icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Detektif Lorong Waktu

Detektif Lorong Waktu

Penulis: laksmi
icon

Bab 1 Pembunuhan berantai

Jumlah Kata:1709    |    Dirilis Pada: 12/09/2022

ngan menembus masa de

anggup mempercayai dugaan fendi itu... Wartawan sandi mendatangi kontor polisi. Ruangan ketua toni ternyat

at pembuatan dasi. Salah satu barang milik amira yang di

pembelinya adalah amira . Menurutnya, Amira meninggalkan tok

toko. Kebetulan halte bus tepat ber

genali amira. Katanya, amira turun dari bisnya di depan markas divisi 18. Seorang

n markas divisi 18. Mereka pun menemui tentar

ra. Yang menarik perhatian fendi saa

erpaksa menjelaskan karena fendi terlihat menelpon seseoran dan

ntor polisi. Tapi, lagi-lagi polisi

kam oleh suaminya Di TPU keluarg

ada suami amira bahwa ia tidak bisa menangkap si pelakunya.Suami amira tidak terima karena ia su

dak seorang pun cocok. Dan lagipula tidak ada seorang pun yang

dibohongi oleh Fendi padahal fendi pe

a bisa mem

makin sedih ketika melihat bayi amira y

jan membasahinya.amira keluar dari rumah dengan membawa payung. Ternyata suaminya su

Sook. Yeon Sook menggenggam erat-erat tangan sua

eptember

al waktu sudah berlalu 6 bulan sejak insiden itu

suami amira. Suami amira masih menanyakan perkembangan

lakunya sama karena ada beberapa kasus pem

ama meskipun kejadiannya hampir mirip. fendi memi

tu mengganggu fendi. Namun, tidak ad

n sandi sudah keburu melihat suami amira . wartawan sandi mengenali suami amira.

asan suami amira datang ke sana. Kas

gi. Ia semakin marah saat melihat Reporter Oh diam-diam

owongan. Tidak sengaja, Kwang Ho melihat 6 tahi lalat di

au tahi lalat itu memang ada dan tertulis di laporan. Fendi la

seorang pun yang pernah membuat tato di tumit kaki.fendi yakin tato itu

entar lagi korban yang lain akan tiba. Ia semakin kaget

tiga punya tiga titik dan korban keempat punya empat titik. Insiden yang sekarang adalah insiden

tiba ia memikirkan kemung

i mereka sama-sama meyakini bahwa kasus yang selama

siran. Menanyai semua orang tentang adanya wanita

belum membu

ka akan berangkat ke kantor lagi, sonya memberikan

itu jika dalam bahaya dan ia

elum pergi, ia mengajak sonya pergi naik kapal me

hkan minta dibelika

rena pulang hanya sebentar padahal i

endi . Ia sudah bersyukur fendi te

n pelukannya, berang

ndai lokasi TKP di peta. Me

ta. Bertanya-tanya kenapa si pelaku memilik lokasi

g dikenalinya. Di saat kepercayaan dirinya semakin tinggi k

i Soojeong-ri, Jalan Bangjoo,fendi menyimp

ng ada di lingkungan itu. Sampai akhirnya, tisak sengaja mereka mendeng

ahwa belakangan ini banyak anjing di kota mereka hilang. Gadis itu sangat yak

Rumah dengan halaman luas yang dulunya sempat ditinggali oleh 'abang'

itu bilang tidak melihat anjingnya. Padahal ia sang

uk ke dalam rumah itu karena pintu depan terkunci. Mereka hanya berkel

n di halaman b

n tangannya sampai akhirnya k

ono langs

lajar smu datang. Be

langsung mengkonfrontasinya, mengatakan kalau pelajar itu yang membunu

ihat syok. Matan

angkai anjing. Sebagian sudah berupa tula

yang dilakukan fendi. Yang mer

ing itu setelah membunuhnya. Ia yakin, pelajar itu mem

tidak percaya karena anak i

akan membuat pelajar it

tidak mengaku. Ia hanya mengaku telah membunuh anj

gan suara bergetar kar

s saja memukul anak itu.fendi kembali bertanya alasan a

lebih berani dan lebih percaya diri. Seperti ingin menantang Kwang Ho. D

Ho memukulnya, siapa tahu

a pun menghajar anak itu. Untungnya, Chief O

tu adalah pelakunya. Bahkan tadi anak itu bil

g Ho bahwa ia sudah mengkonfir

yakin anak itulah pelakunya. K

kali tidak percaya. Ia

fendi tahu, anak it

kantor polisi, ia dijemput oleh seseorang. Ketua toni p

si. Saat itu jam menunjukk

terakhir. Ia hendak mengajak petugas jono, tapi karena

ang dibawanya tiba-tiba mati. Kwang Ho berniat

itandai polisi. Garis yang dibuat polisi itu ternyata mengeluarkan sinar hijau di saat sekitarnya

dalah pelakunya. Ia pun langsung

p, fendi kehilangan si p

jatuh. Belakang kepalanya mengeluarkan

lebih jelas tapi pand

si pelaku itu pun pergi setelah membuang

meninggalkan terowongan. Ia melihat peluit

peluit itu tapi keburu

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka