icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

GRUP JANDA DAN DUDA BERSATU

Bab 6 BANG TOGAR

Jumlah Kata:1246    |    Dirilis Pada: 16/06/2022

m gajian bulan ini." Togar menyerahkan lima lembar

Bang Togar sudah ngasih

simpanan abang sendiri

guh nabila gak ena

uk Bagas dan terimakasihnya karena Nabila bantu mengurus ibu mereka. Tapi kadang Bang Togar juga masih sering tidak

Abang tahu kau sedang tidak b

an uang tersebut ke dalam genggamannya. Nabila memang sangat butuh

lihan. Padahal Nabila juga tahu berapa besar gaji kakaknya sebag

ng antark

sambil membayar makanan mereka

ngkot aja, tadi Nabila gak bila

pergi bertemu Moy yang mau me

papa ikut memikirk

uga harus menjaga kesehatan sang

gan naik angkot nan

aik angkot. Lagipula Nabila juga ma

sebagai kakak laki-laki, Togar bisa melihat kondisi adik perempuannya meski Nabila tida

hati-hati

g juga harus ke

ya ketika jam makan siang. Mereka bertemu di kafe tidak jauh dari kantor Togar, tapi hampir set

g diberikan abangnya dengan rasa syukur tapi juga sekaligus pedih karena seharusnya semua itu menjadi tanggung jawab Riko bukan abangnya yang sampai harus ikut menyisihkan uang gajinya tanpa sepengetahuan sang istr

rluan untuk putranya, paling tidak cukup untuk dua minggu. Papa Nabila se

tersenyum untuk menutupi ke

ih t

gal tadi?" tanya nabila

pa lihatin masih

a tidak biasanya Bagas tidur selama itu. Nabila sege

pelan dengan ciuman. Bocah laki-laki itu hanya menggeliat lesu. " Bagas bangun

ketika melihat Nabila mengendong putran

ya Bagas

pa tida

riksa suhu tubuh cucunya yang dari tadi meman

angat dulu biar keringata

ranya karena anak laki-laki itu sedang tidak

a obat penurun demam. Tadinya anak laki-laki itu masih rewel karena tidak suka m

ika putranya sedang demam. Sepanjang malam itu Bagas juga terus rewel hingga Nabila tidak bisa istirahat dan belum makan sama sekali sejak siang. Riko juga tidak ada men

sudah hampir tengah malam dan sama saja tidak dijawab. Nabila terus berusaha berpikir positif mungkin mantan suaminya suda

ika Nabila tinggalkan pagi tadi putranya terlihat sehat dan ceria, tapi anak-anak di usia balita memang masih sangat rawan sakit dan perlu penjagaan ekstra. Nabila juga khawatir jika mungkin Bagas dem

tama ketika harus mengurus anak yang sedang sakit seorang diri. Bukan karena rasa lelahnya yang harus ikut bergadang semalaman tapi lebih karena rasa cemasny

g Bagas dan sama sekali tidak b

tanya papa Nabila yang kemba

i memeras kompres untuk be

a ke klinik biar Ba

emiliki pilihan, Nabila sangat takut sebab dem

ntuk mengantarkan Nabila dan putr

eri tahu?" tanya Bang

inya pesan nabila belum

putranya sakit sejak kemarin. Togar menemani Nabila sampai Bagas mendapatkan penanganan dan akh

keluar dan diam-diam menelpon Riko. Panggilannya lan

Riko yang sedang

umu jika putra kalian sakit!

idak memb

Bang Togar tipe pria yang keras dia juga

Aku tidak bisa meningga

olos dari kantor demi menemani Nabila dan putranya tapi Riko malah masih banyak alasan. "Aku ti

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
GRUP JANDA DAN DUDA BERSATU
GRUP JANDA DAN DUDA BERSATU
“Nabila, Moy, dan Elice adalah sahabat lama yang dipertemukan kembali setelah mereka bertiga sama-sama menjadi janda. Pada pertemuan ajaib itu Moy menawarkan Elice dan Nabila untuk bergabung ke grup kencan buta yang Moy kelola selama satu tahun belakangan. Nabila yang pemalu, dan Elice yang cerdas tadinya menolak mentah-mentah ide Moy untuk berkencan buta dengan para duda. Tapi bukan Moy jika tidak berhasil memaksa kedua sahabatnya. Akankah mereka bertiga akhirnya bertemu pria yang tepat? atau malah justru hanya menimbulkan konflik dalam persahabatan mereka? Karena hati kadang tidak jatuh pada tempat yang tepat. [Aku hanya akan menulis tentang karakter wanita-wanita yang tangguh karena aku ingin semua wanita menjadi hebat]”