icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Trapped by Possesive Billionaire

Trapped by Possesive Billionaire

icon
Bab 1
Sebuah Taruhan Konyol
Jumlah Kata:1038    |    Dirilis Pada:11/01/2022

"JUMP!"

"JUMP!"

"JUMP!"

"JUMP!"

Teriakan sorak-sorai para penonton wisata adrenalin bungee jumping yang berkerumun di pinggir jembatan di atas Swan River terdengar begitu bersemangat.

Peserta wisata adrenalin hari itu membludak, pemuda-pemudi Australia Barat sungguh menyukai bungee jumping. Beberapa orang memilih untuk melompat berpasangan dan ada pula yang melompat solo. Teriakan histeria penuh keceriaan ketika mereka melompat dari atas jembatan sungguh membuat para turis yang kebetulan lewat penasaran ingin mencoba bungee jumping.

Deasy sudah siap untuk melakukan bungee jumping seperti biasanya, dia pelanggan tetap provider bungee jumping Free Skyline. Para kru dari provider wisata adrenalin itu sedang memasangkan tali pengaman dan kait-kait di sekeliling tubuh Deasy seraya bercanda dengan gadis itu.

Dia penggemar bungee jumping, tentunya dengan provider yang profesional karena bagaimanapun wisata adrenalin ini memiliki tingkat risiko yang tinggi. Sudah banyak orang yang mati konyol karena mencoba-coba melakukan bungee jumping dengan provider asal-asalan.

"Ayolah, Lee, kita lompat bersama!" ajak Deasy sambil melemparkan senyum mengejeknya karena Leeray takut melakukan bungee jumping.

Leeray merasa ragu-ragu, seumur hidup dia tidak pernah mencoba menantang maut seperti itu. Nyawanya sangat berharga untuk ribuan karyawan perusahaan Indrajaya Realty.

Gadis yang dia cintai akan melompat dengan kepala terlebih dahulu, terjun bebas hanya dengan pengaman seutas tali yang entah seberapa kekuatannya ke bawah jembatan setinggi hampir 150 meter. Ohhh Gadis Gila!

Leeray sudah melarangnya berulang kali sejak sejam yang lalu, tapi Deasy malah balas berulang kali mengajaknya untuk ikut melompat bersamanya.

Tiba-tiba ide gila muncul di kepala Deasy. Dia sangat suka menantang bosnya yang kaku seperti papan itu dan terlalu sering menindasnya di kantor. Namun, anehnya pria itu belakangan selalu mengikutinya kemana pun, membuat Deasy merasa ada yang salah dengan segala perhatian Leeray kepadanya.

"Lee, kemarilah ...," ucap Deasy melambaikan tangannya, meminta Leeray untuk mendekatinya.

Pria tampan itu pun segera berjalan mendekati Deasy yang kemudian berbisik di dekat telinganya, "Aku janji akan bercinta denganmu malam ini bila kau mau melompat bersamaku." Deasy tertawa berderai lalu mengerling pada Leeray.

Leeray sontak terkejut mendengar tawaran Deasy itu. Ia menimbang-nimbang seberapa besar risikonya bila ia melakukan bungee jumping bersama Deasy. Kesempatan bercinta dengan gadis yang ia idam-idamkan selama berbulan-bulan tentu tak akan datang dua kali.

"Baiklah! Pegang janjimu, ya," jawab Leeray pada Deasy yang sontak membuat Deasy melongo terkejut, dia hanya menggoda Leeray tadi karena pikirnya, Leeray tidak akan mungkin menjawab tantangannya. Namun, pria itu menanggapinya dengan serius.

Deasy pun meringis dengan jantung berdebar kencang, dia ingin menarik lagi kata-katanya barusan.

Leeray segera mendekati kerumunan kru provider bungee jumping itu lalu meminta pemuda dari provider wisata adrenalin itu untuk memasangkan seperangkat alat pengaman bungee jumping dengan benar. Dia sangat cerewet dengan standar keamanan dan kepastian keselamatan jiwanya.

Pemuda itu menatap Leeray dari atas ke bawah. "Tuan, Anda memakai pakaian kantor lengkap untuk melakukan bungee jumping? Apa Anda sudah gila?" ucap salah satu kru provider itu mengejek Leeray sambil tertawa. "Kita tidak sedang syuting film James Bond, lebih baik lepaskan jas Anda. Itu akan menyusahkan ketika berada di udara," sarannya.

Leeray pun melepas jas mahalnya dan menitipkannya ke kru provider itu. Dia memandang Deasy dengan senyum congkak di wajahnya. Kemudian dia mendekati Deasy untuk bersiap-siap melompat dari atas jembatan Swan River, setelah ini adalah giliran mereka berdua.

