searchIcon closeIcon
Batalkan
Beranda / Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga

Hasrat Nikmat Di Sekolah

Hasrat Nikmat Di Sekolah

Gemoy N
Kisah asmara para guru di sekolah tempat ia mengajar, keceriaan dan kekocakan para murid sekolah yang membuat para guru selalu ceria. Dibalik itu semua ternyata para gurunya masih muda dan asmara diantara guru pun makin seru dan hot.
Romantis Hubungan rahasiaCinta segitiga
Unduh Buku di App

“Assalamualaikum, Pak. Ada tamu.”

“Lah. Suruh masuk toh, Bu.”

__-__

“Assalamualaikum, Pak.”

“Waalaikum salam. Jadi ini toh yang dibilang Pak Hendra ada yang mau magang.”

“Pak Hendra itu siapa ya, Pak?”

“Itu, Tata Usaha.”

“Bukannya TU nya itu Bu Sinta, Pak.”

“Yo sama saja, TU nya kan ada dua. Jadi nama kamu siapa?”

“Saya Jaka, pak.”

“Oalah, saya Bapak Sulaiman, Kepala Sekolahnya. Panggil saya Pak Sulai saja, asal jangan Sule. Kalo panggil Sule tak jewwer kupinge.”

“Ii, iyaa, Pak.”

Hari ini, gw datang ke sekolah yang akhirnya menerima lamaran kerja Gw. Setelah mencari ke beberapa sekolah SD sederajat di sekitar rumah gw, akhirnya gw dapet juga, walaupun akhirnya dapet yang lumayan jauh.

Btw, Gw baru lulus kuliah beberapa bulan lalu, setelah sedari sekolah bercita-cita menjadi guru akhirnya Gw mengambil jurusan PGSD karena gw tergolong orang yang mudah akrab dengan anak kecil.

“Jadi, kamu tau sekolah ini darimana, Jak?” tanya Pak Sulaiman.

“Dari Bu Sinta pak, dia teman pengajian saya.”

“Oh, gitu. Jadi udah kenal?”

“Belum pak, saya cuma kenal nama. Jadi waktu itu saya nanya ke guru saya, dan dia bilang ke saya kalo Bu Sinta kerja disini, jadi saya disuruh tanya ke Bu Sinta.”

“Bu Sinta masih single loh, Jak.”

“Terus kenapa ya pak? Hehehe” tanya Gw heran mendengar info dari Pak Sulai.

“Kamu kalo mau deketin, deketin aja. Asal jangan pacaran disini. Enggak bagus kalo diliat anak-anak.”

“Hahahaha. Saya enggak mikir ke situ pak. Saya mah kerja aja dulu yang bener, kalo rejekinya udah bagus kan gampang nyarinya.”

“Iya iya. Bener kamu, Jak. Nih, saya langsung aja ya kasih tau tugas-tugas kamu disini.”

“Iya, Pak. Bagaimana?” tanya Gw sambil mengeluarkan sebuah buku catatan dan sebuah pulpen.

“Jadi, dua bulan yang lalu guru kelas 6 resign dari sini. Katanya ada masalah ekonomi. Akhirnya, guru kelas 4 yaitu Bu Nisa yang menggantikan. Dan karena kosong, kelas 4 kami carikan guru pengganti, dan sebulan yang lalu Bu Farhah masuk menggantikan Bu Nisa menggajar di kelas 4. Jadi tugas kamu adalah … ”

Gw mendengarkan dengan seksama dan bersiap untuk menulis.

” … Kamu membantu Bu Farhah, karena dia kan guru baru. Walaupun sama-sama baru, seenggaknya kamu harus membantunya karena juga dia lagi belajar sama guru-guru yang lain. Terus, ini yang utama nih. Kamu bantu Bu Nisa di kelas 6, karena kan sebulan lagi sudah akan USMBN, kelas 6 lagi sibuk-sibuknya nih. Kamu bantu back up yah, segala sesuatu yang dikerjakan Bu Nisa kamu bantu, jadi kan kerjanya berdua, enggak kerasa capeknya.”

“Siap pak. Sudah saya catat dan akan saya kerjakan.”

“Yasudah, kamu temui Bu Nisa di kelas 6 sana, kalau enggak ada mungkin lagi di ruang guru.”

“Baik pak, saya permisi.” Gw bangkit dari sofa dan meninggalkan ruang kepala sekolah.

