Gairah sang gadis hiper

Gairah sang gadis hiper

Divelmia

5.0
Komentar
30.7K
Penayangan
16
Bab

Warning!! Khusus 21+ (gdhp) Ig: divelmia Nama ku revi aku lahir dari keluarga yang harmonis, namun kejadian itu mengubah ku menjadi penggila sex. Selama ini aku hidup di lingkaran kegelapan apa pantas wanita seperti ku mendapatkan pria baik?

Gairah sang gadis hiper Bab 1 Awalan

BUKANRUMAH BIASA

"Halo iya saya mau ucap ku

" Pak antar saya ke jalan xx"

" baik non "

Aku turun dari taksi dan memasuki

rumah itu yang tampak biasa saja tapi i

dalam nya ada ... sebenar nya rumah itu di

gunakan untuk tempat hiburan malam

Dulu saat berpacaran dengan bagas aku

sudah talk pernah datang ke sini karena tak

ingin bagas tahu rahasia hyper5ex ku mwhehe

" eh halo revi sayang " ucap seorang

wanita paru baya.

" halo mami "sapa ku

avok duduk dulu" ucap nya

Kami duduk berhadap hadapan

" mami ga nyangka kamu bakal mau balik

ke sini lagi " ucap nya dengan penuh semangat

" kamu mau mulai kerja nya kapan nih? "

sambung nya

Dia adalah mami jovi pemilik tempat ini

yang dulu nya adalah mantan wanita

penghibur malam yang kini memiliki tempat

hiburan malam sendiri bahkan customer nya

adalah orang orang berkelas

" mulai besok aja deh mi" ucap ku

" yasudah tak apa kamu kerja mulai besok

sekarang kamu bisa istirahat di ruangan kamu

dulu "

" masih ingat kan? " tanya mami

" iya mi masih kok" jawab ku

" yaudah aku masuk dulu ya mi"

Itu lah enak nya kerja disini udah dapat

gaji yang cukup gede dan sudah gratis biaya

tempat tinggal dan makan siapa yang tak

tergiur ><

Aku merebahkan di kasur ku dulu dimana

aku melayani para pelanggan mami

ga sabar nunggu besok >o<'batin ku

(siang)

Aku pergi untuk belanja baju baju mini

yang akan ku gunakan untuk memuas kan

suami orang saking semangat nya aku sampai

tak sadar kalau ada bagas mantan ku dan sisil

sahabat tak tau diri

ay lihat tuh dia beli baju mini pasti mau

nge lo*teh " ucap sisil.

"iya sayang untung ya aku cepat cepat

putus dari dia untung kami belum nikah mana

mau aku pakai bekasan orang lain " bagas

" tuh kan bener aku bilang kamu ga akan

nyesal " ucap nya sinis penuh bangga

Aku tak menjawab nya hanya berlalu

begitu saja 'lagian buat apa? Buang buang

waktu aja ck' batin ku.

Setelah selesai membayar aku langsung

pulang dan kembali ke kamar ku meletakan

semua belanjaan ku tadi di lantai.

Aku merebah kan tubuh ku diatas ranjang

huft aku menghela napas " capek juga ternyata

tapi biar lah aku sudah tak sabar" ucap ku

pada diri sendiri.

Sudah sore dan sebentar lagi malam aku

langsung mandi dan memakai pakaian yang ku

beli tadi siang.

Aku keluar memakai lingerie berwarna

merah berani dan wangi segar yang pasti nya

akan membuat pelanggan mami tambah

bernafsu

Aku keluar dari kamar dan menemui

mami

mami gimana sudah ada yang memesan

ku?" Tanya ku.

" sudah dong sayang siapa sih yang bisa

nolak kecantikan mu " ucap nya memuji ku

sekarang kamu masuk dan ber dandan

karena sebentar lagi dia akan datang"

sambung nya

" yaudah aku masuk dulu ya mami"

'benar juga kata mami siapa yang bisa

menolah ku? Memiliki wajah cantik pinggul

ramping dan body ku seperti gitar spanyol "'

puji ku pada diri sendiri

Aku masuk ke kamar dan menutup pintu

" aku harus tetap cantik dan wangi " ucap

ku menyisir rambut ku dan menyemprot kan

parfum di baju leher dan juga di celana dalam

ku yang tipis

"mm wangi"

Ada yang membuka pintu tapi aku tak

langsung menghadap ke arah nya' biarin aja

ia yang mulai' batin ku

Benar saja pria itu langsung memeluk ku

dari belakang dan mengendus endus leher ku

Saat aku melihat wajah nya langsung

melepas kan tangan nya dan berbalik menatap

nya.

" kamu " ucap kami secara ber samaan

" kamu ngapain di sini!" Ucap bagas

" harus nya aku yang nanya kamu ngapain

di sini"

"ini tempat aku kerja " sambung ku

Lagian buat apa berbohong? Bukan kah

tadi siang dia sudah mengatakan semua nya.

" hah ja- jadi kamu " bagas

" kalau iya kenapa? " tanya ku

Bagas melihat ku dari atas sampai ke

bawah dia menelan saliva nya mungkin karena

tubuh ya

" aku sudah bayar kamu jadi kamu harus

tetap melayani ku " bagas

"yasudah " balas ku.

Pria itu langsung mendekati ku dan

mencium bibir ku yang sekarang berubah

menjadi lumatan yang semakin memanas tak

hanya sampai situ tangan nya yang satu mulai

memijat bukit ku.

"mmhhh " desah ku yang mulai

kehabisan nafas.

Untung nya pria itu langsung melepas kan

ciuman nya " hahhh " helaan nafas ku

Pria itu ternyata sudah birahi terlihat dari

tonjolan yang ada di celana nya tangan ku

yang nakal langsung meremas tonjolan itu

Bagas tak marah bahkan terlihat

menikmati nya.

Dia langsung membuka semua pakaian

nya dan mendorong ku ke atas kasur

Melumat bibir ku dan tangan nya tampak

tal bisa berhenti karena kini kami sudah sama

sama telanjang.

Ciuman nya turun ke kedua bukit ku yang

sudah mengeras.

Bagas langsung melahap nya dan tangan

nya yang satu bertugas untuk mengocok

vagina ku .

'aahhkkkhhh " desah ku panjang tubuh

ku langsung bergetar hebat cairan bening

keluar dari vagina ku

Pria itu menjilati vagina ku

Aku menggunakan tangan ku untuk

menjadi tumpuan dan kepala ku mendongak

merasakan kenikmata nya tangan ku menarik

rambut nya untuk memberikan ku lebih"

aahh" desah ku.

Pria itu menghentikan aktivitas nya dan

mengarah kan junior nya kearah lubang ku dan

Jlep benda itu masuk dengan sempurna.

ke dalam vagina ku " aaahhh " desah kami

bersamaan.

Pria itu melakukan banyak gaya selama

bercinta.

Terlihat sekali dia sangat menikmati

tubuh ku.

aku mau keluar" ucap ku

" keluarin aja " balas nya.

Aku mengeluarkan cairan ku

Gerakan pria itu semakin cepat aku

meremas seprei.

" aaaaaahhhhhh" desah pria itu langsung

mengeluar kan cairan nya tepat di atas bukit ku

Dia berbaring di samping ku kami

telentang tanpa pakaian atau sehelai benang

pun.

Pria itu langsung berdiri dan memakai

pakaian nya kembali dan langsung keluar

Begitu saja

'ck kata nya tak mau tapi dia sendiri yang

membayar ku ' batin ku

Aku bangun dan duduk di tepi ranjang

dan memakai pakaian ku kembali sambil

menunggu pelanggan yang lain...

Kali ini adalah seorang pria paru baya

yang tampak seperti umur 50 an.

Aku menatap pria itu mencoba mengingat

" halo sayang ayo cepat puas kan aku "

ucap nya.

Mami tak pernah memberitahu kan data

data pelanggan nya pada siapapun termasuk

pada ku.

Tapi rasa nya aku pernah melihat pria ini

dia ....

Bersambung

Gairah sang gadis hiper

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku