icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menikah Dengan Keponakan

Bab 6 Keputusan Sulit

Jumlah Kata:1080    |    Dirilis Pada: 12/04/2023

na melihat Aeris. Untuk apa sahabatnya itu datang ke

di hadapannya. Dia takut Aeris benar-benar akan mencincang tubuhnya untuk dijadikan makan

yan keras hingga membuat karyawan di tempat

ris barusan. "April Mop masih jauh, Ae

ihiasi pita berwarna emas ke Anne. Di undangan tersebut t

tersebut. "Gila, dua belas Januar

ne lalu meminumnya hingga tandas

sebut dengan lebih teliti

lihkan pandang ke Aeris

engangg

rcaya. Dia tidak pernah menyangka Aeris tiba-tib

Ai. Dapat berondong ca

tahu bagaimana sifat Leon yang sebenarnya. Jika tahu, Aeri

tnya menatap Aeris dari atas sampai bawah den

et

eras dari Aeris."Enak saja, memangnya

lihat dekat dengan seorang lelaki. Gadis itu tidak mungk

mu tiba-tiba mau

arkan punggungnya di kursi karena l

aimana?" tanya

ya pada Anne. Tentang Leon yang mengantarnya pulang dan melepas bajunya yang

sampai memegangi perutnya. "Ya ampun, Aeris. Itu lucu sekali,

Aeris menutup wajahnya yang memerah de

dicium berondong

nn

ah. "Sudahlah, Aeris. Terima saja takdir yang Tuhan tu

, Ne

Aeris yang ada di atas meja dan mengenggamnya lumayan erat. "Tidak semua laki-laki seperti ayahmu, Aeris

sa berubah menjadi sosok kakak yang begitu dewasa jika dia seda

aja dulu. Biarkan semua

ng setelah berbagi cerita dengan Anne. "Terima kasih,

luk Aeris. Inilah gunanya sahabat, bisa sa

*

baru saja fitthing baju pengantin dan foto pre wedding bersama Leon. Aeris sebenarnya malas sekali mel

n pernikahannya dan Leon yang sebentar lagi akan digelar. Sampai saat ini Aeris merasa belum siap untuk menikah

iran sejenak. Namun, baru beberapa menit tertidur ponselnya yang ada di a

gkus lalu menjawab telep

al

langsung memutus sambungan teleponnya sete

h, tapi Leon suka sekali memerintah dan membuatnya kesal. Bagaimana kalau mereka sudah menikah?

ih segar. Lingkaran hitam tampak menghiasi kedua matanya, rambut acak-acak

menutup wajahnya dengan kedua te

k mau men

*

Tangannya tiba-tiba gemetar saat ingin membuka pintu karena kepalanya

k-baik sa

han, menatap lelaki berkulit

engar khawatir karena wajah

boleh sakit karena ada urusan ya

mu ingi

tu saja. Dia merasa malu karena Kai meli

pintu mobilnya lalu menggendongnya ala brydal style. Dia sonta

kan ak

itu di kursi samping kemudi. "Kamu ingin pergi, kan? Aku akan mengantarmu, bisa

dalam. Dia tidak pernah menyangka lel

pku seperti itu? Ap

engkus kes

gemas lalu mendudukkan diri di kursi b

ko Dia

yatu. "Bukankah it

meng

au cincin? Pilih saja mana yang kamu s

sampingnya. Hana benar-benar mempersiapkan pernikahannya dan Leon dengan sangat ma

kita nanti membel

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Jangan Panggil Aku Tante2 Bab 2 Pergi Ke Kelab Malam3 Bab 3 Gadis Yang Merepotkan4 Bab 4 First Kiss5 Bab 5 Ridiculous6 Bab 6 Keputusan Sulit7 Bab 7 Lelaki yang Tak Punya Hati8 Bab 8 Get Merried!9 Bab 9 Mimpi Buruk10 Bab 10 Pura-Pura Bercinta11 Bab 11 Pengantin Baru12 Bab 12 Mulai Luluh13 Bab 13 Cemburu14 Bab 14 Gadis Polos15 Bab 15 Bertengkar16 Bab 16 Sama-Sama Gengsi17 Bab 17 Sulitnya Meminta Maaf18 Bab 18 Makan Malam19 Bab 19 First Love20 Bab 20 Membangkitkan Gairahmu21 Bab 21 Lelaki Paling Pengecut22 Bab 22 Jangan Mengabaikanku23 Bab 23 Cinta Lama Yang Belum Usai24 Bab 24 Menghindar25 Bab 25 Pertolongan26 Bab 26 Perasaan Aneh27 Bab 27 Menebus Kesalahan28 Bab 28 Gelisah29 Bab 29 Masa Lalu Leon30 Bab 30 Sebuah Kebenaran31 Bab 31 Kesempatan Kedua32 Bab 32 Membuatmu Cemburu33 Bab 33 Pertemuan Tidak Terduga34 Bab 34 Tidur Bersama35 Bab 35 Mengenang Masa Lalu36 Bab 36 Kenyataan Pahit37 Bab 37 Aku Memilihmu38 Bab 38 Kalimat Manis39 Bab 39 Ternyata Cinta Lama40 Bab 40 Mengungkapkan Perasaan41 Bab 41 Bulan Madu42 Bab 42 Malam Pertama 21+43 Bab 43 Tertampar Kenyataan44 Bab 44 Kabar Mengejutkan45 Bab 45 Mencoba Merelakan46 Bab 46 Sebuah Pengorbanan47 Bab 47 Syok48 Bab 48 Kenangan Pahit49 Bab 49 Kesedihan Alea50 Bab 50 Minta Cium!51 Bab 51 Bertemu Mr. Dinata52 Bab 52 Permintaan Seorang Ayah53 Bab 53 Gadis Bodoh54 Bab 54 Cemburu55 Bab 55 Sesal56 Bab 56 Tulus Memaafkan57 Bab 57 Kebenaran yang Terkuak58 Bab 58 Gadis Polos59 Bab 59 Kejutan 60 Bab 60 Trouble61 Bab 61 Sebuah Pilihan62 Bab 62 Janji Leon63 Bab 63 Penyesalan Azura64 Bab 64 Amarah Aeris65 Bab 65 Gadis Tidak Tahu Diri66 Bab 66 Hadiah Manis67 Bab 67 Keras Kepala68 Bab 68 Gadis Gila69 Bab 69 Dua Garis Biru70 Bab 70 Keputusan Bodoh71 Bab 71 Go Away72 Bab 72 Kekecewaan Leon73 Bab 73 Mr. Idiot74 Bab 74 Buntut Kekecewaan Leon75 Bab 75 Kabar Mengejutkan76 Bab 76 Benang Merah77 Bab 77 Sebuah Harapan78 Bab 78 Miracle In December79 Bab 79 Berdamai Dengan Masalalu80 Bab 80 Salah Paham81 Bab 81 Mr. Idiot 282 Bab 82 Stres!!!83 Bab 83 Lelaki Paling Bodoh84 Bab 84 Penyesalan Leon (END)