icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Air Mata Bintang, Akhir Pengabdianku

Air Mata Bintang, Akhir Pengabdianku

icon

Bab 1 

Jumlah Kata:870    |    Dirilis Pada: 12/12/2025

Daffa Prawirodirdjo, merawatnya saat hancur dan

agia bersama cinta lamanya, Leni, dan seorang anak laki-laki. Di tangan anak itu, ada

: "Keluarga Prawiro

a. Tapi Bintang, dengan mata penuh harap, memohon satu kesempatan tera

ernah datang. Kami menemukannya di taman hiburan, sedang mer

Daffa justru memilih untuk menenangkan putri Leni yang pura-

adalah akhir. Aku membawa Bintang pergi, meng

Dia muncul kembali, memohon kesempatan kedua. Tapi

a

stroward

dak bis

ang lelah di cermin. Sepuluh tahun. Sepuluh tahun aku mencintai Daffa Prawir

nnya begitu saja. Dia tenggelam dalam kesedihan, dan ibunya, Nyonya Prawir

akan menjamin kehidupanmu. Jadilah

n-meskipun aku tahu itu bukan cinta yang setara. Aku menerima. Aku menyerahkan seluruh hidupku unt

uk rapat pentingnya. Aku menjadi penopang hidupnya, namun selalu di latar belakang, tak pernah diakui

bang itu sering kudengar. Kau hanya simpana

ahan es, tapi aku menahannya. Aku berhar

aat Daffa mabuk dan rapuh. Aku pikir kehadirannya akan mengubah segala

arga Prawirodirdjo," katanya dingin,

n menjadi bayangan. Bintang tumbuh, seorang anak cerdas dan sensi

laim sebagai "mobil papa". Daffa, melihatnya sekilas, langsun

h barang-barangku ta

tu bukan yang pertama kali. Ada bekas luka di lengan Bintang, akibat Daffa yang pernah men

affa pulang dengan senyum lebar yang jarang kulihat.

hiburan besok," katanya hanga

nghangat. Mungki

da

ereka, ada seorang anak laki-laki seusia Bintang, memegang boneka beruang yang persis sama dengan yang diberikan Daf

rubah menjadi kebas. Aku m

i teras. Dia adalah ibu dari teman sekolah Bintang, seorang wanita yang selalu ramah pad

s, tapi di dalam, hatiku

h terisi penuh keluar dari lemari. Aku tida

tang terdengar, matanya yang besar penuh

a akan memulai hidup baru, Sayang. Di tempat yan

n," katanya, bibirnya melengkung ke bawah. "Dia

harap. Dia masih mencintai ayahnya ya

ayang," kataku, berusaha men

jung bajuku. "Tolong, Mama. Beri Papa satu kesempatan lagi.

. Aku tahu aku harus melindunginya, tapi bag

rasa seperti pecahan kaca di tenggorokanku. "

li ini, aku tidak akan pe

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Air Mata Bintang, Akhir Pengabdianku
Air Mata Bintang, Akhir Pengabdianku
“Selama sepuluh tahun, aku menjadi istri bayangan Daffa Prawirodirdjo, merawatnya saat hancur dan membesarkan putri kami, Bintang, dalam kesunyian. Namun, semua pengorbananku hancur saat aku melihatnya di majalah gosip, tersenyum bahagia bersama cinta lamanya, Leni, dan seorang anak laki-laki. Di tangan anak itu, ada boneka beruang yang sama persis dengan yang ia berikan pada Bintang sehari sebelumnya. Captionnya berbunyi: "Keluarga Prawirodirdjo yang bahagia." Rasa sakit itu membeku. Aku menyeret koper, siap meninggalkan segalanya. Tapi Bintang, dengan mata penuh harap, memohon satu kesempatan terakhir untuk ayahnya. "Papa janji akan merayakan ulang tahunku," isaknya. Aku luluh. Namun, di hari ulang tahun Bintang, Daffa tidak pernah datang. Kami menemukannya di taman hiburan, sedang merayakan ulang tahun putri Leni dengan pesta yang sangat mewah. Saat putri kami menangis karena kue ulang tahunnya direbut, Daffa justru memilih untuk menenangkan putri Leni yang pura-pura pingsan, dan meninggalkan Bintang yang lututnya berdarah. Melihat punggungnya yang menjauh, aku tahu ini adalah akhir. Aku membawa Bintang pergi, mengirim pesan singkat padanya: "Selamat tinggal." Tiga tahun kemudian, aku menjadi seniman terkenal. Dia muncul kembali, memohon kesempatan kedua. Tapi kali ini, aku tidak akan pernah menoleh ke belakang.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 2122 Bab 2223 Bab 2324 Bab 2425 Bab 2526 Bab 26