icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bukan Istri Yang Lemah

Bukan Istri Yang Lemah

icon

Bab 1 Tujuh Bulan

Jumlah Kata:452    |    Dirilis Pada: 26/02/2025

ya terasa begitu kontras dengan suasana hatinya yang bergejolak. Malam ini, seperti malam-malam s

ng sepi tanpa satu pun pesan dari suaminya. Jam sudah menunjukkan pukul satu dini hari. Sesekali, Elara menggig

adi awal bahagia malah berubah

tatapan kosong. Pernikahan ini hanyalah hasil dari perjodohan bisnis-Elara adalah bidak yang dikorbankan oleh keluarganya untuk meng

amanan hidup sebagai nyonya keluarga Aldric. Ia tidak akan mundur dan menyerahkan semuanya hanya karen

elangkah keluar dari kamar, dan menuruni tangga dengan kecepatan yang terkontrol. Di lantai bawah, ia mendapati Ves

mpaknya masih cukup sadar. Mata tajamnya yang biru keperakan se

rdengar datar, mencoba menaha

tawa dingin. "Memangnya a

tangannya, tetap

ujarnya dengan nada tenang, meski

uh dengan ketidaksabaran. "Jangan berlagak seperti istri yang ped

nya. "Dan kau juga tidak ada di sini karena keing

gkat sudut bibirnya dalam senyum sinis. "Kau

kkan kelemahan. "Kau ingin aku menggugat

h sudah mengantisipasi jawaban

uatnya menyerah-mengabaikannya, mempermalukannya, bahkan mungkin melukainya secara em

ini baru s

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Istri Yang Lemah
Bukan Istri Yang Lemah
“Elara bertekad untuk mempertahankan pernikahannya demi kekayaan yang ia nikmati. Sementara itu, Vesper berencana menggunakan segala cara untuk membuat Elara menggugat cerai, agar ia bisa menikahi kekasihnya yang sudah lama ia rahasiakan. Setelah tujuh bulan pernikahan, pertarungan sengit antara suami dan istri ini pun dimulai, memicu konflik yang melibatkan cinta, pengkhianatan, dan ambisi yang tak terungkapkan.”
1 Bab 1 Tujuh Bulan2 Bab 2 Keesokan paginya3 Bab 3 Panggung Kemunafikan4 Bab 4 Retakan di Tembok Kesabaran5 Bab 5 jebakan yang menguras akalnya6 Bab 6 Vesper ingin membuatnya menyerah 7 Bab 7 mengamati wanita di hadapannya8 Bab 8 segala kekuasaannya9 Bab 9 Vesper belum mengatakan apapun10 Bab 10 Hari demi hari11 Bab 11 ada lebih banyak orang yang terlibat12 Bab 12 Hembusan angin malam13 Bab 13 pengkhianatan14 Bab 14 dunia menunggu dengan cemas15 Bab 15 Perasaannya bercampur antara amarah16 Bab 16 Hujan telah reda17 Bab 17 Elara berjalan keluar dari gedung firma18 Bab 18 ruang sidang19 Bab 19 merusak citra20 Bab 20 Apa yang dilakukan Elara malam ini21 Bab 21 suasana di rumah besar22 Bab 22 Sejak pertemuan malam itu23 Bab 23 Sebuah keputusan besar24 Bab 24 tidak bisa mengontrol semuanya25 Bab 25 Suasana di antara mereka terasa semakin kaku26 Bab 26 menggambarkan perasaan Elara yang kacau27 Bab 27 bukan hanya wanita cantik28 Bab 28 Semua mata tertuju pada sosok yang baru saja masuk29 Bab 29 ada kebebasan yang baru ditemukan30 Bab 30 kekuatan yang saling tarik-menarik