icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Rencana Balas Dendam yang Terlambat

Rencana Balas Dendam yang Terlambat

Penulis: Aldi123
icon

Bab 1 Surat wasiat

Jumlah Kata:1898    |    Dirilis Pada: 28/10/2025

dengan mata yang lelah menahan tangis yang ingin lepas. Hatinya penuh kegelisahan, sementara tangan-tangannya gemetar.

nya sendiri. Namun, suara hatinya menolak, "Bagaimana mungkin aku, Marcy Sterling, yang selam

t aturan. Salah satu wasiatnya tegas: Marcy harus menikah dengan Adrian Hawthorne, CEO Phoenix Cru

majalah ekonomi, dan tentu saja, di mimpi-mimpi wanita di seluruh Amerika. Ia tampan, kaya, dan tampaknya sempurna. Tapi bagi M

kan tidak mengenalnya... dan seka

sederhana, bahagia dengan kesederhanaan itu. Ia tidak pernah menginginkan kemewahan. Ia hanya ingin bebas dari

penasaran, dan... sedikit marah. Marcy menatap cermin sekali lagi. Ia tahu, jika ia terlihat lemah, Ad

i, wajahnya hanya diberi sedikit bedak. Tidak ada perhiasan mewah, tidak ada parfum mahal. Ia ingin

memperhatikan setiap detail: para pelayan yang sigap, lampu kristal yang berkilauan, dan tamu-t

, dengan mata tajam yang seolah bisa menembus jiwa siapa pun yang ia pandang. Mar

ara Adrian dalam, te

coba menenangkan diri

erdiri di hadapannya. "Jadi, ini kamu," gumamnya pelan, hampir seperti pada diri sendiri. Ad

anya Marcy, berusa

gantung dari sudut pandang siapa," jawabnya. "Tapi aku rasa, kita berdua ada di po

. Adrian Hawthorne, pria yang dikatakan paling diidamkan wanita, sekarang berdiri tepat di hadapa

an yang ditetapkan dalam surat wasiat ayah Marcy. Setiap kata yang Adrian ucapkan terasa seperti dingin,

merasa terperangkap, tapi juga penasaran. Bagaimana mungkin seorang pria sehebat

alani bersama. Marcy belajar untuk menyesuaikan diri, meski sering merasa tertekan. Setiap aturan kontrak yang dibuat Adrian ter

rasa ada sesuatu yang berubah dalam dirinya. Ia bukan lagi gadis sederhana yang takut pada dunia lua

ya nikahi, tapi seseorang yang memiliki keberanian, kepintaran, dan keteguhan yang membuatnya penasaran. Pernikahan k

pun dari mereka benar-benar mengakui perasaan yang tumbuh. Dunia mereka berbeda, a

an Hawthorne, siap menghadapi dunia mewah yang menakutkan, dan s

a akan menguji keteguhan Marcy, tapi juga menguji kemampuannya sendiri untuk menahan

h permainan cinta, kekuasaan, dan ambisi yang tidak ada yang bis

memberontak terhadap kenyataan yang baru saja ia hadapi. Apartemen mewah itu bukan miliknya sendiri, setidaknya belum sepenuhnya. Tapi sebagai bagian dari pe

sa menekan. Ia terbiasa hidup sederhana, dengan secangkir kopi hangat di pagi hari dan obrolan ringan dengan tetangga. Sekarang

hampir menakutkan. Setiap pertemuan mereka selalu penuh ketegangan-bukan hanya karena aturan kontrak, ta

k yang terselip di meja. Ia membaca ulang beberapa pasal yang menekankan kewajiban dan batasannya.

menoleh dan melihat nama Adrian di la

anpa masalah," suara Adrian terdengar tenang, tap

rcy, berusaha terdengar biasa saja.