Leeray merangkul bahu Deasy lalu berbisik di samping telinga Deasy. "Tonight you're mine, Baby Girl. Don't runaway!"

Wajah Deasy sontak merona karena malu mendengar perkataan Leeray. Dia menutup matanya seraya menarik napas dalam-dalam. Mampuslah ia, pikirnya. Deasy memaki-maki dirinya sendiri dalam hati karena tidak menjaga lidahnya dengan baik.

Janji adalah janji. Sial!

Leeray menanyakan segala detail setelah dia melompat harus bagaimana. Dia tidak ingin tenggelam dan mati konyol di Swan River hanya karena ingin bercinta dengan seorang gadis. Kru provider bungee jumping itu memberitahu untuk melepas kait di pinggang dan kakinya setelah tercebur ke air.

Klien yang sudah selesai melakukan bungee jumping akan dijemput oleh speed boat yang dijalankan oleh rekan mereka di Swan River.

Jantungnya berdebar-debar menunggu gilirannya melompat bersama Deasy. Dalam hatinya, Leeray rasanya ingin kabur saja. Namun, tawaran Deasy itu sungguh menarik. Dia tipe pengusaha yang penuh perhitungan, mana mungkin dia melewatkan sesuatu yang sangat dia dambakan begitu saja. Lompat saja! batin Leeray dengan yakin.

"READY? JUMP!" teriak kru provider bungee jumping itu mendorong Deasy dan Leeray dari atas jembatan Swan River.

"AAAAAAARRRRGGGGGHHHHHHHH!"

Leeray berteriak seperti kesetanan merasakan sensasi terjun bebas dari ketinggian 150 meter dengan kepala terlebih dahulu.

Awalnya, dia serasa mau mati saja ketika merasa kehilangan kendali atas tubuhnya yang melayang ke bawah tanpa beban. Namun, lama-kelamaan dia merasa sensasi kebebasan itu tidak terlalu buruk.

Angin terasa begitu kencang menerpa tubuhnya yang seolah tanpa beban meluncur turun ke bawah mendekati permukaan air sungai.

Deasy menatap bosnya itu seraya tertawa berderai. Jelas sekali Leeray ketakutan setengah mati ketika awal melompat, pria itu berteriak seperti orang gila.

Sungguh hiburan gratis yang tidak akan Deasy lupakan melihat ekspresi ketakutan di wajah Leeray. Impas dengan tuntutan kerja lemburnya sejak hari pertama bekerja di perusahaan pria itu.

"Byurrrrr." Suara tubuh Deasy dan Leeray yang tercebur bersamaan ke dalam air Swan River yang dingin.

Keduanya segera melepaskan pengait dan tali di tubuh mereka. Kemudian naik ke speed boat yang bertugas menjemput mereka.

Deasy dan Leeray duduk bersebelahan dengan kondisi basah kuyup berbalut handuk yang disediakan oleh provider bungee jumping itu di dalam speed boat.

"Keren, Lee. Tak kusangka kau berani melakukan bungee jumping," puji Deasy sambil tertawa dengan mata berbinar-binar karena kagum pada keberanian bosnya itu. Menurut Deasy, Leeray terlalu memaksakan dirinya untuk mencoba bungee jumping.

Leeray tertawa berderai menanggapi pujian Deasy lalu berkata, "Jangan ceritakan ini pada siapa pun, Deasy. Papiku akan membunuhku bila dia tahu aku melompat dari atas jembatan setinggi 150 meter dan terjun dengan kepala terlebih dahulu ke dalam Swan River."

Deasy menatap Leeray dengan sorot mata bingung. "Demi apa kau melakukannya Lee? Kupikir kau tidak mungkin melakukannya," ucap Deasy terheran-heran sambil sedikit menggigil kedinginan dengan bibir membiru.

Leeray merengkuh tubuh Deasy ke dalam dekapan hangatnya. Dia meraih wajah Deasy dengan telapak tangannya, menatap bola mata biru yang seolah menyihirnya dengan matra cinta lalu memagut bibir Deasy berulang kali. "Demi kamu, Deasy," ucapnya dengan yakin.

Rasa hangat dan kenyal yang menyapu bibirnya membuatnya limbung. Deasy seolah tidak percaya apa yang dia dengar. Mr. Handsome CEO yang sekaku papan tergila-gila padanya. Bahkan, bertaruh nyawa hanya demi bercinta dengannya. Ini benar-benar aneh!

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Sebuah Taruhan Konyol2 Bab 2 Menagih Janji Manis3 Bab 3 Dipaksa Menikah4 Bab 4 Mimpi Aneh dan Gadis Cantik5 Bab 5 Sebuah Dansa yang Mendebarkan6 Bab 6 Pria yang Terlalu Perfeksionis7 Bab 7 Australian Project8 Bab 8 Jebakan Mr. CEO9 Bab 9 Bos Gila Kerja10 Bab 10 Pria Gentleman11 Bab 11 Gadis Pecinta Adrenaline12 Bab 12 Di Ketinggian 10.000 Kaki13 Bab 13 Katakan YA!14 Bab 14 Pacar Kecilku15 Bab 15 CEO Pencemburu16 Bab 16 Donovan vs Leeray17 Bab 17 Antara Tesla dan Lamborghini18 Bab 18 Penggemar Berat Dimsum19 Bab 19 Fringe World Festival20 Bab 20 Bertemu di Alam Mimpi21 Bab 21 Diamond Reindeer Pendant22 Bab 22 Eternity Tennis Bracelet23 Bab 23 Wisata ke Margaret River24 Bab 24 Terhempas Ombak25 Bab 25 Tuan Muda yang Perhatian26 Bab 26 Jangan Uji Kesabaranku, Cantik!27 Bab 27 Penggemar Berat Ducati28 Bab 28 Survey Proyek Superblock29 Bab 29 Aphrodite in Versace30 Bab 30 Taking Me Home31 Bab 31 Ohh ...Baby ... Baby32 Bab 32 Aku Menginginkanmu33 Bab 33 Aku Akan Merindukanmu, Tampan!34 Bab 34 Kembali ke Jakarta35 Bab 35 Wanita Rahasia CEO36 Bab 36 Elena yang Manja37 Bab 37 Bekas Gigitan Mesra38 Bab 38 Wanita yang Terkoyak Hasrat39 Bab 39 Berpaling dari Pesona Donovan40 Bab 40 Rasa Pelukan yang Berbeda41 Bab 41 Night Before Married42 Bab 42 Princess yang Bandel43 Bab 43 Let's Get Married44 Bab 44 Hiperaktif45 Bab 45 Indahnya Malam Pertama46 Bab 46 Dilema Leonard47 Bab 47 Memanjakan Istri48 Bab 48 Peony Diamond Ring49 Bab 49 Patah Hati Donovan50 Bab 50 Ulang Tahun Elena51 Bab 51 Kejutan Ulang Tahun Elena52 Bab 52 Calon Suami Elena53 Bab 53 Harus! Bila Kau Mencintaiku ...54 Bab 54 Dibawa Kabur Donovan55 Bab 55 On The Right Time56 Bab 56 Mengkonfrontasi Donovan57 Bab 57 Road to Glamping58 Bab 58 Berkuda di Margaret River59 Bab 59 Candle Light Dinner60 Bab 60 Loving You Magically61 Bab 61 Beratnya Berpamitan dengan Si Sugar Baby62 Bab 62 The Billionaire's Testament63 Bab 63 Tua-tua Keladi64 Bab 64 Hasrat Leonard, Gairah Elena65 Bab 65 Melahirkan Anak untuk CEO66 Bab 66 Rindu Deasy67 Bab 67 Marina Bay Sands68 Bab 68 A Sweet Surprise69 Bab 69 Terpikat70 Bab 70 Razia Papa Mertua71 Bab 71 Olahraga Pagi yang Kreatif72 Bab 72 Bad Baby Girl73 Bab 73 Ancaman Donovan74 Bab 74 Dasar Pria Bejat75 Bab 75 Nyonya Muda Mendadak Sakit76 Bab 76 Pesan Dokter Zhang77 Bab 77 Bertemu Papa Mertua78 Bab 78 Calon Menantu Idaman79 Bab 79 Wawancara Sekretaris Baru80 Bab 80 Pesta Sosialita di Hotel Pullman81 Bab 81 Mimpi Buruk Elena82 Bab 82 Mendung dan Hujan Air Mata83 Bab 83 Bertemu Mertua Berakhir Tragedi84 Bab 84 Lepas dari Lubang Jarum85 Bab 85 Bukan Pria Pilihan86 Bab 86 Kejutan Ulang Tahun Leeray87 Bab 87 Handcuffs and Blindfold, Permainan Si Babygirl88 Bab 88 I Am Yours ... 3,4,589 Bab 89 Kau Bagaikan Poseidon90 Bab 90 Kemarahan Poseidon dan Aphrodite yang Sering Merajuk91 Bab 91 Calon Ayah Kembar92 Bab 92 Cinta 4 Musim93 Bab 93 Piknik Di Kings Park94 Bab 94 Obrolan Menata Masa Depan95 Bab 95 Hari Kelahiran Si Kembar96 Bab 96 2 Babies from 2 Fathers97 Bab 97 Kacaunya Kisah Cinta Pangeran Indrajaya98 Bab 98 Puncak Ketakutan Leeray99 Bab 99 Menghancurkan Ego Demi Cintanya100 Bab 100 Mendapat Restu