icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Pernikahan Kedua CEO

Pernikahan Kedua CEO

Penulis: Aufa21
icon

Bab 1 Awal mula

Jumlah Kata:1065    |    Dirilis Pada: 05/12/2022

Ia pun lantas duduk, dan memeriksa pakaiannya. Napas lega ia hembuskan saat melihat pakaian di tubuhnya masih utuh. K

ang tengah memperhatikannya. Sama dengan perempuan itu tadi, Azka pun lantas memeriksa tubuhnya, d

?" tanya Az

s perempuan itu dengan ketus, tetapi matan

ng. Ia bingung, kenapa bisa berada di sini, dan tiba-tiba bangun dengan mendeng

ritahu saya, di man

gat-ingat, sebelum aku kehilangan kesadaran, aku sempat mengha

st

bahwa dirinya pun sempat

ngat apa yang telah terjadi, sebelu

lalu bertemu dengan seorang teman lama. Temannya itu menyodorkan sebuah minuman. Tadinya Azka menolak, karena mengira jika minuman

berat. Entah apa yang terjadi setelah itu, hingga akhirnya pagi ini Azka

n menyebutkan nama orang yang mengadakan pesta tadi malam. Perempuan yang sedari

ya sih," jawa

luas, dan mewah. Entah siapa yang membawanya ke mari tadi

um sesuatu saat pesta tadi malam," u

i mengingat apa ya

, hingga membuatku pusing. Lalu, adikku datang, memapah, d

ali apa yang terjadi sebelum ia pingsan

ka jadi bertanya-tanya, apa motif dari temannya itu. Sengaja menjebaknya

zka yang rupawan khas orang Asia timur, dengan warna kulit yang putih bers

mong, namaku Zia, Tu

uan itu yang kini sudah men

tidak habis pikir, di situasi seperti ini,

khirnya menurunkan tangannya. "Ah, tidak apa-apa kalau Tuan tidak mau menyebutkan nama Tuan

ya yang memberikan minuman, minuman itu

"Zaman sekarang, mana ada laki-laki yang nggak m

. "Nyatanya memang

alkohol atau sejenis obat yang ditaruh di minumannya, tapi

itu. Namun, sebrengsek-brengseknya Azka, ia ta

jibannya yang seorang muslim, sering tidak ikut puasa Ramadhan, dan sering mengabaikan ke

di sini, dan tidur di ranjang

dibalik, kenapa kamu bisa berada di sini?

nin kamar ini buatku yang udah mabuk berat, dan tidak

an saya tadi malam yang

tau temennya Anda mesenin kamar, tidak mungkin sengaja mesenin kam

Keduanya lantas tenggelam dalam pikiran masing-ma

a terbuka dari luar, dan

ejut. Di belakangnya ada seorang wanita paruh baya, dan seorang gadis yang umurnya tidak jauh dar

ati laki-laki paruh baya itu. "Pah, ini tidak

mpal Azka. Dirinya tentu tidak

ma pula, masih berani-beraninya ngaku dijebak. Apa kalian tidak tahu malu?" Wanita

yang memapah aku, dan juga yang bawa aku ke sini," ucap Z

arah gadis yang bernama Gea

an, yang tadi ngasih tau Papah sama Mamah kalau kak Gea nginep di sini? Tapi

lih menatap Azka dengan tajam. "Jelaskan pada sa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka