icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

MENANTU MISKIN PRESDIR (MMP)

Bab 6 KEBAIKAN TUAN HERNANDEZ

Jumlah Kata:1487    |    Dirilis Pada: 15/09/2022

ngan itu. Kini yang terlihat hanya punggung kekar seorang pria yang sedang berdiri di tepi jendela besar di sa

ersalah. Dia hanya sedang dijebak saja. Presdir, Anda percaya padanya, kan?" lirih

aimana tidak? Putranya sedang berada di kantor polisi sekarang. Entah bagaimana car

sudah menjebak Sean? Dia yakin jika pemuda itu tidak bersalah. Ia s

ah apa yang sudah diperbuatnya padamu, dia sudah melempar kotor

amat puas melihat pelayan itu menangisi putranya. Ia berharap

ti ada seseorang yang sudah sengaja menjebak Sean." Tuan Hernandez memutar tubuhnya menghadap pad

h terbukti mencuri, tapi kamu masih saja membelanya. Aku benar-benar tak habis pikir." Nyonya Hernandez mena

i dengan pengacaraku." Tak ingin terlibat pertingkaian lebih dengan istrinya, Tuan

pantas mendapatkan pembelaan dari seorang pengacara! Kamu dengar it

an dengan jasa pengacara, tentu saja dia

anak seora

kam di tahanan daripada

ebingungan memikirkan putra mereka. Xavia berjalan mendekat pada mereka dengan wajah sedih

a tangan yang melingkar di sekitar perutnya. Dengan wajah bosan gadis itu segera mencekal lengan itu la

enolak jika dirinya mengajak gadis itu untuk menghabiskan malam bersama. Tatapan lapar penuh nafsu ia tunjukan pada

ia dengan nada ketus disertai tatap

u, Xavia. Ayo kita lakukan sekarang," bisik Janied ke wajah Xavia. Bibi

seperti itu?" Xavia menggelengkan kepalanya tak habis pikir pada Janied. Bahkan

k apa kamu bersusah payah memikirkan Sean? Dia akan lebih baik jika

enjebak Sean dengan bantuan salah satu temannya. Saat pemuda itu lengah, temannya mengambil kesem

at kedinginan berada d

al Xavia segera melenggang pergi mening

Setelah menyadari Xavia telah p

ini antara dirinya dan Xavia. Dengan wajah dipenuhi oleh hawa nafsu Janied

nnya dan menggiringnya merapat pada dinding di samping pintu kamarnya. Napas pemuda itu memburu ke waj

ed menatap tajam pada gadis di hadapannya. Jarak wajah keduanya sangat dekat. Dia sudah ta

g milik Janied. Pemuda itu mengerang kesakitan sambil memegangi mili

ngah sambil bersandar di pintu kamarnya. Kenapa Janied sangat menakutkan. Dia seola

tendangan menjadi bukti amarahnya pada tunangannya itu. Benar-benar menjengkelkan! Lagi-lagi

jalan menuju ruang ganti untuk bertukar pakaian. Hh, bag

Sepertinya ada seseorang yan

tengah ranjang. Sementara kedua tungkai dibiarkan menjun

.....................

pengap dan sempit. Dua orang petugas polisi datang menemuinya. Pemuda itu menoleh sa

ran saat dua polisi

jika dirinya dib

itnya meninggalkan sel tahanan. Di sana ia melihat Tuan Hernandez yang se

ernandez. Apakah mereka yang sudah menjaminnya sampai akhirny

Dengan senyum di wajahnya Tuan Hernandez m

ersyukur dan sedikit malu pada tuannya itu. Meski dirinya tak bersalah, tapi

lu mengajaknya meninggalkan kantor polisi. Pengacara sudah mengurus semuanya. Meski

an Hernandez pada bangku penumpang. Seumur hidup

ernandez yang sedang bicara pada

engurus kasus yang menimpa anak seorang pelayan, apalagi harus mengeluarkan uangnya. Namun, pria itu

natapku se

k? Apa aku harus me

da pemuda sederhana di sampingnya. Ia tak se

ak enak hati pada Anda. Saya sudah membuat keluarga Anda mendapatk

tu aku membantumu. Lain kali kamu harus berhati-hati, karena para musuh biasanya mencari kesempat

." Sean mengan

m sambil menepuk bahu p

. Seorang pria terlihat memasukan dompet pada saku celana Sea

asal kasus yang menimpa Sean. Entah kenapa Janied melakukan hal sekeji

ikahan sudah ditentukan. Dia tak ingin semuanya berantakkan. Biarlah ini menjadi rahasianya. Sean sudah kelu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
MENANTU MISKIN PRESDIR (MMP)
MENANTU MISKIN PRESDIR (MMP)
“Sean Palmer, putra sepasang pelayan di keluarga Hernandez, konglomerat kaya raya di kota San Mitero. Diam-diam Sean menyimpan perasaan cinta pada putri majikannya, Xavia Price Hernandez. Namun, ia harus mengubur cintanya karena status mereka yang jauh berbeda. Di hari pernikahannya calon suami Xavia menghilang. Keluarga Hernandez yang terhormat hampir saja mendapatkan malu. Tak disangka Tuan Hernandez meminta Sean untuk menikahi putrinya. Bagaimana kisah selanjutnya? Apa mungkin seorang pemuda miskin menjadi menantu di keluarga konglomerat? Novel keren ini hanya ditulis oleh pengarang asal Indonesia, Dewa Amour.”