menerus larut dalam kesedihan akibat mencemaskan keadaannya.

Rania yakin, Rakha itu adalah laki-laki culas yang hanya ingin memanipulasi keadaan demi keuntungan pribadinya. Dia pasti memiliki niat buruk terhadap Rania. Mengingat, betapa banyak orang yang membenci Rania dahulu karena sikapnya yang terlalu arogan.

Rania itu adalah seorang gadis tomboy, urakan dan sangat kasar. Sikapnya temperamen dan sulit diatur. Keras kepala dan selalu mau menang sendiri.

Hingga pada akhirnya, takdir mempertemukan Rania dengan Nando.

Rania jatuh cinta untuk pertama kalinya.

Meski semua angan-angan indahnya bersama Nando kini harus kandas akibat kecelakaan itu.

Sungguh, Rania bersumpah dalam hatinya, dia mengutuk siapapun manusia yang telah menabraknya kala itu.

Siapapun dia, dimanapun manusia itu berada, hidupnya tak akan pernah bahagia.

Itu sumpah Rania!

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 1. PROLOG2 Bab 2 2. MUSIBAH DI TENGAH HUJAN3 Bab 3 3. PERKELAHIAN DI RUMAH SAKIT4 Bab 4 4. RANIA BUTA5 Bab 5 5. NIAT BAIK RAKHA6 Bab 6 6. LAMARAN YANG DITOLAK7 Bab 7 7. KENANGAN MASA KECIL8 Bab 8 8. TATAPAN JARAK JAUH9 Bab 9 9. SANG PEMILIK SEDAN HITAM10 Bab 10 10. BERAWAL DARI KATA SAYANG11 Bab 11 11. GARA-GARA SAYUR12 Bab 12 12. DENGKI13 Bab 13 13. BERHUBUNGAN LAYAKNYA SUAMI ISTRI14 Bab 14 14. DI METROMINI15 Bab 15 15. MUSUH DALAM SELIMUT16 Bab 16 16. ALLAH YANG MENJADI SAKSINYA17 Bab 17 17. KEGUGURAN18 Bab 18 18. NANDO VS CASSIE19 Bab 19 19. KEMBALINYA NANDO20 Bab 20 20. KONTRAKSI21 Bab 21 21. FIRST KISS22 Bab 22 22. KISSING IN THE ROOM23 Bab 23 23. KONSPIRASI BUSUK24 Bab 24 24. PERMINTAAN RANIA25 Bab 25 25. RAKHA VS CASSIE26 Bab 26 26. TERJEBAK27 Bab 27 27. KEPERGOK28 Bab 28 28. KESABARAN RAKHA29 Bab 29 29. SUASANA MALAM DI TEPI PANTAI30 Bab 30 30. PAGI-PAGI HORNY31 Bab 31 31. THE FEELING32 Bab 32 32. TELEPON DARI ZULFA33 Bab 33 33. UNGKAPAN PERASAAN34 Bab 34 34. SHALAT SUNNAH DUA RAKAAT35 Bab 35 35. THE NIGHT36 Bab 36 36. ANTARA RAKHA DAN ZULFA37 Bab 37 37. SUAMI ISTRI SUNGGUHAN38 Bab 38 38. KEPERCAYAAN YANG TERKIKIS39 Bab 39 39. SERBA TOGE40 Bab 40 40. KARMA41 Bab 41 41. RAKHA BERBOHONG 42 Bab 42 42. BERTEMU CASSIE43 Bab 43 43. KEBENARAN44 Bab 44 44. DENDAM45 Bab 45 45. AKU BENCI PEMBOHONG!46 Bab 46 46. SICK47 Bab 47 47. SURAT DARI CASSIE48 Bab 48 48. ORANG-ORANG HEBAT49 Bab 49 49. BERCINTA DI CAMPER VAN50 Bab 50 50. TAMU DI MALAM HARI51 Bab 51 51. SAKSI PALSU52 Bab 52 52. DEAR RANIA53 Bab 53 53. PARA PENGKHIANAT54 Bab 54 54. KEKACAUAN55 Bab 55 55. TERBONGKAR56 Bab 56 56. KONFLIK57 Bab 57 57. LELAKI HEBAT58 Bab 58 58. KORBAN PELECEHAN59 Bab 59 59. DONOR MATA UNTUK RANIA60 Bab 60 60. CUKUP KITA CERAI, SEMUANYA SELESAI!61 Bab 61 61. PROSES MEDIASI YANG GAGAL62 Bab 62 62. PULANG KAMPUNG63 Bab 63 63. KECURIGAAN ZULFA64 Bab 64 64. TENTANG POLIGAMI65 Bab 65 65. CINCIN PERNIKAHAN66 Bab 66 66. TIGA BULAN KEMUDIAN67 Bab 67 67. SUARA ANEH DI TELEPON68 Bab 68 68. BAYANGAN RAKHA69 Bab 69 69. JURNAL70 Bab 70 70. DEAR RANIA, ANNA UHIBBUKA FILLAH71 Bab 71 71. MENCARI RAKHA72 Bab 72 72. PENYESALAN73 Bab 73 73. KEJANG OTAK74 Bab 74 74. SIUMAN75 Bab 75 75. AMNESIA RETROGRADE76 Bab 76 76. PANTI REHABILITASI77 Bab 77 77. SI PENGENDARA MOTOR MISTERIUS78 Bab 78 78. SEBUAH NAMA79 Bab 79 79. ALLAH MAHA TAHU80 Bab 80 80. MURID DADAKAN81 Bab 81 81. DE JAVU82 Bab 82 82. PERI KECIL83 Bab 83 83. KASMARAN84 Bab 84 84. LAMARAN KEDUA85 Bab 85 85. SEBUAH KABAR86 Bab 86 86. SURAT DARI RAKHA87 Bab 87 87. SURAT DARI ABDULLAH88 Bab 88 88. ANTARA ZULFA DAN RANIA89 Bab 89 89. DILEMA TIGA ANAK MANUSIA90 Bab 90 90. HIKMAH DIBALIK MUSIBAH91 Bab 91 91. KECELAKAAN DI TOL92 Bab 92 92. MAAFKAN LATIFAH, MBA 93 Bab 93 93. LIMA TAHUN KEMUDIAN94 Bab 94 94. SANG HAFIDZAH95 Bab 95 95. DI MINIMARKET96 Bab 96 96. LELAKI BAIK UNTUK PEREMPUAN BAIK JUGA97 Bab 97 97. TANGISAN98 Bab 98 98. TAMU99 Bab 99 99. PERTEMUAN KEMBALI100 Bab 100 100. DI TENGAH HUJAN