tidak kasar. "Besok, aku ingin kita membahas jadwal harian kita

panggilan. Ia jatuh di sofa, menatap langit-langit. Menjadi bagian dari dunia Adrian bukan seka

kirkan strategi, bagaimana ia bisa berdiri tegak tanpa terlihat lemah, bagaimana ia bisa membangun posisi di dunia yang terasa asing ini. Ia

akan sarapan bersama. Adrian sudah menunggunya, mengenakan setelan hitam ra

a singkat, suaranya te

Ia mencoba menenangkan dirinya saat melihat Ad

Adrian memulai, menatapnya serius. "Aku ingin kau hadir, bukan hanya seb

engambilan keputusan? Aku... aku tida

belajar. Kau harus tahu apa yang kita lakukan, bagaimana ki

rian. Di sisi lain, ia merasakan dorongan untuk membuktikan dirinya. Ia tidak ingin hanya menjadi

an bahkan negosiasi kontrak dengan partner internasional. Setiap istilah bisnis terasa asing, dan setiap angka yang disebut membuat

. "Kau lebih cepat beradaptasi daripada yang kukira,"

al Phoenix yang sedang bersandar di pelabuhan kota. Angin laut yang s

nya menajam. "Banyak wanita takut menghada

mungkin takut, tapi aku ti

an rasa takut, penasaran, dan ketertarikan yang tak bisa dijelaskan. Adrian menatapnya, dan untuk sesaat, M

gacara Adrian, berisi tambahan aturan kontrak pernikahan. Ada batasan-batasan baru yang harus ia patuhi, termasuk j

ar sebelum menarik napas panjang. Ia tahu satu hal: jika ia ingin bertahan, ia

ukan hanya pertarungan melawan aturan, kontrak, atau dunia Adrian. Ini adalah pertarungan untuk menemukan diri send

halang formalitas pernikahannya, tapi kini membuatnya penasaran. Ia tidak tahu apakah perasaan itu cinta, kekaguman, atau kombinasi dar

enatap langit malam, bertekad untuk bertahan dan menemukan kekuatannya. Adrian menatap laya

n kendali, antara aturan dan perasaan, antara dua orang yang dipaksa untuk hidup

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rencana Balas Dendam yang Terlambat
Rencana Balas Dendam yang Terlambat
“Marceline "Marcy" Sterling tidak pernah membayangkan hidupnya akan berubah 180 derajat dalam sekejap. Semua itu terjadi setelah ia dipaksa menikah dengan CEO Phoenix Cruise Line, Adrian Hawthorne, pria paling terkenal dan diidamkan di Amerika. Kehidupan nyaman Adrian pun terusik dengan kehadiran Marcy, wanita yang ia nikahi demi memenuhi wasiat orang tuanya. Padahal, hatinya masih tertambat pada Selena Winters, kekasih yang selama ini ia cintai. Tak ingin menyerah begitu saja, Adrian mulai menulis berbagai draft kontrak pernikahan yang ketat, penuh aturan, dan menuntut, semuanya untuk memastikan Marcy tunduk pada peraturan pernikahan mereka. Namun, ironisnya, setiap aturan justru membuat rasa cinta dan gelora asmara Adrian semakin membara. Sementara itu, Marcy-yang selama ini dianggap lemah, tak berdaya, dan kerap dihina-mulai menemukan kekuatan dalam dirinya. Ia berubah menjadi sosok yang menaklukkan pria-pria berpengaruh, bahkan pada suatu malam di puncak gedung mewah Phoenix Tower, Marcy menunjukkan sisi dominannya. Konsekuensinya, Selena Winters marah besar, bertekad mempertahankan cinta sejatinya dengan Adrian, memicu konflik, intrik, dan percikan asmara yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.”
1 Bab 1 Surat wasiat2 Bab 2 membuktikan bahwa dirinya mampu berdiri3 Bab 3 kesuksesan4 Bab 4 mengejutkan lagi5 Bab 5 kau pernah membayangkan hidup seperti ini 6 Bab 6 Pertemuan berlangsung di gedung7 Bab 7 Apakah semua dokumen siap 8 Bab 8 saling curiga9 Bab 9 baru saja kembali10 Bab 10 situasinya berbeda11 Bab 11 faktanya berbeda12 Bab 12 kekhawatiran13 Bab 13 dipertaruhkan14 Bab 14 kontrak bisa hilang15 Bab 15 menyelesaikan tugasnya16 Bab 16 Seorang manajer17 Bab 17 suasana serius18 Bab 18 memengaruhi kepercayaan19 Bab 19 pengkhianatan20 Bab 20 Kesalahan sedikit saja21 Bab 21 ketika ancaman datang bersamaan22 Bab 22 menghancurkan perusahaan23 Bab 23 ketidakpastian24 Bab 24 strategi balasan