icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Diceraikan Tanpa Alasan

Bab 23 Seraphina merasakan sakit

Jumlah Kata:695    |    Dirilis Pada: 30/05/2025

uara gemuruh air dan angin menusuk tulang, namun bagi mereka yang terlib

, darah mengalir deras dari luka yang dibua

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Diceraikan Tanpa Alasan
Diceraikan Tanpa Alasan
“Selama tiga tahun, Elira Mendez menjalani pernikahan sunyi bersama pria dingin bernama Kael Virendra. Ia mencintai pria itu sepenuh hati, berharap perhatian dan kasih sayang suatu hari akan datang meski perlahan. Namun harapan itu hancur saat Kael meletakkan surat cerai di meja tanpa ekspresi-seolah tiga tahun itu tak berarti apa pun. Lebih menyakitkan lagi, tak butuh waktu lama bagi Kael untuk membawa kembali mantan kekasihnya dan menyambutnya ke dalam rumah yang dulu dihuni Elira. Terpuruk dan patah hati, Elira memilih pergi diam-diam. Tak ada air mata, tak ada amarah. Hanya keheningan... dan keputusan untuk tak pernah menoleh lagi. Yang tidak mereka ketahui-Elira Mendez bukanlah wanita biasa. Nama aslinya adalah Seraphina Callisto Remos, satu-satunya pewaris kerajaan bisnis keluarga Remos, dinasti miliarder ternama yang dikenal di lima negara. Di balik ketenangannya, ia adalah dokter jenius lulusan termuda, peretas paling dicari oleh agensi internasional, dan peraih medali emas anggar tingkat dunia. Saat Kael Virendra akhirnya sadar bahwa wanita yang ia abaikan adalah segalanya yang tak bisa ia capai, ia datang memohon, berharap kesempatan kedua. Seraphina hanya menatapnya dengan senyum dingin. "Maaf, Kael. Aku sudah terlalu jauh untuk kembali."”
1 Bab 1 Surat Cerai2 Bab 2 dunia berputar cepat3 Bab 3 semua luka yang telah dia alami4 Bab 4 Suara ketukan pintu5 Bab 5 menenangkan diri6 Bab 6 setelah menonton rekaman rahasia7 Bab 7 Rahasia yang Terpendam8 Bab 8 Setelah penggerebekan di gudang tua9 Bab 9 Sejak bocornya dokumen rahasia10 Bab 10 merasa seperti berada di ujung jurang11 Bab 11 jebakan12 Bab 12 semangat yang mulai membara13 Bab 13 mengatur strategi14 Bab 14 memperbaiki kesalahannya15 Bab 15 Sesampainya di kafe,16 Bab 16 penuh kegelisahan17 Bab 17 berhasil mengamankan18 Bab 18 Dunia Seraphina berubah19 Bab 19 menghubungi beberapa kontak lama20 Bab 20 mengenakan mantel panjang21 Bab 21 Di hadapannya terbuka22 Bab 22 Wajahnya yang cantik dingin seperti es23 Bab 23 Seraphina merasakan sakit24 Bab 24 wajahnya yang penuh luka25 Bab 25 Apakah kau yakin kita bisa percaya26 Bab 26 kehilangan27 Bab 27 Pagi itu terasa berat28 Bab 28 Anakmu hidup29 Bab 29 Janji di Balik Air Mata30 Bab 30 Operasi Penyelamatan