searchIcon closeIcon
Batalkan
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

KURENSIA

Ritual Birahi Digunung Keramat

Ritual Birahi Digunung Keramat

Juliana
"Jang, kamu sudah gak sabar ya?." tanya Mbak Wati setelah mantra selesai kami ucapkan dan melihat mataku yang tidak berkedip. Mbak Wati tiba tiba mendorongku jatuh terlentang. Jantungku berdegup sangat kencang, inilah saat yang aku tunggu, detik detik keperjakaanku menjadi tumbal Ritual di Gunung Keramat. Tumbal yang tidak akan pernah kusesali. Tumbal kenikmatan yang akan membuka pintu surga dunia. Mbak Wati tersenyum menggodaku yang sangat tegang menanti apa yang akan dilakukannya. Seperti seorang wanita nakal, Mbak Wati merangkak di atas tubuhku...
Romantis R18+LegendaFantasiHubungan rahasiaPernikahan kilatBudak seksualPlayboyMenarikBeruntungUrban
Unduh Buku di App

"Sudahlah, Intan! Buat apa kamu nuntut nafkah batin, toh nyatanya kamu nggak bisa hamil?" sergah Pak Rohman.

Kalimat itu adalah kalimat tergila, terkejam, dan paling menusuk, merobek hati Bu Intan seperti belati yang menari di atas luka lama. Kata-kata yang paling menyakitkan, terucap dari mulut lelaki yang selama ini ia cintai dan dampingi.

"Kita sudah tua, kenapa kamu hanya memikirkan kepuasan syahwat saja? Aku capek, Intan!" lanjut Pak Rohman, suaranya datar, tanpa perasaan.

Dengan suara bergetar, namun tetap tegas, Bu Intan menjawab, "Kalau aku cuma mau kepuasan, aku bisa mencarinya dari yang lain, Rohman! Tapi aku ini istrimu. Kamu wajib memberiku nafkah, bukan hanya lahir, tapi juga batin."

Pak Rohman mendengus. "Intan, lebih baik kamu cari kesibukan lain. Nafkah batin itu ada gunanya kalau ada hasilnya. Kalau kamu? Percuma aku sirami sawahmu tiap malam kalau padinya tak pernah berbuah."

"Astagfirullah..." pekik Bu Intan. Itu bukan sekadar hinaan. Itu penistaan terhadap cinta, terhadap seluruh pengorbanan dan ketulusan yang ia curahkan selama bertahun-tahun.

"Fokus aja sama kegiatanmu mengayomi warga dan silaturahmi dengan kelurgamu. Aku ngantuk!" ucap Pak Rohman sambil membalikkan badan.

Bu Intan berdiri dengan tubuh gemetar, menahan tangis yang mulai tak terbendung. "Baiklah, Rohman. Kalau itu yang kamu mau... Aku nggak akan menuntut apa-apa lagi darimu."

Suasana membeku. Hening dan menyesakkan, seperti menjelang badai besar.

"Mulai sekarang," lanjutnya pelan, menatap mata suaminya yang enggan membuka, "aku akan hidup sebagai istrimu hanya di atas kertas. Jangan harap aku akan kembali mengemis perhatianmu. Jangan harap aku terus menjaga api yang kamu sendiri biarkan padam."

"Terserah!" balas Pak Rohman, lalu memejamkan mata tanpa peduli.

Malam itu, di depan cermin dengan lampu temaram, Bu Intan menatap bayangannya sendiri. Wajah dengan luka, tapi juga api kecil yang mulai menyala lagi-bukan untuk suaminya, tapi untuk dirinya sendiri. Untuk hidup yang layak ia nikmati, tanpa harus mengemis cinta yang sudah lama mati.

Perempuan sekuat Bu Intan tak akan tumbang hanya karena lelaki yang tak tahu diri. Ia akan bangkit-dengan anggun.

Malam merayap pelan, menyelimuti rumah besar itu dengan kesunyian yang menyesakkan. Lampu meja rias menyala redup, menciptakan bayangan lembut di wajah Bu Intan yang tampak muram, lelah, dan patah.

Tubuhnya dibalut satin tipis warna ungu. Lekuk tubuhnya masih memesona, tak kalah dari wanita-wanita muda yang datang silih berganti dalam hidup suaminya. Tapi semua usaha itu terasa sia-sia malam ini-seperti malam-malam sebelumnya.

Di atas ranjang, Pak Rohman terlelap, mendengkur pelan, seolah dunia baik-baik saja. Padahal di sisi lain, hati istrinya tengah retak-retak, dihantam kecewa dan kesepian yang tak pernah bisa ia bagi. Wajah Pak Rohman tampak tenang dan damai-dan justru itulah yang menghancurkan hati istrinya.