_____—–_____

Sebelumnya, izinkan gw untuk menggambarkan sekolah ini. Jadi, sekolah ini adanya di perkampungan penduduk, lumayan padat tapi tidak kumuh. Dan juga sedikit jauh dari jalan alternatif jadi lumayan sulit ditemukan. Gedung ini mempunyai dua lantai. Lantai pertama ada Ruang Kelas 1, 2A dan B serta Kelas 3 berjejer. Dan dipojoknya adalah WC Siswa Laki-laki, Perempuan dan WC Guru, lalu ada jalan kecil untuk masuk ke Kamar Petugas Kebersihan. Ada juga Lapangan untuk Upacara dan Olahraga, tapi bedanya adalah lapangannya tidak tembus ke langit, karena dibagian atasnya terdapat Lantai 2, maklum keterbatasan lahan. Dan juga ada Kantin diseberang WC. Di depan pintu masuk kantin terdapat tangga untuk menuju lantai dua.

Nah, di Lantai Dua ini yang paling enak menurut Gw. Enggak tau kenapa, mungkin karena ada Pantry nya dan di pojok ada tempat guru laki-laki untuk ngerokok. Jadi gini, setelah kita naik tangga ke lantai dua, di depan kita langsung terdapat Ruang Kelas 4, 5 A dan B serta Kelas 6 berjejer ke arah kanan. Di sebelah kiri kelas 4 itu ada Pantry seperti yang gw bilang tadi. Isinya, ya alat-alat dapur untuk guru dll ngeteh atau ngopi sekedar untuk bersantai. Nah, kalo kita masuk ke Pantry, disana ada pintu 2 yang bisa ditutup setengah badan. Disana tempat terbuka untuk guru merokok, jadi bisa ngerokok tanpa ketahuan murid. Didepan pantry ada Ruang Guru dan Tata Usaha, disela oleh Tangga, lalu Ruang Kepsek. Disamping Ruang Kepsek ada Aula yang juga dipakai sebagai Musholla untuk anak-anak melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah. Dan dipojok ujung lorong terdapat gudang. Begitu lah tadi sedikit room tour yang diberikan Bu Sinta sambil kami berjalan menuju Ruang Kepala Sekolah.

_____—–_____

*tok tok tok

“Assalamualaikum.” Gw ketuk pintu kelas 6 untuk menemui Bu Nisa.

Tidak ada jawaban, gw memberanikan diri untuk melongok sedikit ke dalam kelas. Ya, itu ada Bu Nisa yang sedang sibuk fokus di depan laptopnya. Sebagai penggambaran, dia nampak seperti mamah-mamah muda dengan seragam guru yang nampak pas dengan dia. Sedikit lipatan pinggang terlihat, wajar sajalah bila sedikit gemuk. Tapi itu tidak menutup kecantikan wajahnya yang terlihat seperti muka orang arab itu. Dan toket, besar mengguntai. Gw yakin kalo dipegang pasti empuk kayak Squisy.

*Tok tok tok

“Assalamualaikum, Bu Nisa?”

“Eh, iyaa. Masuk.” Bu Nisa nampak kaget karena konsentrasinya dipecahkan oleh pemuda yang akan membantu menyelesaikan pekerjaannya itu.

“Ini bu, saya … ”

“Jaka kan?” Dengan cepat Bu Nisa melanjutkan kalimat yang akan Gw ucapkan.

“Jadi, kamu disuruh Pak Sulai bantuin saya kan yah?” lanjutnya.

“Iya bu. Jadi, bantuin apa yah??”

“Saya sih enggak tau mau nyuruh kamu apa. Cuman ini, saya bingung nih.” kata Bu Nisa sambil menggeser laptopnya agar Gw bisa melihat apa yang dia sedang kerjakan.

“Ada apa bu?”

“Saya kan disuruh masukin nilai anak kelas 6 dari mereka masih kelas 4. Dan kemarin saya udah minta Pak Hendra masukin data identitas anak-anak, tapi pas saya buka, entah kepencet apa jadi rusak semua rumusnya. Terus kan saya minta backupnya ke Pak Hendra, tapi dia bilang enggak nyimpen, soalnya disimpen langsung ke flashdisk saya. Terus saya minta tolong masukin lagi dianya kayak begitu, enggak mau gitu. Akhirnya ini saya kerjain sendiri manual semuanya.” Bu Nisa menceritakan detail alasan mengapa ia tadi sangat fokus ke layar laptopnya.

“Ohh, kalo ini mah bu saya bisa.”

“Ehh, bener kamu bisa??!!” tanya Bu Nisa dengan nada penuh harap.

“Iya bu, tapi kita mesti masukin rumusnya ke tiap-tiap cell ke tiap-tiap sheet.”

“Yaudah ayo kita kerjain.”

Saat itu, hampir semua anak-anak sudah meninggalkan sekolah. Tetapi beberapa guru masih ada yang mengerjakan pekerjaan di sekolah. Gw dan Bu Nisa sedang duduk berdua di kelas 6 mengerjakan pekerjaannya yang dia sebut-sebut sebagai aplikasi penilaian itu. Dan sambil mengerjakan, kami pun terlibat obrolan untuk saling mengenal satu sama lain.

“Itu, Jaka. Kelewat satu.”

“Oh iya bu, yang ini ya?”

“Iya tuh. Kamu bisa komputer, Jak?”

“Lumayan bu, basic mah bisa. Asal jangan mentang-mentang bisa sedikit dikira bisa semua ajah. Hahaha.”

“Ya seenggaknya bisa gitu. Kamu kuliah kan, Jak?”

“Iya bu, baru lulus bulan lalu.”

“Ohh, bagus bagus. Akhirnya ada lagi generasi muda yang mengajar disini”

” …. ” Gw tetap mengerjakan aplikasi itu, karena bingung mau jawab apa.

“Rumah kamu dimana, Jak?”

“Enggak jauh setelah mall situ, Bu. Ibu tau ga?”

“Oalah, deket rumah Bu Farhah itu. Kesanaan dikit itu rumah saya.”

“Bu Farhah guru baru ya, Bu? Yang gantiin ibu di kelas 4?”

“Iya. Dia bagus tuh kerjanya, semua guru gantian diminta ajarin segala macamnya biar dia cepet ngerti. Dia juga suka bawain guru-guru kue buat sarapan, bikinan ibu nya katanya.”

“Tapi saya belum ketemu dia bu tadi.”

“Nanti aja kalo kamu mau pulang juga palingan dia lagi di Ruang Guru.”

“Tiap hari sore terus tuh bu pulangnya?”

“Iya tuh anak. Salut saya sama dia. Nanti deh saya kenalin sama dia. Cantik loh anaknya, kalem enggak ganjen kayak Muti.”

“Muti siapa, Bu?”

“Itu, guru kelas 5B.”

“Saya belum kenal, Bu. Hehehe.”

“Jadi, yang udah kamu kenal disini siapa aja?”

“Bu Sinta, Pak Sulai sama ibu.”

“Tapi tadi papasan sama yang lain gak?”

“Kayaknya sih, tapi enggak tau itu guru atau bukan.”

“Yaudah, nanti saya kenalin deh.”

Segala rumus yang rusak di Aplikasi Penilaiannya sudah Gw perbaiki. Akhirnya, kelar juga. Gw kira bakalan lama, ehh enggak taunya sebentar. Di samping Gw Bu Nisa sedang mengabari suaminya.

“Bu … ”

“Kenapa, Jak.” tanya Bu Nisa karena tadi dia sedang mengabari suaminya bahwa dia akan pulang agak sore untuk menyelesaikan pekerjaannya. Jadi dia meminta untuk menjemput sekitar jam 5 nanti. Begitulah kira-kira isi chat yang tadi Gw intip.

“Ini udah rapih.” kata Gw sambil menggeser laptopnya agar ia bisa melihat hasil pekerjaan Gw.

“Ehh, iya. Makasih ya, Jak.” kata dia tersenyum menatap laptopnya.

“Kan udah jadi tugas saya bu bantuin ibu sama Bu Farhah.”

“Ehh, iya. Yuk ke Ruang Guru. Biar saya kenalin kamu ke guru-guru yang lain.”

Bu Nisa mematikan laptopnya, Gw pun membantu mencabut charger laptop dan membantu menggulung kabelnya. Lampu, AC, Bu Nisa matikan. Sudah menjadi kewajiban untuk para guru melakukan hal itu bila meninggalkan ruangan.

Dari belakang, Gw bisa melihat bentuk pantatnya Bu Nisa yang aduhaii. Sebenernya badannya tuh biasa aja, enggak gendut, enggak langsing juga. Cuma agak berisi. Montok, cuma enggak ditonjolin kemontokannya. Tapi sampe sini gw enggak ada niat apa-apa sama Bu Nisa, orangnya baik kok. Asik dahh lebih tepatnya.

“Assalamualaikum.” ucap Bu Nisa memasuki Ruang Guru.

“Waalaikumussalam.”

“Nih, Jak.”

“Waalaikumussssss salaaamm.” terdengar suara jawaban salam. Beda, ini beda dengan yang tadi. Tadi terdengar sangat lemah lembut, yang ini terdengar sangat ceria.

“Mut, jaga sikap ih ada perjaka nih.”

“Ehh, … ” ketika aku masuk, Gw melihat ada dua perempuan. Yang satu sedang duduk menghadap laptopnya, dan yang satu lagi membalikkan badannya ke arah kaca dan membenarkan jilbabnya.

“Assalamualaikum, akhi.” sapa wanita yang menyisipkan jilbabnya menutupi hidung dan mulutnya agar menjadi seperti cadar sambil melakukan salam jarak jauh  yang Gw yakini ia adalah Muti. Dan satu lagi, yang sedang fokus didepan laptopnya Gw yakin adalah Farhah.

“Hahahaha. Tuh, bener kan. Muti tuh yang anaknya genit. Kalo ini Farhah, kalem kan.”

“Ya setiap orang kan beda-beda, Bu. Jangan dibanding-bandingin gitu juga. He-he-he.” jawab gw sekenanya.

“Subhanallah, akhi. Kamu baik sekali belain aku.” kata Muti dengan senyum rayunya. Farhah juga ku liat dia tersenyum ke Gw.

Baca Sekarang
NODA DALAM RUMAH TANGGA

NODA DALAM RUMAH TANGGA

Pena Emas22
"di dalam kartu ini, terdapat uang yang akan ku tambah setiap harinya. Kau gunakanlah uang itu! Sandinya 222222." Setelah mengucapkan hal itu, Alka membalikkan badannya, hendak keluar dari kamar Mira. Namun ketika tangannya telah berhasil memegang handle pintu, ia berhenti, membasahi bibirnya de
Romantis KeluargaCerita MenegangkanPerjodohanCinta segitigaPlayboyMenarikTampanMiliarderTempat kerja
Unduh Buku di App
Menantu jadi pembantu

Menantu jadi pembantu

Syifa Raidu
Sabira Prameswari menikah dengan Daffa Prasetya, mereka kenal lewat jalur sosial media. Namun setelah menikah, Sabira harus menjalani kenyataan pahit. Memiliki suami yang egois dan mertua yang selalu ikut campur dalam rumah tangganya. Akankah Sabira sanggup melewati kehidupan rumah tangganya? atau j
Lainnya R18+KeluargaMata duitanBalas dendam
Unduh Buku di App
Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

Merry
Karina kembali ke tanah air untuk memberi kejutan pada tunangannya, Daniel, namun di hari kepulangannya, ia justru mendapati pria yang dicintainya itu bersama sahabat baiknya, Vera. Hatinya hancur, dan dalam keadaan kalut, Karina meninggalkan apartemen Daniel namun mengalami kecelakaan yang mengub
Miliarder R18+KeluargaPengkhianatanKehamilanCEOTempat kerja
Unduh Buku di App
DOLLAR MEKAR RUMAH TANGGA BUBAR

DOLLAR MEKAR RUMAH TANGGA BUBAR

La Bianconera
Maryati bertekad menjadi TKW ke Taiwan sebagai penjaga lansia. Dia rela meninggalkan anak dan suaminya demi memperbaiki perekonomian keluarga. Namun, rupanya, Maryati terjebak salah pergaulan ketika telah mendapatkan gaji yang besar. Dia mulai mengabaikan keberadaan Irwan, suaminya, dan menjalani hu
Romantis KeluargaPengkhianatanPengurus rumahPria SejatiTempat kerja
Unduh Buku di App
Terpaksa Jadi Playboy

Terpaksa Jadi Playboy

WN. Nirwan
Semakin aku menjauh, dia malah semakin mendekat. Padahal aku sudah menolaknya mentah-mentah, tapi berbagai peristiwa justru membuat aku semakin sering bertemu dengannya. Kenzo yang bergaya hidup bebas, tidak sudi dijodohkan dengan Husna, gadis berhijab yang ia ragukan kemampuannya dalam menjadi pen
Romantis PerjodohanCinta segitigaPlayboyBeruntungUrban
Unduh Buku di App
Rumah Tanggaku

Rumah Tanggaku

Elfira
Pasutri baru tentu ingin selalu bahagia, tanpa ada masalah apa pun di dalamnya. Pasutri baru pasti beranggapan jika menikah barang tentu bahagia. tapi, kenyataannya Aku dan suamiku harus menghadapi berbagai macam konflik rumah tangga. Aku harus bersabar menghadapi keluarga suamiku yang sama-sama tin
Romantis KeluargaModernHubungan Suami Istri Orang rumahanDewasa
Unduh Buku di App
Terpaksa Dimadu

Terpaksa Dimadu

E. Rinrien
Ririn harus menelan pil pahit ketika ia berkunjung ke rumah mertuanya. Ia diberitahu bahwa suaminya, Arman, akan melangsungkan pernikahan. Dan, pernikahan itu tetap akan dilaksanakan meski ia tak merestui. Mau tak mau Ririn harus rela ia dimadu. Asal ia yang mengurus semua persiapan pernikahan merek
Lainnya KeluargaNafsuModernMata duitanPengkhianatanOrang rumahanPasanganDewasaCerdasNarasi Multilinier
Unduh Buku di App
Jadi Wanita

Jadi Wanita

Sangkan
Sota seorang pemuda yang berusia 20 tahun. Sota seorang lelaki pengangguran berat. Dia sangat malas beraktifitas. Sota seorang yang cerdas dalam kelicikan. hari-harinya hanya diisi dengan bermain gawai. Artisa seorang ibu yang berusia 45 tahun. Artisa berbeda dengan anaknya, dia sangat rajin bekerja
LGBT+ HumorPergantian tubuhPerubahan kepribadianWanita TransLicikJenius
Unduh Buku di App
Jadi Suamiku Ya, Om?

Jadi Suamiku Ya, Om?

Christina
"Om, jadi suamiku ya? mau ngga?" Pertanyaan yang paling sering diajukan Nindya pada Andy. Gadis ingusan, yang terobsesi memiliki pria kenalan ayahnya, sekaligus yang juga menjadi gurunya semasa SMA. Tak peduli pria itu memiliki kekasih, Nindya selalu mengklaim jika dirinyalah yang akan menjadi istri
Romantis MenegangkanPerjodohanCinta pertamaImutMenarik
Unduh Buku di App
Dari Pembantu Menjadi Ratu

Dari Pembantu Menjadi Ratu

Juliana
Tangan Scarlett gemetar. ia berusaha meraih celana, yang lelaki itu kenakan sambil memejamkan mata. Aaaw..., jerit Scarlett. Ia terkejut, saat tangannya tanpa sengaja menyentuh sesuatu yang keras. Kenapa? Ethan ikut-ikutan terkejut, mendengar teriakan Scarlett yang memekakkan telinga. I... itu!
Romantis R18+KeluargaFantasiPerjodohanGuru dan muridPerawatPengurus rumahMenarikBeruntungUrban
Unduh Buku di App

Sedang Tren

Jadi Istri Bos Setelah Ditalak TOXIC RELATIONSHIP Angga & Ana Sleep with the Admiral's Daughter Playboy Kampus Gerhana
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

azra
"Bikin kopi saja tidak bisa! Lalu kamu bisanya apa?" "Maaf Glenn, tidak baik pagi-pagi minum kopi! itu sudah aku buatkan susu. Cepat minum mumpung masih hagat." "Susu? Kau pikir aki bayi?" "Astaga Glenn! Tinggal minum saja repot amat, sini aku bantu!" Lala mengambil segelas susu di meja dan meny
Romantis
Unduh Buku di App
Rumah Kakek

Rumah Kakek

Honey Lemon
Dara cukup sedih saat rumah mendiang Kakeknya pernah dicap sebagai rumah angker. Karena bagaimanapun juga rumah itu merupakan rumah masa kecil dara dan adik adiknya. Namun, ia pun tak bisa menampik kalau rumah itu memang sangat menyeramkan! 16 tahun berlalu kini Rumah Kakeknya telah berubah dan
Horor KeluargaCerita MenegangkanPengembangan karakterOrang rumahanOrang TuaMaluBeraniKilas balik
Unduh Buku di App
Rumah Nenek

Rumah Nenek

R.D.Lestari.
Saat Nenek pindah ke rumah baru yang di jual amat murah dengan desain yang nyaman, tapi ternyata rumah itu menyimpan banyak misteri.. Di ruang bawah tanah ternyata tempat jagal dan mutilasi. Arwah-arwah yang gentayangan merupakan arwah penasaran yang menuntut balas. Mereka sudah banyak membunuh pe
Horor ParanormalCerita MenegangkanFantasiHubungan rahasiaBudak seksualPria Sejati
Unduh Buku di App
Rumah Atmaja

Rumah Atmaja

Bai_Nara
Bagas Surya Atmaja adalah cucu ketiga dari Binawan Atmaja. Setelah lama merantau sekian tahun ke Kalimantan, ia harus pulang ke kampung halaman demi membantu memulihkan keadaan perekonomian pabrik dan perkebunan Keluarga Atmaja. Ia pun membawa istrinya Nawang untuk diperkenalkan dengan keluarganya.
Adventure R18+Cerita MenegangkanCinta segitigaKutukanPria SejatiTampan
Unduh Buku di App
Terpaksa Berpisah

Terpaksa Berpisah

Renko
Hanya karena kesalahpahaman kecil, Sara dikucilkan oleh keluarga suaminya hingga berujung pada perceraian. Dia bertekad untuk membalaskan dendam dengan mengelola perusahaan kakeknya dan membongkar perilaku buruk keluarga Atkinson di depan publik. Dapatkah dia mewujudkan keinginannya itu? Atau sebaga
Romantis KeluargaMata duitanPerceraianCEOMenarikTampanMiliarderTempat kerja
Unduh Buku di App
JADI SELINGKUHAN

JADI SELINGKUHAN

Author N
Menjadi selingkuhan suami orang bukanlah impianku, tetapi takdir yang mengantarkan aku pada nasib ini yang menjadi cibiran orang banyak.
Romantis R18+MenegangkanFantasiCinta yang dipaksakanHubungan rahasiaBudak seksualCEOMenarikJeniusTempat kerja
Unduh Buku di App
Terpaksa Pelakor

Terpaksa Pelakor

Shintya Noer
Kecelakaan mobil yang menimpa Levin Mahendra tempo hari telah merenggut kebebasan istrinya, hingga mengalami koma selama bertahun lamanya. Berta, ibunya itu sudah tidak tahan karena ingin segera menimang cucu hingga mendesak dokter tampan itu untuk segera menikah lagi. Tak tega, Levin merasa bersala
Romantis PerkosaanDokterPria SejatiTampanUrban
Unduh Buku di App
Terpaksa Menikah

Terpaksa Menikah

Muzdalifah Muthohar
Demi menutup aibku, aku menikah dengan salah seorang karyawan Papa. Awalnya aku tidak bisa menerima, karena kami beda kasta. Tapi sikap dinginnya justru membuatku tertantang, sulit memang, karena dia laki-laki setia yang tidak mudah berpaling dari wanitanya. Tapi aku tidak akan menyerah, aku aka
Romantis PerjodohanKehamilanCEOPria Sejati
Unduh Buku di App
Gairang seorang pembantu penggoda

Gairang seorang pembantu penggoda

Megacecung
Hana seorang gadis berumur dua puluh tahun harus merantau ke kota besar demi mencari nafkah untuk keluarganya, bekerja sebagai seorang pembantu dari seorang triliuner muda, membuat Hana gelap mata menggoda sang majikan demi pundi- pundi uang yang mengharus Hana rela menjadikan dirinya jalang dari sa
Romantis R18+Hubungan rahasiaBudak seksualCEOMenarikBeruntungTempat kerja
Unduh Buku di App
Rumah Singgah Kean

Rumah Singgah Kean

Daisylova
Nadya Aira Khairi adalah seorang gadis cantik yang memiliki lesung pipi, hidung mancung, mata sipit dan bentuk bibir yang tipis. Sehingga menambah nilai plus pada dirinya. Ia bersekolah di SMA International Jakarta. Baru saja Nadya menduduki tengah semester. Ayahnya menyuruh Nadya pindah ke pesantre
xuanhuan MisteriMenegangkanPerjodohanCinta pada pandangan pertamaImutPria SejatiTampan
Unduh Buku di App

Sedang Tren

Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga Wattpad IndonesiaTerpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga novel gratis tanpa aplikasiDownload Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga novel PDF Google DriveTerpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga gratis tanpa beli koin dan offline
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga di Bakisah. Baca lebih banyak buku gratis tentang Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga Wattpad Indonesia,Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga novel gratis tanpa aplikasi,Download Terpaksa Jadi Pembantu Rumah Tangga novel PDF Google Drive.