icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jebakan Sang Mantan Istri

Bab 3 di rumah sewa yang tersembunyi

Jumlah Kata:1427    |    Dirilis Pada: 25/11/2025

cermin. Di tangannya, sepasang gunting tajam yang ia beli

i Pradipta dengan mesra, harus hilang. Ramb

atya datang pagi-pagi membawa peralatan tempur lengkap: cat rambut

uh diriku sendiri," jawab Calista, menatap bayangan

ira Geralda," ujar Satya, mengambil alih gunting. "Aku tidak bisa membuatmu nyama

ob pendek yang modern, tajam, dan sama sekali tidak seperti gaya Calis

alan air yang mengalir ke lantai. Itu bukan

enarik perhatian-Calista memasukkan kontak lensa abu-abu yan

nyodorka

kuat, fierce, dan asing. Wajahnya yang lembut kini terlihat tegas dan

an aku," bi

Lana Videlia, tidak punya trauma. Lana Videlia cuma

rbuka. Zion berdiri di sana, me

tya di sini?" tanya Zion. Lalu, matanya menat

tes pertama penyamarannya. Dan yang

an situasi. "Ini Tante Lana Videlia, tem

a mendekat, matanya meneliti setiap detail: potongan rambut p

seperti bau Ibu,

rcekat. Anak ini

Sayang. Ibu harus seperti ini untuk misi kita. Ingat? Kita sedang main mata-mata. Kalau kam

Anak itu tidak sepenuhnya mengerti, tapi ia pe

nternalnya mereda sedikit. Setida

ari ke

alista Anindya terkunci

gkuh, cara berjalan Lana yang sombong, dan bagaimana Lana memandang rendah lawan bi

gintaian pertamanya. Misi

t jendela belakang jam dua belas," Calista berpamitan pada kedua anaknya. Ia kini men

duk di meja dengan buku-bukunya. Ia su

a. Perpisahan ini selalu terasa ber

an akun palsu. Tujuannya: Gedung Mahendr

ul. Calista berkeringat dingin. Setelah enam tahun hanya berinteraksi d

tulkan langit Jakarta. Lambang perusahaan itu, yang dulu ia i

blok dari gedung itu. Ia tidak mau

k (kebiasaan yang ia ambil demi mendalami karakter Lana

hatnya. Sosok Pr

lan jas mahalnya terasa pas di tubuhnya. Ia sedang ter

akan dinikahinya. Vania tampak cantik, muda

uh semua rasa itu. Tapi karena marah. Marah melihat betapa santai dan

waktu untuk emosi. I

dengan tampilan profesional, rambut diikat rapi, berjalan sedikit di be

ris setia yang diceritak

angat tajam dan profesional. Hampir saja pandangan mereka bertemu. Calis

Yumna sudah masuk ke dalam

ian. Ia dikelilingi orang-orang yang loyal, atau setidaknya, orang-orang

engamati pola keluar-masuk Pradipta. Setelah di

wa, Calista disambut

t, dan Satya sedang mencoba member

a, buru-buru melepaskan bla

tar di sini. Alara tidak sengaja menumpahk

iak pada adikmu?" Calist

angan berisik! Aku dengar suara dari luar pagar. Seper

ta di luar kini menular pada anak-anaknya.

k ada siapa-siapa. Tapi pagar tinggi itu

. Om Satya akan pasang CCTV di sini besok. K

gin Ibu kembali, bukan Tante Lana!" teriak Zion, akhir

t putus asa. "Dia tidak tahan, Satya. Aku

n ini. Bukankah kau ingin mereka hidup tanpa dibayangi rasa tak

adalah harga dari balas dendam

yang kini gelap. Zion me

ahnya. "Ibu Lana minta

yah," kata Zion,

ahaya. Dia yang membuat kita harus bersembunyi. Ibu berjanji, kalau misi ini berhasil, Ayah yang dulu akan kembali,"

alikkan badan dan m

on dan Alara, Calista

sebuah kartu nama mewah. "Lusa. Di restoran Italia yan

tungnya berdebar. Lusa. Pertemua

a-data properti yang sudah aku tangani enam tahun lalu. Aku harus mema

an peran Lana Videlia dengan sempurna. Dia tidak b

ada di tangannya. Ia menghirup napas dalam-d

Dan Lana Videlia akan menjadi mimpi buruk terburuknya," kata

nama-nama rekan bisnis Pradipta, dan berlatih menatap tajam di depan cermin. Ia harus memastikan, ket

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jebakan Sang Mantan Istri
Jebakan Sang Mantan Istri
“Seorang wanita bernama Calista Anindya nyaris kehilangan nyawanya dalam sebuah kecelakaan mobil tragis yang ternyata adalah percobaan pembunuhan terencana. Terpaksa menghilang dari kehidupan lamanya, Calista bersembunyi demi keselamatan dirinya dan janin yang tengah dikandungnya. Namun, setiap malam, kenangan mengerikan itu menghantuinya. Bruuakkk! Tiiin! Raungan rem darurat yang tak berdaya, disusul dentuman mematikan. Hanya sepuluh detik kemudian, api membumbung tinggi, melahap segalanya. Semua saksi terpaku, mengasihani nasib sang korban. Enam tahun berlalu. Calista akhirnya kembali ke tanah air, bukan sebagai korban, melainkan sebagai sosok baru yang dipenuhi bara dendam. Terlihat ia melangkah tegap di bandara, menggandeng dua anaknya-seorang gadis kecil yang lincah dan anak lelaki berkacamata hitam yang tenang. Mereka telah kembali. Tujuan Calista kini jelas: membalas pengkhianatan dan kejahatan suaminya yang merencanakan segalanya. Akankah dendam ini terbalaskan, ataukah masa lalu yang kelam akan kembali menelan mereka?”
1 Bab 1 Bau Gosong di Tengah Malam2 Bab 2 keindahan Jakarta3 Bab 3 di rumah sewa yang tersembunyi4 Bab 4 Tamu dari Masa Depan5 Bab 5 Yumna kembali ke meja6 Bab 6 rumah kontrakan7 Bab 7 Kalian harus makan yang banyak8 Bab 8 kepanikan9 Bab 9 Semakin mereka menganggapku bodoh10 Bab 10 Ibu sayang kalian11 Bab 11 Rasa sakit menjalar cepat12 Bab 12 Stasiun Gambir terasa dingin13 Bab 13 Teriakan itu menusuk telinga14 Bab 14 Dinginnya Bandung15 Bab 15 Peristirahatan Terakhir16 Bab 16 Pengejaran17 Bab 17 Setelah kekacauan penangkapan18 Bab 18 lebih banyak tersenyum daripada mengawasi19 Bab 19 tumbuh jadi gadis kecil yang ceria20 Bab 20 perannya sudah berubah total21 Bab 21 Warisan22 Bab 22 Hidupnya stabil23 Bab 23 perpisahan