icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

THE MAFIA: MARIJUANA

Bab 7 Kembalinya Ruthen

Jumlah Kata:1410    |    Dirilis Pada: 18/10/2022

*

rque untuk diselundupkan lewat pesawat kargo ke Georgia, Rodriguez memilih Phoenix yang berada di pe

u, telah diperhitungkan se

jauh dari Phoenix. Namun, setelah mempersempit peluang dan meriset kondisi CCTV, menyadap bebe

ncang gabungan dengan otak D

erta tak bisa terjun langsung ke lapangan seperti biasa pun memutuskan untuk tetap memantau le

berapa orang kembali terkagum-kagu

lih seperti yang ku katakan sebelumnya. Sisanya lakukan penyadapan pada mobil dan tembak," ujar Daphne dengan ekspresi serius. "Siap di tempat! Three, two, one! GO!"

n itu termangu melihat Rodriguez benar-benar datang ke

njukkan senyum evil tatkala salah satu mobil pe

ette menyeru saat meli

," katanya menebak hanya dengan analisa pergerakan mobil yang saling menghindar dan bertumbuk. Daphne melangkah da

yang tersisa, Daphne?" balas Martin sembari terenga

ia menoleh pada tim penyadap yang sibuk untuk mempertahankan serangan agar tak disadap balik oleh Rodriguez. "Ketatkan p

Daphne yang memberikan komand

ang. "Setidaknya, punggungnya itu akan berdarah lagi karena bergerak dengan agresif," gumamnya se

bertemu dengan Edgar. Pria yang mem

phne?" tanya Edgar de

Hanya tersisa sepuluh menit lagi sebelum lututnya ge

n mendengus kasar di akhir. "Beri

k, T

yang sibuk memberikan komando sembari m

" panggi

eringat Daphne menghalau Edg

ar monitor dan Daphne bergantian. Memang hanya gadis itu yang mampu menyuru

menelan saliva gugup sembari menghela napa

k puas. "Cukup untuk memangkas kerugian.

pelan, kemudian memberikan kom

kesulitan besok," celetuk

membereskannya sebelum Kepolisian Phoe

i dari sana dengan seringai kemenangan tatkala sudah melihat anggota mafianya telah

e dan Ruthen dengan menggelora. Sementara Daphne terduduk lemas di atas kursi

tasi atas Rodriguez. Ruthen kembali membawa

*

p di Georgia dan mendapatkan untung, walaupun kerugiannya masih ada sekitar 5 juta dolar sebab masih ada beberapa kotak yang tak bisa dicuri

a lagi. Kalau kata anggota Ruthen yang lain, 17 jahitan yang Daphne dapatkan di punggung itu adalah pembalasan atas 17

tubuh pria itu belum kembali dan sangat kecil kemungkinan untuk kembali setelah dia tertangkap oleh Rodriguez.

h luar biasa," ujar Stephanie mereg

meliriknya sekilas

pinggir ranjang. Dia mengambil gelas dan teko

ndang rak koleksi minuman beralkohol yang dimilikinya, kemudian menge

e gelas, kemudian bangkit dan membanting gelasnya di meja baca Daphne, hingga

asilannya dalam mengembalikan senjata Ruthen. Sebab kalau pria itu memberikan pakaian ataupun perhiasan, Daphne takkan pernah memakainya, itu mere

ngabaikan gelas berisi air yang diberikan

gan menggantinya dengan rencana picik, Daphne. Aku ini kembaran mu. Selain dirimu, akulah yang paling tahu tentangmu.

l hampir satu bulan. Dia kembali membuka buku dan membacanya lagi dengan serius. Ini buk

u ti

i jawaban. Tanda kalau gadis i

ujar Stephanie yang membuat Daphne langsung menutup buku dan bangkit d

Daphne mengu

balas Stephani

wab Daphne b

enak karena telat datang bulan. Kenapa harus pergi ke dokter? Itu kan hal biasa. Kau saja yang luka cam

phne sedikit menggeram

balas Steph

jantung yang berdebar kencang. Keringat mulai memb

hanie pada Daphne yang menjau

i kamar, lalu menutup pintu dan menguncinya da

tephanie menggedor-gedor pintu.

adamu," ujar Daphne sambil berusaha me

ini, huh? Kau mengurungku?!

," balas Daphne. Dia memasukkan kunci ke saku c

ison! Siala

-

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
THE MAFIA: MARIJUANA
THE MAFIA: MARIJUANA
“She's like Marijuana. Forbidden, dangerous, addiction, and also deadly. Daphne Madison, otak di balik kemenangan Ruthen berkali-kali, dihadapkan pada situasi di mana dia harus berlutut dan memohon kepada seorang pria, demi membalaskan dendamnya pada Edgar David Ruthen yang telah membunuh saudari kembarnya. Naas, dia harus berlutut pada musuhnya sendiri, Casillas Rodriguez, yang langsung menodongkan pistol saat dia masuk secara paksa ke markas Rodriguez dengan bersimbah darah. "Gunakanlah aku sebagai agen ganda. Aku ingin membalaskan dendam dan akan mengembalikan posisimu dari Edgar," ujar Daphne membawa tawaran yang sangat menggiurkan. "Menarik. Tapi, bagaimana bisa aku percaya pada musuhku sendiri?" balas Casillas masih menodongkan pistol. Gadis itu terdiam sejenak dan berlutut di hadapan musuhnya. "Ku mohon, Casillas. Apapun akan ku lakukan untukmu, tidak, apapun akan ku berikan padamu." "Ha! Termasuk tubuhmu?" "... ya." "!" Casillas menurunkan pistol dan menatap Daphne dengan serius. "Aku memberikanmu banyak hal, bahkan sampai hal yang tak pernah ku berikan pada siapapun. Sebagai gantinya, tolong lindungi aku agar tak dibunuh oleh Edgar." Pengkhianatan dan pembalasan dendam pun dimulai dengan sangat mulus menggunakan otak cerdik Daphne yang mampu memainkan peran dengan sangat baik. Seiring dengan itu, seperti julukan Daphne, Marijuana, Casillas pun tak mampu mengelak dan berakhir tenggelam dalam pesona Daphne yang mematikan. Akan tetapi, apakah hanya Casillas saja yang tenggelam dalam pesona Daphne? Tentu saja tidak. Karena Daphne juga merasakan hal yang sama dengan pria berambut hitam itu. Hanya saja, Daphne memiliki cara tersendiri untuk menyembunyikan perasaan yang menurutnya "tidak benar" itu. "Aku takkan pernah melepaskan mu, Daphne. Sekalipun aku harus mengikatmu di kerangkeng besi, karena aku ... mencintaimu."”