icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sumpah Hening Balas Dendam Sang Luna Berparut

Bab 2 

Jumlah Kata:554    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

RA

dari telepon. "Penempatan Anda sudah dikonfirmas

na. Itulah satu-satunya cara untuk memutuskan

ini terasa seperti museum cinta kami. Sebuah cangkir perak berukir nama kami dari upacara ikatan kami. Sebuah foto be

rasa jijik

pecah berkeping-keping di lantai marmer dengan suara yang memuaskan. Bi

n diplomatik"-nya. Semuanya membawa aroma samar dari kawanan lain, dari serigala betina lain. Oleh-o

nyembuhanku. Aku mengatur kurir untuk mengirimkannya ke wilayah sahabatku Ayla di Kaw

mnya. Dia masuk, terseny

isiknya, wajahnya ber

memuakkan itu menempel di kulitnya, di rambutnya. Aku mundur seolah tersenga

isnya berke

tak kecil dari sakunya. "H

a telah lupa, dalam jaring kebohongannya, bahwa aku sangat alergi terhadap perak. Logam itu membakar jenisku, sebuah kelemahan yang diketahui setiap

ukti pengabaiannya yang mutla

uaraku datar. "Kita

in melihat bagaimana dia akan berbo

arakan ini. Kawanan membutuhkan perhati

ku melihat nama Cassia. Di latar belakang,

u harus mengangkatnya." Dia berjalan ke balkon, s

dikenal. Sebuah tautan anonim. Jari-jariku gemetar saat aku

garah ke galer

o Damian bersama Leo. Damian mendorong Leo di ayunan. Damian menggendong Leo di pundaknya

bar, komentar dari angg

ng sangat in

benar mirip

ali aku. Akulah si bodoh. Calon Luna y

muntahkan isi perutku ke toilet. Saat aku berlutut di sana, gemetar,

aidku te

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sumpah Hening Balas Dendam Sang Luna Berparut
Sumpah Hening Balas Dendam Sang Luna Berparut
“Seorang wanita membawa seorang anak laki-laki ke klinikku. Anak itu memiliki mata yang sama dengan pasanganku, dan kelainan genetik yang hanya ada pada garis keturunan Alpha-nya. Wanita itu menyebut nama pasanganku, Damian, sebagai ayahnya. Melalui ikatan batin kami, aku bisa merasakan cinta Damian untuk wanita itu saat dia berbohong tentang keberadaannya. Malam itu di pesta tahunan kawanan, dia mendorongku untuk melindungi anak itu, menyebabkan aku keguguran bayi yang baru saja kuketahui ada di dalam kandunganku. Saat aku terbaring berlumuran darah di lantai, dia justru menenangkan putranya yang lututnya tergores, tanpa sedikit pun menoleh ke arahku. Kekasihnya kemudian mendorongku dari atas tebing, menolakku atas namanya. Tapi aku selamat. Seminggu kemudian, aku naik pesawat ke Swiss, siap untuk terlahir kembali dari abu wanita yang telah dia hancurkan.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 16