/0/24661/coverorgin.jpg?v=629f8f88baba399a125ab8ef389ce989&imageMogr2/format/webp)
Di sebuah pedesaan yang jauh dari kemewahan perkotaan, terlihat seorang pria yang sedang berjalan menuju rumahnya. Dia berjalan dengan wajah yang sulit diartikan. Sesampainya di rumah, dia langsung tersenyum bahagia melihat istrinya yang langsung menyambutnya dengan senyuman indah.
“Selamat datang," sambut istrinya dengan senyuman sambil menyiapkan makanan di meja makan.
“Wah, masak apa nih? Harumnya enak," jawab sang suami dengan pujian kepada istrinya.
“Aku masak makanan kesukaanmu," balas istrinya. Dan merekapun makan malam bersama.
Ya, beginilah keseharian pasangan muda yang menikah sejak 3 tahun yang lalu. Mereka hidup dengan amat sederhana di desa yang jauh dari perkotaan. Jauh dari kemewahan dan keluarga mereka. Karena terkadang kemewahan dan harta belum tentu menjamin kebahagiaan yang sebenarnya. Mereka memilih hidup bersama dengan segala kesederhanaan dan penuh cinta disini.
“Apa tante Carla mengganggumu, hm?”, istrinya memulai topik pembicaraan.
“Biasalah, ya tapi mau bagaimana lagi? Hanya disitu tempat bekerja di sini kan. Tapi tenang saja, setelah aku mengumpulkan uang, aku akan buka usaha sendiri dan keluar," jelas suaminya dengan raut wajah kesal teringat sang majikan yang tak henti-hentinya mencoba menggodanya. Sebenarnya sih bukan dia saja, anak-anak lajang yang bekerja disitu juga menjadi sasaran perawan tua itu. Salahkan juga wajah pria ini yang bisa dibilang tampan dibanding pria-pria di desa ini.
“Hahahaha, sudah jangan kesal gitu, mas. Aku maklum!”goda sang istri.
“Senang ya lihat suaminya kesal?” balasnya.
“Ah, bukan. Aku hanya terus berpikir kenapa mas rela bekerja seperti ini bertahun-tahun, padahal kau berasal dari keluarga kaya raya," jelas istrinya.
“Kamu tahu jelas kalau aku sangat mencintaimu. Aku rela meninggalkan segalanya untukmu. Lagipula, cinta kita tidak salah. Jadi tidak perlu memikirkannya lagi," ujar suaminya sambil mengelus rambut istrinya.
JDERR!!
ZRASSSHH!!
“Astaga hujan! Aku lupa angkat jemuran!” istrinya panik dan beranjak dari duduknya berlari mengangkat jemuran.
“Mas bantu!" suaminya menyusul istrinya. Merekapun mengangkat jemuran bersama sambil sedikit bermain hujan dengan romantis. Setelah mengangkat jemuran, mereka meletakkannya ke keranjang kain dan istrinya membuatkan kopi untuk suaminya.
“ Ini kopinya dan cepat ganti bajunya. Nanti masuk angin," ucap sang istri menyodorkan kopi kepada suaminya. Tapi suaminya dengan santainya membuka bajunya di depan istrinya membuat mata sang istri terbelalak.
“Kenapa?” tanya suaminya tanpa rasa bersalah.
“Gak apa" jawab istrinya sambil mengalihkan pandangannya. Oh, jangan lupakan pipinya yang memerah karena melihat tubuh atas suaminya. Ya, walaupun suaminya tentu saja dia malu dengan tindakan tiba-tiba seperti itu.
“Duduklah!" ajak suaminya. Diapun duduk sambil bersandar di bahu sang suami.
/0/2115/coverorgin.jpg?v=e4ae29ff6d52435c428aad2b450be390&imageMogr2/format/webp)
/0/23463/coverorgin.jpg?v=14b6c476052f0f49b30a09048b18a451&imageMogr2/format/webp)
/0/2554/coverorgin.jpg?v=4f1df17654105019535f89dd1fbdd854&imageMogr2/format/webp)
/0/2419/coverorgin.jpg?v=462a4c7bac147094351852aaaeb01035&imageMogr2/format/webp)
/0/3864/coverorgin.jpg?v=fb517fbd766873ee6aec0f2e1ad72e5a&imageMogr2/format/webp)
/0/4111/coverorgin.jpg?v=49c8a6f31c26fa66a2a354791239267b&imageMogr2/format/webp)
/0/3273/coverorgin.jpg?v=6b5abea709d0f3629ef7d1641741ebf8&imageMogr2/format/webp)
/0/2366/coverorgin.jpg?v=1f087ed3558433361f70830bcc5c820a&imageMogr2/format/webp)
/0/6457/coverorgin.jpg?v=5dd8743fe501710526e667bea827bd10&imageMogr2/format/webp)
/0/8466/coverorgin.jpg?v=2a633d324e4202ed8e99ff7f4fafcc1f&imageMogr2/format/webp)
/0/12844/coverorgin.jpg?v=74b469f26b6c25ab228148ba0cf7e518&imageMogr2/format/webp)
/0/17810/coverorgin.jpg?v=fa1ddff896bf34faa986425f56b0420c&imageMogr2/format/webp)
/0/2624/coverorgin.jpg?v=e6f881395758d217272b9b32d202169e&imageMogr2/format/webp)
/0/17563/coverorgin.jpg?v=7266e4075eb37c48a5309bd3afef1cfe&imageMogr2/format/webp)
/0/24645/coverorgin.jpg?v=91b6eb3fa45ac33f191824f709ee3b72&imageMogr2/format/webp)
/0/2861/coverorgin.jpg?v=4cb1622da09fa516b5e1b4b7dfd2247e&imageMogr2/format/webp)
/0/2631/coverorgin.jpg?v=eaa6718167fd3ce990121f25fa01a958&imageMogr2/format/webp)
/0/5593/coverorgin.jpg?v=fe6e852727fb0cd06f392a8b50df6ff5&imageMogr2/format/webp)
/0/7113/coverorgin.jpg?v=c33b0f5fd43cfe98097da6b6cebf6198&imageMogr2/format/webp)