icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

THE MAFIA: MARIJUANA

Bab 4 Hukuman

Jumlah Kata:1613    |    Dirilis Pada: 17/10/2022

*

i ke markas. Gadis yang memiliki rambut cokelat kemerahan itu menggunakan kemeja hitam satin dan celana pendek yang dipadukan dengan boots cokelat setinggi pangkal betis. Dia b

Step

ya setelah melewati pria itu sebanyak dua

tak berlatih dan ku rasa ... aku memang membutuhkannya lagi." Di

an kekehan kecil. "Omong-omo

ya memicing. "Kau belum m

i." Stephanie menelan saliva gugup. "Kabar

gia. Dan semua senjata itu telah dirampok oleh Rodriguez. Ku dengar Jack tidak kembali dan kerugiannya mencapai tujuh belas juta

kannya. Bukan Daphne yang menjadi penanggung jawab pengiriman senjata itu,

itam. Tak mungkin di bawah tanah yang tak ada apa-apa." Martin melirik Stephanie. "Kau bai

yisir rambutnya yang terurai ke belakang. Dia menatap sekilas pada Mart

telah berjalan lebih dahulu. "Sudah lama sejak Daphne tidak mendapat huku

umannya?" tanya

at hukuman cambuk dan kurungan tanpa makan." Martin menoleh s

pat menuju ruang merah. Dia harap Daphne ada di ruangan merah daripada ruangan hit

asti dibunuh oleh pihak Rodriguez

hanie berbelok ke arah kiri. "Baga

annya pada bawahan Daphne, tapi mereka juga sedan

a saja di sana?" t

menahan napas sejenak. "Satu markas pun tahu kalau kau sudah tidur

Stephanie yang membuat Martin terk

intu ruangan merah yang dijaga ole

anya Stephanie pada

dari mereka yang membuat Stephanie limbung.

. Astaga," ujar M

ian beralih ke dua orang penjaga ruang

gsung melepaskan tangan Martin dan berlari ke arah mansion ut

mau ke mana?" sahu

i situ bantuan darimu. Pergilah!" seru St

rjadi di antara mereka?" gumam Martin berhenti berlari dan

*

kan kabar dari salah satu maid kalau Stephanie sudah sulit untuk ditangani. Gadis itu terus memberontak, meminta masuk ke mansion dan bert

tas meja. "Biarkan dia masuk," ujarnya pelan,

n dan menyampaikan perintah dari Edgar kepa

hal tersebut pada maid yang terlihat terkejut karena Edgar mengizi

r, membuatnya merasa pening. Dia juga telah mengirim Daphne dengan perkataannya sendiri ke ruang penyiksaan. Da

Stephanie masuk ke mansion, bahkan sampai ke perpustakaan pr

*

ya semi modern. Dia menelan saliva, melihat seorang pria yang

ar membuat Stephanie merinding bukan main. Gadis itu lan

aku

epat yang membuat napas Stephanie tercekat. Intimidasi Edgar terlalu kuat, layaknya raja hutan yang kelaparan. "Apa kau lupa perjanjian awal kita? Haruskah ku tunj

Edgar setelah sekian lama. Padahal beberapa jam yang lalu, mereka masih bercinta di ranjang dengan sangat panas. Edgar yang di

an Stephani, dia mengangkat paksa wajah yang menunduk itu, m

senang mengintimidasi, dan Daphne-gadis yang menarik perhatiannya

maaf?" tanya Edg

gan nama, Tuan," jawab Step

an cepat." Dia melirik Jared yang berdiri tak jauh dari Stephanie. "Ke luar!" serunya pada Ja

Stephanie yang tak berani menata

einginannya. Dia memainkan jari-jari kaki di balik boo

h dahulu lahir daripadanya itu terlalu cerewet "hanya padanya" dan cukup seri

Stephanie menggigit bib

engar mu!" sentak Edgar yang mem

ohon!" pinta Stephanie dengan lantang sekal

berjalan menjauh darinya. "Sekalipun belum jelas, apa yang mem

diri sendiri dan keluarganya. "Daphne yang membuatku yakin kalau Tuan akan melepa

h, Stephanie. Satu hal lain yang mirip dengan Daphne, walaupun tak segigih dirinya

ngepalkan tangan dan mengembuskan napas perlahan. Dia menekuk lut

Daphne yang mengaku sebagai penanggung jawab pengiriman sen

ng hentikan hukuman Daphne,"

karena Daphne adalah keluargamu, kenapa k

benarnya, dia adalah gadis yang pemberani, tetapi

i satu sama lain. Membuatku muak saja!" ketusnya. "Kata

nya yang bergetar ketakutan. "A-aku ... sebenarnya aku lah pe

ajam setelah tersenyum pahit. Dia menarik rambut Stephanie y

hanie melolong sembari memegangi tan

gadis itu dengan paksa ke meja baca. Dia menghimpit tubuh Stephanie di sana. Membuka celana pendek yang

celana dan langsung menerobos paksa milik

khhh

-

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
THE MAFIA: MARIJUANA
THE MAFIA: MARIJUANA
“She's like Marijuana. Forbidden, dangerous, addiction, and also deadly. Daphne Madison, otak di balik kemenangan Ruthen berkali-kali, dihadapkan pada situasi di mana dia harus berlutut dan memohon kepada seorang pria, demi membalaskan dendamnya pada Edgar David Ruthen yang telah membunuh saudari kembarnya. Naas, dia harus berlutut pada musuhnya sendiri, Casillas Rodriguez, yang langsung menodongkan pistol saat dia masuk secara paksa ke markas Rodriguez dengan bersimbah darah. "Gunakanlah aku sebagai agen ganda. Aku ingin membalaskan dendam dan akan mengembalikan posisimu dari Edgar," ujar Daphne membawa tawaran yang sangat menggiurkan. "Menarik. Tapi, bagaimana bisa aku percaya pada musuhku sendiri?" balas Casillas masih menodongkan pistol. Gadis itu terdiam sejenak dan berlutut di hadapan musuhnya. "Ku mohon, Casillas. Apapun akan ku lakukan untukmu, tidak, apapun akan ku berikan padamu." "Ha! Termasuk tubuhmu?" "... ya." "!" Casillas menurunkan pistol dan menatap Daphne dengan serius. "Aku memberikanmu banyak hal, bahkan sampai hal yang tak pernah ku berikan pada siapapun. Sebagai gantinya, tolong lindungi aku agar tak dibunuh oleh Edgar." Pengkhianatan dan pembalasan dendam pun dimulai dengan sangat mulus menggunakan otak cerdik Daphne yang mampu memainkan peran dengan sangat baik. Seiring dengan itu, seperti julukan Daphne, Marijuana, Casillas pun tak mampu mengelak dan berakhir tenggelam dalam pesona Daphne yang mematikan. Akan tetapi, apakah hanya Casillas saja yang tenggelam dalam pesona Daphne? Tentu saja tidak. Karena Daphne juga merasakan hal yang sama dengan pria berambut hitam itu. Hanya saja, Daphne memiliki cara tersendiri untuk menyembunyikan perasaan yang menurutnya "tidak benar" itu. "Aku takkan pernah melepaskan mu, Daphne. Sekalipun aku harus mengikatmu di kerangkeng besi, karena aku ... mencintaimu."”