icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Alexa

Bab 4 Jamilah Binti Surip.

Jumlah Kata:1871    |    Dirilis Pada: 23/03/2023

id ada bayangan Pak Sutris dan Bu Sri. Keduanya adalah orang tua Bagus yang juga tinggal di rumah ini. Di tangan Pak Hamid ada sebuah se

di--aduh!" Alexa mengaduh tertahan saat si B

amanya." Pelototan Pak Hamid mengindikasikan satu hal. Bahwa ia

h Pak Gala yang kemarin P

ak sopan sudah menuduh orang sem

Kung. Lihat nih, kedua tangan Milah a

-endap di belakang rumah kita? Ya, Milah kira ma--aduh!" Alexa memaki. G

ya datang untuk memantau Bagus memerah susu!" sergah Gala galak, seray

? Astaga!" Alexa merasa sangat ngeri mendengar kata-k

dis kota! Memerah susu yang saya maksudka

llah Wa S

i arah belakangnya. Kurang

eh Bagus itu." Gala menunjuk ember-ember yang bergelimpa

g susu-susu sapi yang akan diperah. Kam

kagak pernah ngelihat hal begituan sebelumnya.

ului berjalan menuju teras. Diikuti oleh Mbok Sari dan Bagus. Sementara Alexa masih saling bertata

imu. Saya kira bahwa saya akan menemui gadis lugu yang tuturnya sopan dan sika

kan secara genetik. Jadi berhenti memband

kori langkah Gala walau hatinya sungguh kisruh. Baru hari pertama tinggal di kampung, masalah yang ia hadapi telah kacau seperti ini. Apalagi jika mengingat ia harus b

erbuat dari bambu yang disambung-sambung. Cuaca masih gelap dan berangin. Alexa b

mentara Mbok Sari dan kedua orang tua Bagus sudah tidak ter

a di sana. Ia ngeri apakah bangku bambu ini kuat menyangga berat badan mereka berdua. Mengingat perawakan Gala saja sudah

irinya yang duduk dengan takut-takut. Ia ngeri membayangkan

, untuk menemani Bapak dan Ibu. Untuk itu Bapak ingin kamu mempekerjakan Milah di perkebunan, kalau kamu tidak keberatan." Pak Hamid dengan lancar memperk

adi telah salah menuduh Nak Gala." Selama berbicara Pak Hamid menata

eperti seorang anak SD yang tengah berseteru, dan dipak

Jakarta memang penyebutan kata gue itu sudah lumrah. Tetapi kalau di sini itu

etat. Sekarang air muka Gala saingan dengan ketatnya kolor baru. Menegangkan. Selain itu si Gala ini juga tidak sopan. Karena terus mengotak-atik ponselnya

minta

H

ng. Cuma

Milah bisa mulai bekerja? Menurut Bagus, saat ini sedang musim panen cabe. Nak

Fixed, ia telah resmi menjad

Karena ini masih terlalu pagi. Nanti sekitar dua jam setengah lagi barulah waktu yang tepat untuk m

i oleh organi

selama dua jam lamanya. Lebih baik ia meneruskan menyapu dedaunan, dan setelahnya kemb

ala memoton

an-romannya bakalan ada kejadian y

a bisa. Rencananya tadi, hanya saya dan Bagus yan

lexandra Delacroix Adams diganti menjadi Jamilah Binti Surip saja rasanya sudah menyesak

lebih tua," peringat keras Pak Hamid yang kedua kalinya ini, son

kol sekali melihat kekeraskepalaan cucu Pak Surip ini. Ia sama sekali tidak menyangka, kalau Jamilah Binti Surip, yang dalam bayangannya ada

tnya shock adalah sikap beraninya. Rasanya agak janggal kalau cucu dari seorang yang konon katanya, maaf, hanya seorang supir

Silakan kalau begitu. Biar nanti Milah juga

encanany

oh tujuannya dibuang ke desa ini adalah untuk menjalani hukuman. Hanya saja membayangkan dirinya harus memerah susu, selain t

an keras di kampung ini? Kalau begitu untuk apa kamu ikut dengan

ang mulutnya

s susu. Meres lo pun gue jabanin. Paham lo!" Saat ma

mbil ember-ember itu dan ikuti

ung tadi. Alexa memandangi langkah sombongnya geram. Setelahnya i

us Mas Galanya. Dikhawatirkan terla

ini rata-rata pemalu dan kemayu. Sementara si Milah ini tomboynya sampai ke pembuluh darahnya. Dengan rambut jagung pend

di hidupnya. Indah itu wanita impian setiap laki-laki. Manis dan manut. Tidak seperti perempuan bar bar yang menatapnya dengan pandangan berapi-api begini. Tapi jujur, ada gelenyar aneh di pembuluh

ingatkannya secara langsung. Bahwa ia tidak boleh jatuh cinta pada Jamilah. Selain karena ia sudah memiliki Indah tentu saja, Jamilah itu terlarang baginya. Jujur, sebenarnya ia sedikit heran. Biasanya

ini ember ke mulut lo!" Alexa berbalik. Ia benar-benar

Kalau kamu galak begini, siapa yang mau padamu? Kamu bisa nggak laku nanti, Milah." B

uil harga dirinya. Tapi juga harga diri semua perempuan di dunia. Bagus menjadikan wani

dan terlepas dari predikat perawan tua, itu bukan zamannya lagi. Kami juga punya perasaan. Jadi kami juga berhak memilih pasangan yang sesuai dengan keinginan kami . Satu h

kolah. Karena sesungguhnya dibalik kata-kata ketusnya, Jamilah ini mampu mer

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 1. Menjalani Hukuman.2 Bab 2 Mafia Masuk Desa.3 Bab 3 Bertemu Rival.4 Bab 4 Jamilah Binti Surip.5 Bab 5 Monyet Cantik.6 Bab 6 Sapi'i Nakal.7 Bab 7 Boss Tak Punya Akhlak.8 Bab 8 Rival-Rival Samaran.9 Bab 9 Bertemu Mantan Boss Besar.10 Bab 10 Boss Sialan!11 Bab 11 Perkara Durian.12 Bab 12 Penindasan Perempuan Di Desa.13 Bab 13 Masa Lalu Dengan Brandon.14 Bab 14 Usaha Sampai Akhir.15 Bab 15 Boss Usil Bikin Pusing.16 Bab 16 Mantan Oh Mantan.17 Bab 17 Sendal Jepit Lebih Berharga dari Permata.18 Bab 18 Berbalas Argumen.19 Bab 19 Baper Maksimal.20 Bab 20 Brave Man atau Fucek Man.21 Bab 21 Cemburu Menguras Bak Mandi.22 Bab 22 Gue Habisin Lo!23 Bab 23 Curiga.24 Bab 24 Pembalasan si Pitung.25 Bab 25 Jaka Sembung Bawa Golok.26 Bab 26 Membuka Jati Diri.27 Bab 27 Jatuh Cinta (Mau) Gila Rasanya.28 Bab 28 Fixed, Jatuh Cinta.29 Bab 29 Tantangan Perdana.30 Bab 30 Rival.31 Bab 31 Panas Hati.32 Bab 32 Malangnya Nasibmu.33 Bab 33 Kedatangan Brandon.34 Bab 34 Cemburu (Lagi)35 Bab 35 Masalah Baru.36 Bab 36 Hilangnya Papa Axel.37 Bab 37 Ditinggal Saat Sayang-Sayangnya.38 Bab 38 Permufakatan Terselubung.39 Bab 39 Usaha Maksimal.40 Bab 40 Show Time.41 Bab 41 Tercyduk!42 Bab 42 Menjalankan Misi.43 Bab 43 Petani Cemburu Buta.44 Bab 44 Hukuman Ala Mafia.45 Bab 45 Didiskualifikasi.46 Bab 46 Mafia Family Actions.47 Bab 47 Ditantang Calon Mertua.48 Bab 48 Pesta Harga Diri.49 Bab 49 Restu Telah Dikantongi.50 Bab 50 Charlie's Angel Tua Beraksi.51 Bab 51 Huru Hara.52 Bab 52 Keluarga Antik.53 Bab 53 Cinta Berjuta Rasa.54 Bab 54 Brandon vs Gala55 Bab 55 Kemenangan Mutlak.56 Bab 56 Sah! (End)57 Bab 57 Extra Part I.58 Bab 58 Extra Part II.59 Bab 59 Extra Part III.