icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kemarau Kapan Berlalu?

Bab 3 Terik Tiga

Jumlah Kata:1318    |    Dirilis Pada: 06/07/2022

Sekarang kita

anya bilang kalau sepulang mendaftar, mereka hanya akan mampir ke toko a

tadi calon guru lo il

k tangan Renaldi menuju Ayoedi Barbershop yang letaknya tid

nter sebentar,

mbut ditata di atas meja panjang. Banyak pelanggan tidak mengakibatkan para barber meletakkan alat tersebut acak-acakan. Mereka sepertinya dit

ang bisa dibantu, Kak?

ahnya sehalus kulit bayi, bibir tipisnya terlihat penuh dan merona dengan sapuan lisptik warna merah muda, sangat seras

Ka

a? Eh ... anu mau pang

an dudu

gambil kain lebar di meja dari cermin, lantas mengamati beberapa karyawan di sekita

menghalau potongan rambut masuk ke baju atau lehe

foto model rambut berbeda yang tertempel di dindi

Ok

spray ke rambut ikal Renaldi, Renaldi bert

Gue-lo enggak pa-pa, kok," jawabnya.

yunggingkan

lnya enggak memuaskan, K

Ok

ya, ia merenung. Di sekolah barunya, ia harus lebih berani, lebih mudah mencari teman, dan lebih berprestasi. Ia harus bangkit dari masa lalu dan membu

masih SMP kelas satu, tidak berpikir aneh-aneh soal Sam yang sering pulang dini hari dan tidur di siang hari. Namun,

mendiamkan terlalu lama, di hari ketiga, Renaldi mengajak Sam berbicara dan mem

a?" tanya si gadis barber, me

ahun ini, tapi karena setahun lalu Galih menjadi buronan dan

ujar sang gadis seraya memotong ti

o SMP kel

di sebelah sang gadis yang menekuk bibirnya ke d

ap karyawan yang tertawa tadi. "Emang

i namany

Bang." Andin membela diri tidak terima.

kali ini, melihat orang k

terus, nanti guntingnya motong

wan di belakang Renaldi pada

gan tetap. Wanita yang dipanggil "Bu" oleh sua orang di belakangnya terus berjalan mendekat. Ia seperti memastikan sesuatu hingga ketika wanita itu berdiri di belakang Renaldi, ada binar bahagia bercampur haru di mata besarnya. Renald

cantik tersebut, "Kam

berdiri di sampingnya tidak menangkap bahwa sejak tadi Renaldi lupa berk

emilik barbershop

tersenyum kaku. Fakta bahwa nama ibunya dan

ngkal Renaldi dalam hati. 'Bisa saja mere

npa mengalihkan mata bulat indahnya pada Renaldi. "Pelanggan

jamin kakak ini c

*

ntara kios-kios yang berjajar di tepi jalan. Sms dari nomor asing yang sama terus membombardirnya pesan aneh. Awalnya

ali lagi, Sam tidak pernah menceritakan perihal kehidupannya di masa lalu, apalagi sampai membawa nama orang tuanya. Oleh karen

berharap, sebelum chat Renaldi datang menanyakannya, orang itu sudah datang. Bolak-balik

gan rambut klimis datang menghampiri Sam. Bibir tebalnya merekah sinis, sedan

cap lelaki itu usai mendaratkan

an lelaki ini mengenai sifat isengnya. Sungguh, Sam tidak suka

apa

wajah gue. Siap

n, ia berusaha menahannya sebisa mungkin.

rian, Sam. Paling cuma duit lo yang habis." Ia menyeret kursi, lantas dud

"Gue cuma mau tahu sejauh mana

Ayudia, bahkan kebakaran rumah megah nan mewah

gue b

emuin gue karena lo juga mau gue tutup mulut soal Renaldi

ungan apa pun jadi

ggak kerja, Renaldi enggak bakal bisa kuliah dan ... wait, Gravi

ndaftar saja, Sam sudah ha

pekerj

eluarkan ponsel mewahnya. "Liat ini baik-

31 Okto

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kemarau Kapan Berlalu?
Kemarau Kapan Berlalu?
“Demi menyekolahkan keponakannya, Renaldi, Sam Rahardja rela menjadi kurir narkoba dengan bayaran sedikit karena harus dibagi dengan temannya yang super pelit, Galih. Namun, suatu ketika Galih mengatakan kalau Sam harus mencari pekerjaan lain lantaran ia ingin berhenti jadi kurir narkoba dan pulang kampung. Sam yang keuangannya menipis, memutar otak, memikirkan pekerjaan apa yang bisa dilakukan seorang luusan SMP sepertinya di ibu kota. Ketika itulah Sena datang dengan segala pengetahuannya tentang masa silam keluarga Sam beserta ancaman: kalau Sam tidak mau bekerja dengannya, Sam akan dilaporkan ke polisi karena mengedarkan obat terlarang, dan Renaldi tidak bisa sekolah. Akhirnya, Sam menerima tawaran Sena. Sayangnya, penyesalan datang terlambat. Pekerjaan yang Sena tawarkan adalah pekerjaan menjual diri.”
1 Bab 1 Terik Satu2 Bab 2 Terik Dua3 Bab 3 Terik Tiga4 Bab 4 Terik Empat5 Bab 5 Terik Lima6 Bab 6 Terik Enam7 Bab 7 Terik Tujuh8 Bab 8 Terik Delapan9 Bab 9 Terik Sembilan10 Bab 10 Terik Sepuluh11 Bab 11 Terik Sebelas12 Bab 12 Terik Dua Belas13 Bab 13 Terik Tiga Belas14 Bab 14 Terik Empat Belas15 Bab 15 Terik Lima Belas16 Bab 16 Terik Enam Belas17 Bab 17 Terik Tujuh Belas18 Bab 18 Terik Delapan Belas19 Bab 19 Terik Sembilan Belas20 Bab 20 Terik Dua Puluh21 Bab 21 Terik Dua Puluh Satu22 Bab 22 Terik Dua Puluh Dua23 Bab 23 Terik Dua Puluh Tiga24 Bab 24 Terik Dua Puluh Empat25 Bab 25 Gerimis Kecil26 Bab 26 Hujan27 Bab 27 Pelangi28 Bab 28 Badai29 Bab 29 Hilang30 Bab 30 Lenyap31 Bab 31 Menjadi Berarti32 Bab 32 Berjuang Lagi33 Bab 33 Ikhlas34 Bab 34 Tamu35 Bab 35 Salwa36 Bab 36 Untuk Lembaran yang Baru37 Bab 37 Berkunjung38 Bab 38 Kemarau yang Berlalu