icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mendadak Presdir

Bab 2 Part 2. Lelaki Pembawa Pizza

Jumlah Kata:1197    |    Dirilis Pada: 22/02/2022

i hasil tes. Ternyata ia posit

Dok?" tanya Mel

a dan usia kandungan Ibu s

apa saya d

rang Bu Melly sudah berbadan dua, sebaiknya Ibu banyak istira

u berat, ditambah sejak kemarin pagi aku t

ih, Dok, sa

? Sementara, ia harus bekerja ekstra, ditambah uang yang diberi Alan t

pikiran, entah harus merasa senang atau sebalikn

amu'al

mar-samar ia mendengar suara tangisan putrinya. Firasatnya tidak enak. Segera Melly

apa nangis

lea diambil Ahel," ucapnya sambil m

nte pinjam mainann

is dan berlari menghampiri Lian yan

ntak Lian tanpa tahu apa

nya kenapa Alea bisa

bagi, jadi aku jewer sedikit. Makanya did

a pelit, Mbak, tapi Alea gak pernah dapat giliran main. Kenapa Rachel gak dibelikan mainan aja, sih, Mba

duit aja!" decaknya

elah dijewer iparnya itu. Dalam pelukan sang ibu, tangisan Ale

it gak sayang anak sendiri! Sekarang gini, deh, apa Mbak re

erbakar. Ia mengepalkan tangan dan berniat membalas tamparan iparnya tadi, tetapi ia mencoba menahannya

t, Rachel pun berteriak

a teguran dar

melihat siapa yang d

nghampiri Melly, "Kenapa

nangis duluan, Mi." sanggah

s Melly rebut mainan dari tangan Rachel gitu aja, makanya Rachel n

asa soal mainan anak-anak aja itung-itungan!" tu

ak modal, main mainan punya Rachel, terus Melly harus ngerjain semua kerjaan dia juga!"

. "Gak salah dengar? Ini rumah Alan kali!" Lia

napa Mbak gak minta rumah sama Mas

nnya sama kakak ipar, hah!" Lian sudah me

aja, nih! Aku bisa usir Mbak

genai sasaran, "Melly jangan kurang ajar, ya

kumel, miskin, belagu lagi, pake

a akhirnya harus mengalah juga. Melly yang sudah tidak kuat membendung air matanya,

skan dulu!" teriak L

, "Dasar Anak Manja!

n air mata dengan deras di kamarnya sambil menepuk-nepuk dada

*

rasa bahwa hari sudah menunjukkan pukul lima sore. Tubuhnya begitu lemas untuk menjalani aktivita

nja itu!" keluhnya sambil berjalan jinjit ke luar kamar

dan lauk yang baru diambilnya dari lemari pendingin. Selama mengupas bu

da Ibu dan Bapak karena kondisi Bapak yang sedang sakit-sakitan. Aku gak mau sampe terjadi hal yang buruk sama bapak.' I

guyur hujan deras. Roby sampai di rumah lebih dulu daripada

ngapain aja bukannya masak?

daster merah favoritnya dengan hijab instan rumahan itu kemba

aktivitas memasaknya sembari menunggu Alan pulang. Ia tidak mau sampai Alan mendapa

m." Suara Alan y

dan Rosa. Lian, wanita berwajah bulat itu tak pernah sekali pun m

lu, Mas, terus

makan aja, ganti b

mbil makan lebih dulu, Melly secepat kilat menyanggah tangannya. Lalu, Ia mengambilkan nasi dan

t piring Melly yang penuh dengan lauk tidak seperti bi

achel karena kehabisan lauk. Iparnya itu tidak melawan da

yang gue rasain kemarin!

pada ngumpul, nih? Padahal, aku bawa Pizza buat Mbak Mel sama Ale

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mendadak Presdir
Mendadak Presdir
“Keluarga Melly Sabira terbilang mampu secara finansial. Namun, biaya hidupnya dijatah perhari oleh Alan karena tidak memercayai istrinya sebagai pemegang keuangan. Ditambah lagi ... semenjak Lian, kakak iparnya, menumpang hidup di rumahnya, Melly tak pernah merasa tenang karena selalu diperlakukan sewenang-wenang. Lian merasa menguasai rumah itu dan seisinya. Tak tahan dengan semua yang ia hadapi, Melly diam-diam memulai usaha produk kecantikan yang ia rintis sendiri sampai akhirnya memiliki produk sendiri yang dikenal sampai ke seluruh Indonesia. Belum selesai dengan tingkah laku Lian yang semakin menjadi-jadi, ia malah menjodohkan Alan dengan Siska, teman wanitanya yang tidak lain hanya seorang karyawan di bawah naungan Melly. Siska tak terima karena merasa dilecehkan dan direndahkan. Ia pun melakukan tindakan bengis terhadap keluarga Melly yang mengakibatkan kematian beberapa orang terdekatnya.”
1 Bab 1 Part 1. Tak Ada yang Peduli2 Bab 2 Part 2. Lelaki Pembawa Pizza3 Bab 3 Part 3. Anakku Dihina4 Bab 4 Part 4. Rencana Baru5 Bab 5 Part 5. Mertua Pilih Kasih6 Bab 6 Part 6. Melly Mulai Berani7 Bab 7 Part 7. Arisan Sosialita8 Bab 8 Part 8. Partner Baru9 Bab 9 Part 9. Anak Siapa yang Dikandung 10 Bab 10 Part 10. Wanita Lain11 Bab 11 Gosip12 Bab 12 Pemimpin Terbaik13 Bab 13 Ular Berkepala Dua14 Bab 14 Pembukaan Klinik15 Bab 15 Lelaki Asing16 Bab 16 Fitnah Tak Masuk Akal17 Bab 17 Drama Keluarga18 Bab 18 Sertifikat Digadaikan19 Bab 19 Ancaman Mengejutkan20 Bab 20 Pelecehan Mengejutkan21 Bab 21 Kejutan Besar22 Bab 22 Rumah Mewah Majikan23 Bab 23 Menyingkirkan Benalu24 Bab 24 Pembalasan Bagi Siska25 Bab 25 Dia yang Ditinggalkan26 Bab 26 Karyawan Menjengkelkan27 Bab 27 Siang Hari yang Gelap28 Bab 28 Di Mana Anakku 29 Bab 29 Video Pengintai30 Bab 30 Code Blue31 Bab 31 Sakit yang Hilang32 Bab 32 Tertangkapnya Siska33 Bab 33 Kembalinya Melly ke Rumah34 Bab 34 Kebakaran di Rumah Melly35 Bab 35 Kekesalan Alan yang Menggebu-gebu