icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
All About Safira

All About Safira

Penulis: Yaya_Chomel
icon

Bab 1 Bertemu Alfiandra

Jumlah Kata:1098    |    Dirilis Pada: 15/09/2022

ap seorang wanita yang saat ini sedang berada di pel

bersedih seperti ini," Arfan men

" sentak Mayang frustasi, mena

sayang. Mama begitu bahagia saat melihat mereka, tapi langsung sedih saat ada ibu-ibu

kita sudah periksa dan kita semua normal," Arfan masih mencoba menghi

alu, "Arfan, aku hamil," ucap seorang gadis b

ebentar lagi lulus sekolah dan aku belum sia

neruskan cita-citaku," sambung Arfan

mencintaimu!!" pekik gadis itu lalu menepis tangan Arfan yang memegang kedua bahun

lunya. Gegas Mayang menghapus airmatanya dan mengurai pelukan itu, dan berjalan kearah pin

ayang, tadi telepon keponsel non katanya ngga aktif," jawab art yang bernama Ni

punya kebiasaan saat mengecas ponsel pasti dia matikan. M

da suaminya, Mayang akui, Arfan sosok pria yang tampan memiliki mata

mendekat, tangannya sibuk menyalakan ponselnya, sementara matanya sese

etralkan desir rasa cemburu dan kesal saat art-nya menatap suaminya. Nia adalah anak mbok Sum s

knya mendapatkan pekerjaan. Tapi sudah izin terlebih dahulu pada majikan mbok

mar mereka berada di lantai dua. Jemari lentik Mayang menari dengan li

r, bibirnya tersenyum saat mendapati

ang kemudian berdiri dan mengecup kening Mayang, langk

" ocehnya. Tubuh Arfan membeku "Safira," cicit Arfan

nia ini," ucap Arfan mencoba menepis perasaan in

Mayang, setelah itu Arfan berjalan menuruni tangga bibir

n sang majikan, kening Nia mengkerut bertanya

mengumamkan nama gadis masa lalunya, "semoga bukan di

capnya pada diri sendiri lalu memasukkan kunci kelubangnya dan m

mama menunggu. Di sana Arfan melihat sang mama memangku seorang anak

k, lalu mengecup kening sang mama. Mata Arfan menatap intens anak kecil te

an lalu menempelkan kekeningnya, "halo, Om," sapa anak kecil itu

ya mengusap pundak Arfan, "namaku Alfiandra om," sahut anak kecil itu, "dan itu mbak Naya, teman

Mata mbak Naya menatap Arfan tidak berkedip, lalu ganti menatap tuan

"mamanya lagi sibuk, jadi Fian di suruh main kesini," imbuh mama Fani s

n seperti itu. Tiba-tiba dering ponsel mbak Naya berbunyi, m

. "Iya ini mas Fian ngga rewel kok," ucap nya pada si penelepon. Terlihat

dengan nada sendu, mbak Naya mengangguk lal

p mbak Naya, dan mbak Naya mengangguk sebagai jawaban. Nyonya Fani merogoh

a rindu Fian biar bisa telepon," ujar nyonya Fani me

ni menyerahkan ponselnya agar mb

sih bobo," Fian berujar sambil terkikih,

menginterupsi, Fian menggel

amat baru daftar, iyakan mbak?" Fian menoleh dan sediki

an kanannya, sedang tangan kirinya menenteng barang-barang milik

ung

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka