icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Lima Tahun, Satu Kebohongan yang Menghancurkan

Bab 4 

Jumlah Kata:780    |    Dirilis Pada: 07/11/2025

Bima telah mengatur semuanya. Mereka merawatku, mengubah wajahku yang berduk

t dengan sempurna. Matanya berbinar ketika melih

pak memuk

ingin dan acuh tak acuh dan me

dua tahun hidupku untuk merancangnya. Kami masuk disambut riuh tep

g wanita yang kukenal saat kami lewat

ahui aku memiliki apa yang diinginkan setiap wanita. Malam ini, aku tahu permu

ta yang palsu. Dia memberikan hadiahnya, sebuah kotak berat dari pembuat perhiasan terkenal

mungkin, dia menginga

ata, tetapi aku terpotong saa

ndur, menahan di

iak suara s

a menempel di kaki Bima, wajahnya terkub

a, menunjukku dengan jari menuduh. "Apa kamu

ening. Semua mata

uh. Anak itu sangat mirip Bima, k

kitar ruangan. "Apakah itu...

upertahankan dengan susah payah, hancur di depan umu

rkendali. Dia berlutut, suaranya sabar. "A

t anak itu menan

ya adalah gambaran kesusahan seorang ibu. "Oh, saya

pi dia menempel pada Bima, wajah kecilny

cantik secara langsung, penampilannya sebagai ibu yang bingung dan m

di ruangan yang sunyi. Dia menatapku, matanya dipenuhi kebencian murni

tertegun dala

yu cendana, versi mini dari yang kudapatkan setelah berziarah selama seminggu ke se

rikan hadiahku

rkejutanku. Aku melangkah maju, tanganku terulur

a, ja

ngku, dengan keras. Wajahnya berkerut panik yang belum pernah

arpet tebal. Aku jatuh ke belakang,

ajam meja kaca dengan buny

embakar. Pecahan dari gelas anggur yang pecah mengiris lenga

tidak menatapku. Dia sedang sibuk den

mnya, suaranya sarat perhatian. Dia menggendong anak itu dan mener

urni yang penuh kemenangan di matanya. Itu adalah tata

ia meninggalkanku berdarah di lantai ru

, tetapi kram baru yang lebih dalam dan

u semakin keras, berubah me

mencoba merebut

. Betapa tidak tahu malunya,

ng baik, melindungi p

erangan fisik, masing-

brutal. Aku melihat ke bawah. Warna biru malam gaunku tern

yi

n itu miring, lampu-lampu kabur menjadi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Lima Tahun, Satu Kebohongan yang Menghancurkan
Lima Tahun, Satu Kebohongan yang Menghancurkan
“Suamiku sedang mandi, suara air yang mengalir menjadi irama yang akrab di pagi hari kami. Aku baru saja meletakkan secangkir kopi di mejanya, sebuah ritual kecil dalam lima tahun pernikahan kami yang kukira sempurna. Lalu, sebuah notifikasi email muncul di laptopnya: "Anda diundang ke Pembaptisan Leo Nugraha." Nama belakang kami. Pengirimnya: Rania Adeline, seorang influencer media sosial. Rasa ngeri yang dingin langsung menusukku. Itu adalah undangan untuk putranya, seorang putra yang tidak pernah kuketahui keberadaannya. Aku pergi ke gereja, bersembunyi di balik bayang-bayang, dan aku melihatnya menggendong seorang bayi, anak laki-laki dengan rambut dan mata gelapnya. Rania Adeline, sang ibu, bersandar di bahunya, sebuah potret kebahagiaan rumah tangga. Mereka tampak seperti sebuah keluarga. Keluarga yang sempurna dan bahagia. Duniaku runtuh. Aku teringat dia menolak punya anak denganku, dengan alasan tekanan pekerjaan. Semua perjalanan bisnisnya, malam-malamnya yang larut-apakah dihabiskan bersama mereka? Kebohongan itu begitu mudah baginya. Bagaimana bisa aku sebodoh ini? Aku menelepon Program Fellowship Arsitektur di Singapura, sebuah program bergengsi yang kutunda demi dirinya. "Saya ingin menerima fellowship itu," kataku, suaraku terdengar sangat tenang. "Saya bisa segera berangkat."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 16