Air mata Bu Intan tak lagi tumpah, tapi matanya berkaca. Bukan karena cemburu pada perempuan lain-ia sudah terlalu sering disakiti untuk itu. Tapi karena ia merasa tak dianggap lagi, tak dilihat lagi dan tak diinginkan lagi. Apalagi dihargai.

Dan malam itu, Bu Intan hanya bisa tersenyum pahit pada bayangannya sendiri.

"Apakah aku terlalu tua untuk dicinta?" bisiknya lirih. Tapi cermin tak pernah menjawab. Ia hanya memantulkan luka yang tak kunjung sembuh.

Bu Intan masih duduk di depan meja rias. Matanya kosong, pikirannya dihuni potongan-potongan masa lalu yang berseliweran, tajam dan bising. Ia mengingat kembali saat masih menjadi gadis muda keras kepala yang menantang dunia demi cintanya pada seorang lelaki yang kini menjadi suaminya.

Dulu, semua orang menentangnya. Ibunya menangis berhari-hari. Ayahnya memutuskan hubungan dan mengusirnya. Beruntung kakak-kakaknya masih menjadi pelindung setianya.

"Kamu menukar harga dirimu dengan lelaki tukang mabuk yang cuma bisa berkelahi!" begitu caci maki ayah Intan.

Tapi Intan muda tak peduli. Ia melihat sesuatu yang orang lain tak lihat-api semangat, ketegasan, karisma mentah yang, jika diarahkan, bisa menjadi kekuatan besar.

Ia mendampingi Abdul Rohman bertahun-tahun. Dari jalanan menuju ruang kekuasaan. Dari perdebatan dan perkelahian jalanan menjadi pidato di atas podium. Intan adalah istri, mentor, sekretaris, penasehat, bahkan ibu bagi keluguan suaminya dalam politik dan bisnis kala itu.

Semua dibangunnya dari nol. Dari sekedar pengurus Ormas tak jelas, Ia bertahan dari cibiran, bangkrut, nyaris mati karena konflik.

Tapi kini?

Hanya karena satu hal yang tak bisa Intan beri, ialah keturunan, semua pengorbanannya seolah lenyap, tergantikan oleh perempuan-perempuan muda yang menyapa suaminya dengan sebutan "Abi," seolah Bu Intan hanya bayang-bayang masa lalu.

Bu Intan memejamkan mata. Hatinya panas, tapi bukan membara. Ia membeku. Beku karena terlalu lama menahan luka. Beku karena cinta yang dulu menyala, kini hanya jadi abu yang sesekali ditiup angin kenangan.

Ia melangkah ke balkon kamar. Udara malam menggigit, tapi lebih baik daripada sunyi yang memeluknya di dalam.

"Tak masalah aku tak punya anak. Tapi aku pernah punya mimpi. Dan mimpi itu bernama Abdul Rohman."

Namun kini, mimpi itu tak lebih daru seorang lelaki yang mendengkur di ranjang, lelap, dingin, tak bisa lagi diajak bicara, apalagi diharapkan kemesraannya.

Tangis itu bukan sekadar air mata. Ia adalah runtuhnya harga diri yang dibangun bertahun-tahun. Bu Intan memeluk dirinya sendiri, seolah hanya dengan cara itu ia bisa merasa utuh kembali.

Tubuhnya menggigil. Bukan karena dingin, tapi karena kehampaan yang selama ini ia sembunyikan di balik riasan wajah, senyum penuh wibawa dan sikap anggun sebagai istri seorang Kepala Desa, yang semua orang memanggilnya 'Bu Kades.'

Baca Sekarang
Makin Tua Makin Binal

Makin Tua Makin Binal

Hot Angel
Khusus Yang Sudah Tua dan Dewasa
Cerita pendek R18+Hubungan rahasia
Unduh Buku di App
Gairah Liar Atasanku

Gairah Liar Atasanku

Elputri
Demi mendapatkan uang untuk kesembuhan suami tercintanya, Renata rela membagi tubuhnya dengan Dion yang merupakan atasannya sendiri. Dikira hanya melayani semalam, Renata malah diminta untuk melayani Dion beberapa hari ke depan. Dion berdalih kalau uang satu milyar tidaklah sedikit sehingga harus
Romantis R18+Hubungan rahasiaBudak seksualCEOTampan
Unduh Buku di App
Suamiku yang Lumpuh Adalah Taipan Misterius

Suamiku yang Lumpuh Adalah Taipan Misterius

ASHLEY AMARI
Ditinggalkan oleh ibunya pada malam dia dilahirkan, Lana dibawa dan dibesarkan oleh neneknya di pedesaan. Kehidupannya damai dan tenang sampai suatu hari, tepat sebelum dia berusia dua puluh tahun, sekelompok orang datang ke rumahnya dan memberitahukan tentang identitas aslinya. Ternyata dia adalah
Modern MisteriMenyembunyikan identitasCEOKickass Heroine
Unduh Buku di App
Cerita Dewasa Penuh Gairah

Cerita Dewasa Penuh Gairah

Bumi Ke Langit
WARNING !!! Cerita ini mengandung konten dewasa..
Cerita pendek R18+FantasiHubungan rahasiaKencan OnlineBudak seksualPlayboyMenarikUrbanTempat kerja
Unduh Buku di App
Hasrat Nikmat Perselingkuhan

Hasrat Nikmat Perselingkuhan

Gemoy
"Masukin kak... Aahhh... Aku sudah gak tahan..." Zhea mengerang. Kedua tangannya telah berpindah ke atas kedua payudaranya yang berukuran 34B dengan puting berwarna merah muda yang nampak menggemaskan ditambah dengan kulitnya yang putih mulus. Kedua tangan Zhea meremas-remas payudaranya menantikan v
Romantis R18+KeluargaFantasiPengkhianatanCinta pertamaBudak seksualPlayboyMenarikBeruntungUrban
Unduh Buku di App
GAIRAH LIAR IBU TIRIKU

GAIRAH LIAR IBU TIRIKU

Dewa Amour
//Mature conten 21+// Meghan Crafson, mantan model majalah dewasa. Di usianya yang sudah menginjak 30 tahun dia masih kelihatan cantik dan seksi layaknya remaja 20 tahunan. Dinikahi seorang Crazy Rich asal New York hanya membuatnya bahagia dari segi financial saja. Namun dia tak mendapatkan kepuasa
Miliarder KeluargaRole PlayMata duitanPengkhianatanBudak seksualCEOLicikTampan
Unduh Buku di App
Kumpulan Kisah Hot Membara

Kumpulan Kisah Hot Membara

Jon_01
Kisah cerita panas
Fantasi R18+FantasiHubungan rahasiaBudak seksualTampan
Unduh Buku di App
Dokter Cantik Mantan Istriku (Penyesalanku)

Dokter Cantik Mantan Istriku (Penyesalanku)

Muzdalifah Muthohar
Lima tahun setelah bercerai, aku kembali dipertemukan dengan mantan istriku, Uma. Dia sudah bermertamorfosa menjadi wanita cantik dan sukses, dokter kandungan sekaligus direktur rumah sakit swasta di kotaku. Penyesalan menghantui hidupku, melihat Uma dan anak-anakku. Salahkah aku berharap bisa
Romantis KeluargaModernHubungan yang gagalPerceraianMantan istriDokterAroganDewasaKilas balik
Unduh Buku di App
Pemuas Ranjang Tuan Majikan

Pemuas Ranjang Tuan Majikan

vio femio
"Selain menjadi ART, kamu harus melayani saya di ranjang dan berikan ASI mu pada saya setiap saat, kau bisa menulis berapun nominal gajimu!" perintah Slater Jagger.
Romantis R18+HumorFantasiPengkhianatanPerkosaanBudak seksualMafiaPria SejatiTampanUrban
Unduh Buku di App
Cinta satu malam dengan boss

Cinta satu malam dengan boss

Moeza
"Apa yang kamu mau dari aku?" "Jadilah wanitaku," ucapnya dengan nada tenang dan menyimpan ponselnya ke saku celananya. "Apakah kamu menyukaiku?" "Tidak. Untuk saat ini aku tidak tidak menyukai siapa pun." "Lantas kenapa kau ingin aku menjadi wanitamu?" Bukankah kamu memiliki begitu banyak wani
Miliarder R18+MenegangkanCinta yang dipaksakanHubungan rahasiaBudak seksualCEOLicikTampanTempat kerja
Unduh Buku di App

Sedang Tren

TERJERAT BERONDONG Terjebak Cinta Wanita Kaya Terpaksa Menikahi Om-Om Ketika cinta memilih Dinikahi Calon Ipar CEO Married with Pelacur
KURENSIA Wattpad IndonesiaKURENSIA novel gratis tanpa aplikasiDownload KURENSIA novel PDF Google DriveKURENSIA
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

KURENSIA

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan KURENSIA di Bakisah. Baca lebih banyak buku gratis tentang KURENSIA Wattpad Indonesia,KURENSIA novel gratis tanpa aplikasi,Download KURENSIA novel PDF Google Drive.