icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Withered

Bab 2 Buaian Rasa Aman Semu

Jumlah Kata:1730    |    Dirilis Pada: 14/04/2023

enyentuh kulit waj

ing, tersenyum dengan mata masih terpejam rapat. Rasanya tubuhku lemas sekali. Aku sama sekali tak bertenaga bahkan saat suamiku

snya yang ku jawab dengan tawa pelan, r

ak dengar kamu pulang," ucapku masih m

nyata," ucapnya membuat diri mengernyitkan dahiku di atas bantal empuk yang a

embuatnya yang sedang memelukku terkejut. Matanya yang sudah kaget itu makin m

pernikahan kami yang tergeletak di atas kasur juga sebot

Kamu

an tubuhku ditarik dalam dekapan hangat yang tak terasa. Tangank

, Yang? Kena

us memelukku yang tak membalas. Aroma sampo dan sabun

penuh kasih, begitu bisa diandalkan, begitu bertanggung

, apa yang kulakukan kemarin. Namun, mulutku begitu kelu sampai ta

un, kini aku tak menangis sendirian karena sumber tangisku mengusapi pun

u mencintainya sa

a yang sudah membagi tubuh da

ta itu, karena aroma sabun dan sampo yang biasa kami pakailah yang menyeruak d

an

kamar mandi dan memuntahkan apapun yang ingin kumuntahkan meski yang keluar hany

nggungku tapi rasa mualku makin menjadi sampai k

n, Ri! Kamu tida

k-baik saja,

nti bergejolak. Ia masih Ken yang lembut, masih K

ama berarti selama ini

an sentuhan tangan Ke

u yang jadi diam, "Pa-

lihat wajahku menegang saat ia hendak menciumk

menangis, Ri? Ku harap ka

menatap Ken yang senyumnya

a rasanya ada yang berubah dari penglihatanku? Ku rasa aku tak akan pernah l

ma, hanya aku

rnah merasa diriku jelek, tidak sekalipun. Namun, saat aku menatap manik mata

kuran

kurang

kurang

kuran

kurang

u kuran

Tidak

n aku kurang berisi, mungkin aku

gan wanita yang bersama suamiku. Jika aku mau, mungk

ghabiskan uangku, meski mungkin aku tak akan bisa set

yang kupikirkan meski mataku kuyu seolah seluruh

an

n pelan di pintu membuatku sadar kakiku sudah kesemutan juga kebas, dan s

ukan di pintu. Setelah melepas seluruh pakaian yang kukena

memijiti kulit. Setidaknya, tubuhku terasa lebih segar saat aku selesai dengan higienisku, bukan? Namun, aku lupa membawa handuk

langkan pikiran burukku tak peduli pada

ku menatapi tumpukan pakaian di lemari yang lebar ku buka, pikiranku melayan

u selesai memakai baju. Ia diam di tempatnya duduk, melihatku

jadi lupa pada apa yang biasany

keping yang rasanya sulit kusatukan, sa

.12 kami

eng. Sambil menggoreng telur aku berusaha mengingat apa tel

sekali tidak mengingat telur

u hanya air putih seb

ng biasanya kulakukan. Apa pengaruh dua buti

telur matang di hadapannya, "Aku kelamaan mema

a, Yang. Ayo

a butir pil tidur sama sekali tak mampu mengganjal perutku yang nyatanya masih bisa mer

saat aku menyuapkan potongan terakhir dar

ngin ku

erlihat kaget m

elalu men

a, aku selalu

andi, aku bahkan akan menunggunya berbaring di ranjang kami sebelum benar-benar menata tubuhku di

diam saja dan m

uamiku yang makan dengan senyu

sebelum menelan lalu menat

aat melihat wajah suam

kamu juga akan k

membesa

u, tapi mungkin aku bisa mengirimin

mas tanganku yang tak menemukan balasan apa

di rumah itu akan ada orang yang mau memakannya. Hanya saja, apa maka

bercerita kenap

u yang diremas Ken ra

u bisa tersenyum saat melihat wajah Ken yang alis

ls semata. Namun, yang manapun itu rasanya tidak penting lagi. Karena

kapan aku ak

edang bersama wanita itu. Sedangkan aku duduk sendirian di rumah k

an berkeliling mencari keberadaan wanita itu dan suamiku. Aku

nya di

lewati tol panjang yang berlawanan arah baik dari lingkunganku tinggal maupun lingkup kerja sua

mperhatikan suamiku menemani wani

samping maneken tak bernyawa yang s

a, tawanya ... 'apa Ken juga tertawa seperti itu saat bersamaku? Apa wajahnya berseri-seri saat menemaniku?

mau berhenti, meski aku hanya diam membisu di samping mane

g terus ia gandeng. Bahkan, setelah keluar dari toko pak

wanita itu. Sesabar apa suamiku menunggu wanita itu, sebaik apa

h sel

kecuali kamu masi

dari pemilik suara manja yang rasanya bak duri untuk telingaku.

ka terdengar beg

neken di sampingku lalu berbalik

suamiku yang sedang bersama wan

kan seka

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka