icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Gadis Pengantar Tidur

Gadis Pengantar Tidur

Penulis: suharni
icon

Bab 1 Maria dan Mark

Jumlah Kata:965    |    Dirilis Pada: 08/06/2024

idur di samping gadis itu, tapi tidak sedikit

ing cemoohan yang dikeluarkan oleh Richard, le

a anak remaja!" sanggah Mark dengan santainya

menuju sebuah kamar, di mana terdapat gadis ya

an belas tahun yang terperangkap k

ekerja kantoran, atau jadi ART ... dia justru berakhir disekap, juga disiksa karena terus

a semakin ketakutan dan merapatkan tubuhnya di tempat

,' batin Maria ketakutan semb

enyengat. Baunya sungguh wangi, tetapi Maria tidak

u

ebut. Naas, kaki jenjangnya harus terben

an dengan itu, lampu kamar pun menyala. Hi

a di bawahnya. Wajah Mark memang jauh dari seram untuk dikat

enyahkan pikiran bodoh itu saat terin

uas menatapku?"

rang bodoh. Tangannya menempel tepat di d

aku tidak suka a

la sembari meremas jemari. Perasaan gadis it

" Mark beranjak, merapikan kemeja hitamnya. "Anak seusiamu s

inan Maria hidup dalam kemelaratan. Bukan pula kehendaknya menjadi gadis malam yang diper

ahan. Sehingga menganggap semua manusia mempunyai na

u kerap ditujukan kepadanya. Namun, entah mengapa

posisi jas. Lantas kembali berucap, "Itu karena

ehkan Richard, kini muncul l

" tanya lelaki

..

k menyahut. Ia te

angan diam saja, bukankah kau masih punya mulut untuk b

ya, Tuan,"

isa berakhir sampai di sini? Apakah ada

i sini. Untuk itu, gadis itu tak takut untuk menjawab pertanyaan

ami." Maria mulai memberitahu. "Om, tolong bantu aku. Keluarkan

t, memohon pa

mu wajahku laya

Seolah kehilangan harapan. Disangkanya dia akan mendapat per

ku tidak setua itu u

tan. Dia telah melak

tempat ini. Minimal kau harus bekerja padaku." Mark dud

rat mendapat angin segar, Maria kembali mendekat. Menarik tipis ke

kerjaan ini tidak akan mudah bagimu

pati janji." Tak ada lagi yang diingink

memang tidak menginginkan

yang harus

a kau tidak takut padaku?" Lagi-lag

, karena akhirnya dia bertemu

gut? Atau bisa jadi aku menjual organ tubuhmu pada salah satu pemilik bank skin." Lihatlah betapa menakutkannya

edia mengikuti perkataan lelaki itu, dia bisa kembali

diri di tempat itu, di mana Richard bisa saja

gi matang, kini Maria mengangkat kep

li di dunia ini. Yang dijanjikan Tuhan adalah melang

tersenyum menyeringai. Seol

ukan kedua tangan kedalam saku celana. Lalu ia pun berk

h menghantarnya pada kegelapan. Harapan perihal hidup normal dengan i

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gadis Pengantar Tidur
Gadis Pengantar Tidur
“"Kamar dua kosong satu. Dia adalah milikmu." Richard tersenyum senang saat mendapat uang hasil dari menjual wanita. Adalah Maria, wanita yang ia tipu. Kini harus menjadi gadis pengantar tidur bagi lelaki bernama Mark yang menderita insomnia.”
1 Bab 1 Maria dan Mark2 Bab 2 Gadis Dua Belas Digit3 Bab 3 Kastil4 Bab 4 Tugas Pelayan5 Bab 5 Partner Ranjang6 Bab 6 Hanya Sekedar Teman Tidur7 Bab 7 Richard Si Pria Brengsek8 Bab 8 Insomnia Tanpa Maria9 Bab 9 Anak Remaja Tersembunyi10 Bab 10 Rayuan Casandra11 Bab 11 Pinggang Ramping Bantal Guling12 Bab 12 Pelukan Yang Membuat Betah13 Bab 13 Nyaris Hilang14 Bab 14 Gadis Pengantar Tidur15 Bab 15 Apa Kau Bersedia Bercinta Denganku 16 Bab 16 Saingan Baru17 Bab 17 Cemburu18 Bab 18 Benda Kenyal, Tapi Keras19 Bab 19 Menyadari Kenyataan20 Bab 20 Sebab Aku Jatuh Cinta Padamu21 Bab 21 Kembalilah Padaku22 Bab 22 Maria Melihatnya23 Bab 23 Izinkan Aku Menjadi Kekasihnya24 Bab 24 Jangan Dengannya25 Bab 25 Menunggu Benih26 Bab 26 Beraninya Kau Menyentuh Kekasihku27 Bab 27 Gadis Dua Belas Digit Itu Kekasihku28 Bab 28 Hancurnya Kerajaan Richard29 Bab 29 Musuhnya Musuh adalah Teman30 Bab 30 Pernikahan31 Bab 31 Mantan Licik32 Bab 32 Pengantin Baru33 Bab 33 Terbongkarnya Rahasia Mark34 Bab 34 Pers dan Media35 Bab 35 Kecurigaan Leo36 Bab 36 Tipu Daya37 Bab 37 Kambing Hitam38 Bab 38 Konferensi Pers39 Bab 39 Dinosaurus40 Bab 40 Jebakan Jitu41 Bab 41 Musuh Dalam Selimut42 Bab 42 Brand Ambassador43 Bab 43 Bercinta44 Bab 44 Insecure