icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Tunangan Ganda

Tunangan Ganda

Penulis: Salej
icon

Bab 1 Kerudung dan Kebohongan

Jumlah Kata:889    |    Dirilis Pada: 03/07/2025

a setiap langkah menuju altar adalah langkah yang semakin jauh dari kehidupannya sendiri. Dia merasakan geli di bel

persempit wajahnya, memanjangkan dagunya, dan menggambar bayangan yang tepat di bawah tulang pipinya, seperti Lara. Dengan setiap tarikan napas

a melakukan gerakan palsu, jika dia menciumn

ingga membuatnya mual. ​​Dia menelan ludah. Dia menatap pantulan dirinya di cermin besar: d

a, sambil mencondongkan tubuhnya ke bahu Lara. "Sombong. Seolah

esa yang tidak tersamar. Di belakang mereka, dua penata rias memeriksa setiap garis bayanga

. Kau pergi ke sekolah balet di Paris. Kau mematahkan pergelangan kakimu saat beru

ulan lagi kehidupan. Harga hati nuraninya. Pintu ganda ruang tamu terbuka dengan derit yang khidmat. Musik biola mengalir keluar seperti sungai kristal. Di ujung terjauh, karpet putih-bukan merah, putih seperti batu nisan yang baru dipoles-membawanya langsung ke pria yang menunggunya: Héctor Rivera. Dia lebih tinggi dari yang dibayangkannya. Setelan hitam yang dibuat dengan sempurna menekankan ketegangan yang terpendam di bah

, pebisnis. Wajah-wajah yang tersenyum, mulut-mulut yang bergumam mengucapkan selamat, mata yang bersinar karena rasa ingin tahu dan iri. Ti

ra para tamu, membuat gerakan kec

kakinya. Ia merasakan sentuhan lembap dari setetes keringat menga

mengulurkan tangannya. Mia menempelkan tangannya di atas tangan Héctor: kuat, dingin, seperti marmer. Sesaat, ibu jarinya menyen

m, metalik. Hampir se

bukan pertanyaan, bukan celaan

kemunduran," jawabnya, mengatur suaranya dengan presi

s dalam tatapannya. Dia tahu ada sesuatu yang

ar. Bisikan penuh harap memenuhi

erasakan setiap kedipan sep

Salazar, m

l bercampur dengan gambaran saudaranya di brankar rumah sakit. Bertahanlah, p

dalam pergelangan tangannya. Sentuhan sekilas, hampir tidak disengaja, tetapi Mía merasakan t

ak memberi selamat padanya. Setiap ciuman di pipinya adalah tusukan jarum yang membuatnya tetap terjaga. Setiap gelas

bibirnya nyaris tidak menyentuh bibirnya. Dingin. Napasnya terasa seper

i telinganya. Cara dia menyebut namanya membua

n di suatu tempat, di balik tabir, air mata hangat mengalir dan meng

lambat, ia akan m

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tunangan Ganda
Tunangan Ganda
“Mia tidak pernah membayangkan bahwa ia akan berakhir berjalan di lorong dengan berpura-pura menjadi orang lain. Seorang aktris yang tidak beruntung dengan saudara laki-laki yang sakit dan utang yang mencekiknya, ia menerima lamaran yang paling tidak masuk akal-dan berbahaya-dalam hidupnya: untuk meniru Lara, seorang pewaris pemberontak yang menghilang beberapa jam sebelum menikahi seorang jutawan yang tidak dicintainya. Menurut Lara, semuanya akan cepat: beberapa hari, cukup untuk menenangkan keluarga mempelai pria yang berkuasa dan menutup kesepakatan rahasia. Tersenyumlah, berpura-pura, dan pergi... sesederhana itu. Namun, rencana itu membusuk dari dalam. Dua hari berubah menjadi minggu. Minggu menjadi bulan. Dan saat Mia berjuang untuk menjaga kebohongan yang terlalu besar untuk dipertahankan sendirian, ia menemukan bahwa beberapa janji tidak menjadi kenyataan dan bahwa rahasia dapat tumbuh di tempat yang tidak Anda duga. Hector, suami yang tidak pernah diinginkannya, adalah pria yang tangguh dan suka mengatur, tidak mungkin ditipu dalam waktu lama. Baginya, "istrinya" hanyalah formalitas yang canggung... sampai sesuatu tentang Mía, sesuatu yang bukan milik Lara, mulai mengurai dirinya. Dan membuatnya berbahaya dengan cara baru. Sementara Lara yang asli tetap jauh-atau mungkin terlalu dekat-Mía membayar harga untuk setiap menit yang dicuri: pemerasan, pengkhianatan, dan cinta yang seharusnya tidak ada. Segera ia harus memilih antara melarikan diri sebelum semuanya meledak atau bertahan untuk menghadapi kebenaran yang dapat melahapnya.”
1 Bab 1 Kerudung dan Kebohongan2 Bab 2 Tarian Kecurigaan3 Bab 3 Antara Dua Kehidupan4 Bab 4 Malam Saat Segalanya Berubah5 Bab 5 Terjebak6 Bab 6 Enam Bulan Kemudian7 Bab 7 Keheningan yang berdetak8 Bab 8 Terkunci9 Bab 9 Retakan di Cermin10 Bab 10 Pelarian Terganggu11 Bab 11 Di Bawah Kulit Lain12 Bab 12 Retakan pada topeng13 Bab 13 Sesuatu yang berdarah14 Bab 14 Meja untuk dua orang15 Bab 15 Catatan anonim16 Bab 16 Kebohongan yang bersih17 Bab 17 Janji pengembalian18 Bab 18 Pengakuan19 Bab 19 Invasi20 Bab 20 Perintah21 Bab 21 Sidik jari di bawah kunci dan gembok22 Bab 22 Malam yang berdarah perlahan23 Bab 23 Peta pelarian24 Bab 24 Daging yang hidup25 Bab 25 Mata di belakang26 Bab 26 Segala sesuatu yang dibungkam27 Bab 27 Pengumuman dingin