icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta Dan Benci Beda Tipis

Bab 2 Bertemu kembali

Jumlah Kata:1564    |    Dirilis Pada: 14/01/2024

sengaja itu membuat keduanya merasa pe

mau lanjut lagi ke rumah t

n ya, jangan ngelamun lagi kayak

Renata berdebar-debar saat me

baskan telapak tangannya di dep

, iya, iya..., maaf ya," ucap

k menganggap hal ini selesai secara damai dan tidak diperpanjang ke pihak yang

tujuan masing-masing. Sayangnya, mereka berdua l

di rumah Teguh. "Woy, Guh!" seru Rend

. Ya udah, taro' aja barang-barang Lo ke kamar yang gue tunjukin

pada teguh. Ternyata Rendi sudah berjanji kepad

hendak masuk ke kamar yang akan ia tempati, ia lagi-lagi bertem

endi dan Renata serempak seray

a-sama terdiam da

dua berbicara dengan serempak seraya saling tunjuk. D

an membisikkannya sesuatu. "Guh, jangan bila

apa emangnya? Cantik, kan orangnya? Gimana...? Lo naksir gak...

ngin gue kan? Orangnya masih denger tau!" cetus Renata yang sedikit ke

ta adek gue mau ngajak temennya nginep di rumah gu

ata." Renata tersenyum, lalu Renata pergi menuju kamar yang sudah disiapkan

dengan Renata membuatnya menemukan sebuah ide. Rendi berpikir bagaimana kalau dia menjadikan Renata

malam ini karena ada dua Tamu Agung," goda Teguh seraya melemparkan handuk baru pada Rendi yang akhirny

di duluan ya," jawab Rendi yang ke

uduk berhadapan dengan Renata. Alhasil, Rend

areng sama gadis cantik ini? Mana pak

i siang. Gila! Keren banget, dia rela masuk selokan demi gue? Ih...! Ini baru namanya laki-laki. Gak kay

ada percakapan yang seru sama sekali. Yang ada, hanya terdengar

rumah teguh untuk menenangkan dirinya. Namun, lagi-lagi ia justru bertemu dengan Renata y

ya?" tanya Renata seraya menunjuk ke arah ayunan

"Iya, ayunan itu tempat favorit gu

i sini?" ucap Renata, agar ia dapa

ya tersenyum manis. Dan senyum itu benar-benar dapat menghipnotis semua wanita yang melihatnya. Bahkan Renat

matanya yang sangat indah itu. Rendi tak menyangka, kalau Renata te

angis?" tanya Rendi seraya

dipikir-pikir..., gue baru ketemu hari ini?' gumam Renata ketika ia tak

g didudukinya. Ia mengulurkan tangannya dan m

u kali ini bagi Rendi yang berani b

Rendi seraya berkata "Nama gue Ata." Renata kembali tersenyum dan air mata yang tad

dengar setia Lo. Yah..., walaupun kita baru aja kenal. Tapi gue nger

uarga gue. Masalahnya soal perjodohan," ucap

mengawasinya. Ia mengedarkan pandangan ke sekitarnya. Sement

i orang? Kok dia keliatan

ana! Gak usah ngumpet lagi!" uca

ang muncul dari kegelapan. Melih

Pantes aja sikapnya beda, gue rasa d

Ketiga orang itu langsung tunduk di hadapan Rendi

eluarga. Tapi tolong, jangan ikutin gue. Gue ini udah gede,

h siap dong, buat menikah?" Namun, Rendi te

ami ada di sini?"

ama Renata?" Mami Rendi berpura-pura terke

eraya mengangguk pelan da

Ini..., ini perempuan yang mau Mami jodohin sama kamu...,"

au dijodohin sama gadis ini?" Tentu s

etapi, yang menjawab bukanlah m

.?"Rendi dan Renata

dari perjodohan ini bukannya

akin kalian bakalan cocok. Kalian akan jadi pasangan yang serasi," ungkap mamah

da di sini?" tanya Renata

n lembutnya, mamah Renata kemudian memeluk dan membelai

ga berada di sini. Kejadian ini sungguh di luar dugaan Rendi. Padahal ia sudah sangat

..., kok ada di sini?" tany

de kamu yang bakalan kabur?" Mami Rendi tersenyu

i? Coba geh, liat. Kalian itu bener-bener serasi, kan? Bahkan, ide buat kabur aja bisa samaa

ng aja kita adain pertunangan

ainnya menjawab, kecu

enata serempak, mereka sangat

Rendi!?" tanya Renata d

sangat kesal dan bingung harus bagaimana. Kenyataannya, semua rencana yang telah

mereka berdua tidak bisa berkutik sedikit pun karena sudah tertangkap basah kabur da

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka