icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

THE MAFIA: MARIJUANA

Bab 9 Living in Vain

Jumlah Kata:1637    |    Dirilis Pada: 18/10/2022

*

ggu kemu

a

an tiket yang baru saja d

nie tak menyentuhny

dia segera bicara, "aku punya rumah kecil di sana. Cukup untuk kalian tinggal. Tidak ada satupun orang di Ruthen yang tahu kalau aku punya rumah di sana, termasuk kau. Dan sekarang

lihatnya sendiri. Dia membunuh banyak orang yang

an duduk. Dia mengambil tiket pesawat dan kartu identitas lain yang telah d

n wajahku, huh?" Stephanie tertawa masam. "Se

pertahankan bayimu, pergilah ke Los Angeles dan hiduplah dengan nyaman di sana. Aku akan berusaha untuk sering mengunjungimu. Kalau kau tetap ingin di sini, gugurkan bayinya dan kau bisa melihat Edgar sepanjang hari seperti yang kau inginkan. Tapi, Steph ... Edgar itu takkan pernah jatuh cinta pada seseorang. Hatinya sud

t. Dia menelan saliva dengan b

hne menyangkal. "Dia terobsesi untuk tidur deng

balas Stephanie melempar kunci, kartu identitas, dan tiket penerbangan ke Los Angeles. Dia turun dari kasur dan membuka pin

.." Daphn

Aku sudah membiarkanmu sejak kemarin, tapi ucapan dan pemikiran mu itu semakin menyak

u dengan nanar, kemudian bangkit dan berjalan ke arah pintu kama

Stephanie menatapnya de

ya. Dia bingung sendiri untuk mengungkapkannya pada Stephanie. Bagaimana cara mengatakan kalau Edgar hanya memanfaatka

h, aku sangat menyayangimu, sungguh. Aku memang menghormati Edgar sebagai tuan dan penyelamatku, tapi kalau dia sampai mencelakaimu yang s

. Sebagai tindakan implusif, dia langsung mendorong Daphne ke lua

kepercayaan Ruthen. Dan aku takkan pernah goyah!" peringat Stephanie

semuanya terlambat," peringat Daphne di depan pintu. Dia terdiam

*

u penting hari ini," ujar Jeann

dari kamar setelah mengurung diri sejak pag

ung menyenggol siku wanita itu. "Eh, maaf," katanya mela

fsu makannya saat mendengar nama wanita yang digadang

gnya, meminta untuk diselamatkan dari atmosfer Stephanie yang mencekam

nggil Stephanie

di samping Stephanie dan menatap gadis itu dengan seringai tipis yang

Dia kemudian menggeser kursi dan bangk

mana?" tanya Jeannette

ephanie melambaikan tangan dan

*

pemikiran dan

h untuk memberitahukan Edgar karena pria itu adalah ayah kan

uh kehamilan itu pun pergi ke ruang kumpul yang biasa dijadikan sebagai ruang rapat bersama Edga

rintah pada Daphne, Fabian, Jared, dan beberapa mafia lain yang terpercaya untuk memb

hanie?" tanya Edgar dengan tajam

an binar-binar harap. "Ada yang

amun, gadis itu berusaha untuk menahanny

rakan saudarimu?" ta

edikkan bahu. Dia menggenggam erat tangannya send

melangkah maju. "Kau menggangguku hanya karena ingin bicara? Sepertinya h

g hari ini," ujar Stephanie mengabaikan bua

ang cemburu pada Edgar sek

uk membawa Stephanie dari sana, tetapi Edgar meng

Dan itu sama sekali tak ada hubungannya denganmu," tega

seru Daphne mendelik

ng-orang berjengit kaget, termasuk Daphne sendir

ggil Stepha

u mengulang peri

wati Daphne, dia berbisik pelan, "Maaf, Daphne.

ke tengah ruangan. Ruangan yang sunyi senyap itu berbanding te

u," ujar Edgar saat Stephanie telah berdiri

erdua dengan anda, Tuan?" tawar Stephani

perintah Ed

nganku," ujarnya yang membuat orang-orang di ruangan menatap Daphne dan Stephanie bergantian. Na

Stephanie dengan keberanian.

enyelesaikan ucapannya. "Ya ampun, Stephanie Madison ... apa ini ramen yang kau maks

usaha keras menyembunyikan emosin

dgar lagi yang membuat Daphne menela

nta maaf

Dia memandang Stephanie yang berdiri di tengah r

uas, alih-alih sadar bahwa dirinya sedang melakukan hal bodoh yang sangat naif dan lugu. 'Lihat, Daphne! Aku berhasil m

rogoh setiap saku pakaiannya. "Stephanie," panggilnya lagi, k

, T

ariku? Aku sangat suka d

intai anda. Saya tidak bisa menahannya lagi, Tuan. Jangan pergi ke Ling Xiu Juan ata

u menodongkannya pada Stephanie yang tersentak kaget dan mengambil langkah mundur, "seharusnya kau tahu kalau aku tak suka hal yan

d-

! D

bisa membuat seseorang yang sangat pintar menjadi sangat bodoh da

hbac

-

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
THE MAFIA: MARIJUANA
THE MAFIA: MARIJUANA
“She's like Marijuana. Forbidden, dangerous, addiction, and also deadly. Daphne Madison, otak di balik kemenangan Ruthen berkali-kali, dihadapkan pada situasi di mana dia harus berlutut dan memohon kepada seorang pria, demi membalaskan dendamnya pada Edgar David Ruthen yang telah membunuh saudari kembarnya. Naas, dia harus berlutut pada musuhnya sendiri, Casillas Rodriguez, yang langsung menodongkan pistol saat dia masuk secara paksa ke markas Rodriguez dengan bersimbah darah. "Gunakanlah aku sebagai agen ganda. Aku ingin membalaskan dendam dan akan mengembalikan posisimu dari Edgar," ujar Daphne membawa tawaran yang sangat menggiurkan. "Menarik. Tapi, bagaimana bisa aku percaya pada musuhku sendiri?" balas Casillas masih menodongkan pistol. Gadis itu terdiam sejenak dan berlutut di hadapan musuhnya. "Ku mohon, Casillas. Apapun akan ku lakukan untukmu, tidak, apapun akan ku berikan padamu." "Ha! Termasuk tubuhmu?" "... ya." "!" Casillas menurunkan pistol dan menatap Daphne dengan serius. "Aku memberikanmu banyak hal, bahkan sampai hal yang tak pernah ku berikan pada siapapun. Sebagai gantinya, tolong lindungi aku agar tak dibunuh oleh Edgar." Pengkhianatan dan pembalasan dendam pun dimulai dengan sangat mulus menggunakan otak cerdik Daphne yang mampu memainkan peran dengan sangat baik. Seiring dengan itu, seperti julukan Daphne, Marijuana, Casillas pun tak mampu mengelak dan berakhir tenggelam dalam pesona Daphne yang mematikan. Akan tetapi, apakah hanya Casillas saja yang tenggelam dalam pesona Daphne? Tentu saja tidak. Karena Daphne juga merasakan hal yang sama dengan pria berambut hitam itu. Hanya saja, Daphne memiliki cara tersendiri untuk menyembunyikan perasaan yang menurutnya "tidak benar" itu. "Aku takkan pernah melepaskan mu, Daphne. Sekalipun aku harus mengikatmu di kerangkeng besi, karena aku ... mencintaimu."”