icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Shadow Under The Light

Bab 7 Menjadi Si Penggoda

Jumlah Kata:1019    |    Dirilis Pada: 27/12/2021

mpilanku yang sangat seksi. Mata-mata kurang ajar melempa

auh. Ya ... kombinasi dari gaun merah mencolok dan baju seseksi ini, siapa yang tidak me

a langkah lamat-lamat. Tahu dengan pasti

sa kubantu?" ucapnya sambi

manggilku seperti ini. Panggilan ser

n suara, "kurasa … aku tersesat," tam

ng aku tahu hanya sebatas ini. Itu pun berasal dari drama percintaan yang kutonton di televisi. Ke

a-pura tersesat. Bodohnya aku, siapa yang sengaja tersesat di pasar

rikan apa saja sebagai balasan terima kasih

lukan, batinku. Andai aku bisa s

jangan memanggilku bapak, panggil nama saja, namaku Januar. Di mana

u, berusaha melepa

yang serupa misai tikus. "Ah, jangan m

ng a

is. Otot dada tampak menyembul dari balik kaus putih polos ketat yang ia kenakan bersama jas biru langit. Gayanya pu

geser menjauh cukup sopan. Kami mulai menelusuri jalanan pasar malam menuju ru

mpang lagi, kami akhirnya tiba di rumah Axel. Rumah normal di komplek sunyi, rumah par

ahku!" t

mangat, entah pikiran kotor apa

langkahnya. Januar mengernyit tak

kan dia mati begitu saja, bagaimanapun juga

sudah be

nya di telingaku, berbisik perlahan, "Sebenarnya ... aku sudah punya istri dan dua orang anak yang lucu." Ia ter

nuar! Sebaiknya kamu memikirkan ist

?” hardik

endiri, kalau tidak ...

ma kasih sudah mengantarku pulang," ucapku sambil membalikkan

... kumohon ... kasihani keluargamu sendir

itu sudah pergi, ketika tiba-tiba sebuah tangan m

Apa di

xel. Telapak kulitnya kapalan, Axel tak memilik

riku menggapai-gapai, berusaha menekan tombol lampu di samping sofa. Tanganku

u!

i, tangannya yang besar mengunci l

akan di

u di telingaku. Dengan berat tubuh dan tangan kekar berototnya, aku bena

ng a

semakin kuat.

" Ia menjulurkan lidah, me

. tolong

cuti pakaiannya sendiri dengan tangan kiri, sambil masih mengunci kedua

ng aku!" jeritk

K!

i bawah sofa. Ia menggeleng-gelengkan kepala sebent

xel menjulang tinggi di atasku. Wajahnya sanga

menyentuh sesuatu yang menjadi milikku." Axel kem

dengan lengannya. Segera saja terdengar bunyi kere

menghantamkan stick itu berkali-kali; ke pun

a membabi buta, bahkan terus menyerang mangsanya bertubi-tub

ia itu tidak menjerit lagi setelah mendapat serangan bertubi-tubi. Axel menurunkan stick-nya sambil terengah

tai Axel membalikkan tubuh pria itu, darah mulai merembes dari luka terbuka di kepala. Genangan merah menodai

besarnya menatapku lekat-lekat. Aku ha

Tubuh Axel terbanting ke sa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Bertemu Dengannya2 Bab 2 Psycho3 Bab 3 Mangsa Baru4 Bab 4 Akhirnya Dia Tahu5 Bab 5 Aku Ingin Hidup6 Bab 6 Jalan-jalan7 Bab 7 Menjadi Si Penggoda8 Bab 8 Axel Sakit9 Bab 9 Masa Lalunya10 Bab 10 Dear Diary,11 Bab 11 Pedofil12 Bab 12 Rasa Sakitnya13 Bab 13 Jatuh Cinta14 Bab 14 Aku Menemukanmu15 Bab 15 Cemburu16 Bab 16 Pengakuan17 Bab 17 Markas Pembunuh18 Bab 18 QAQ19 Bab 19 Jadi ... Viagra Lagi 20 Bab 20 The Power Of Kiss21 Bab 21 Madam Ghie22 Bab 22 Masa Lalu Leona23 Bab 23 Rasanya Rindu24 Bab 24 Lewi25 Bab 25 Yuki26 Bab 26 Misi Pertama27 Bab 27 Ibura28 Bab 28 Inikah Rasanya29 Bab 29 Melarikan Diri30 Bab 30 Dunianya31 Bab 31 Pertarungan32 Bab 32 Memahaminya33 Bab 33 Malam Ini34 Bab 34 Menjadi Berani35 Bab 35 Keputusannya36 Bab 36 Laguna37 Bab 37 Dear Manis,38 Bab 38 Kebenaran39 Bab 39 Perjuangan40 Bab 40 Alpha Tim B41 Bab 41 SMA Royal42 Bab 42 Membuat Dia Marah43 Bab 43 Dianggap Abnormal44 Bab 44 Berteman Dengannya45 Bab 45 Mengingatkanku Padanya46 Bab 46 Apakah Ini Misi Yang Gagal 47 Bab 47 Kecupan48 Bab 48 Bar Luminos49 Bab 49 Apakah Itu Dia 50 Bab 50 Dia Bilang Suka Padaku 51 Bab 51 QnA52 Bab 52 Berjalan-jalan53 Bab 53 Bertemu Lagi54 Bab 54 Si Mantan Anggota55 Bab 55 Mengajarinya Beladiri56 Bab 56 Hal Yang Seharusnya Tak Terjadi57 Bab 57 Pernyataan Cinta58 Bab 58 Ungkapan Isi Hati59 Bab 59 Undangan Tak Terduga60 Bab 60 Perpisahan61 Bab 61 Nostalgia62 Bab 62 Hati dan Logika Tak Sejalan63 Bab 63 Kembali ke Markas Pembunuh64 Bab 64 Si Gadis Lemah65 Bab 65 Luka Hati66 Bab 66 Pemaksaan67 Bab 67 Sisi Lemah Axel68 Bab 68 Misi Inisiasi69 Bab 69 Terjebak70 Bab 70 Membantu Teman71 Bab 71 Perjanjian72 Bab 72 Air Matanya73 Bab 73 Penghakiman74 Bab 74 Dia Tahu75 Bab 75 Kenangan Masa Lalu76 Bab 76 Tipe Sang Penggoda77 Bab 77 Ketahuan78 Bab 78 Terpaksa Membunuh79 Bab 79 Malam Bersama80 Bab 80 Memikirkan Orang Lain81 Bab 81 Pertemuan Besar82 Bab 82 El Rico83 Bab 83 Di Dalam Arena84 Bab 84 Menunjukkan Kemampuan85 Bab 85 Bekas Luka86 Bab 86 Pertarungan Kedua87 Bab 87 Penculikan88 Bab 88 Mengancam89 Bab 89 Dia Terluka90 Bab 90 Koma91 Bab 91 Kabar Tak Terduga92 Bab 92 Perpisahan