icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tunangan Ganda

Bab 2 Tarian Kecurigaan

Jumlah Kata:933    |    Dirilis Pada: 03/07/2025

ng berkilauan itu. Gaun itu seindah perangkap: setiap lapisan renda, setiap mutiara yang dijahit dengan tan

. Tidak seorang pun melihat sedikit getaran di jari-jari Mia, atau tetesan keringat yang mengancam akan melonggarkan prostesis silikon kecil yang direkatkan di rahangnya. Bagian yang sangat kecil, hampir seperti cetakan yang menyempurnakan kontur dagunya, me

lai memainkan waltz yang khidmat. Akordnya naik ke langit-langit yang melengkung, memantul dari dinding marmer, dan kembali dengan penuh harap. Itulah momen yang ditunggu-tunggu semua orang: pengantin wanita yang berseri-seri, suami yang sempurna, tarian pertama yang menyegel ikatan yang diberkati oleh uang dan penampilan. "Jangan gemetar," gumam Hector sambil meletakkan tangannya yang kokoh lainnya di lekuk pinggang Mia. Kehangatan telapak tangannya menembus lapisan sat

tiba-tiba, begitu pelan hingga

njalar di tula

k menahan senyumnya. Pernis pada topeng it

membalikkan tubuhnya, menariknya kembali ke dadanya. Parfumnya-cam

ngusap bibirnya ke telinga Mía. "La

menggigit, jangan menjawab, jan

erudung bergeser, jika seseorang menyentuhnya terlalu dekat... selamat tinggal pada segalanya. Dia memikirkan saudara perempuannya yang menunggunya di tempat yang jauh, tentang uang yang dijanjikan, tentang janji untuk tidak menjadi siapa-siapa lagi. Hanya dua hari. Dua hari lagi. Ketika musik berhenti, tepuk tangan mengguncangnya seperti ombak. Héctor perlahan melepaskannya, masih menatapnya. Dia berusaha untuk tidak berkedip terlalu cepat, tidak menundukk

i matanya menemukannya dari jauh. Dia memperhatikannya. Dia tidak pernah berhenti m

layan itu mencondongkan tubuhnya, mendoakan kebahagiaannya. Mía memegangnya

gangkat gelasnya sendiri dan mengetukkanny

ak malam ini," katanya, ta

Bibir gelas menyentuh bibir

" jawabnya otomat

is hingga hampir menyakitkan,

. Matanya, gelap seperti lub

gnya, seolah membenarka

knya: Lara bersulang di pesta, memegang gelas anggur merah, tertawa dengan gelas yang seten

bil menelan ludah. ​​"Hari ini ak

gan ujung jarinya, seolah-olah sedang bermain-main dengan g

langkah pergi untuk menyambut sekelompok investor, Mia merasakan ge

itnya terbakar di bawah prostesisnya, akar wignya menusuk di belakang telingan

m bayangan, mengawasinya seperti elang yang sabar. Gelas masih di tangannya, bibirnya menegang dalam senyum

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tunangan Ganda
Tunangan Ganda
“Mia tidak pernah membayangkan bahwa ia akan berakhir berjalan di lorong dengan berpura-pura menjadi orang lain. Seorang aktris yang tidak beruntung dengan saudara laki-laki yang sakit dan utang yang mencekiknya, ia menerima lamaran yang paling tidak masuk akal-dan berbahaya-dalam hidupnya: untuk meniru Lara, seorang pewaris pemberontak yang menghilang beberapa jam sebelum menikahi seorang jutawan yang tidak dicintainya. Menurut Lara, semuanya akan cepat: beberapa hari, cukup untuk menenangkan keluarga mempelai pria yang berkuasa dan menutup kesepakatan rahasia. Tersenyumlah, berpura-pura, dan pergi... sesederhana itu. Namun, rencana itu membusuk dari dalam. Dua hari berubah menjadi minggu. Minggu menjadi bulan. Dan saat Mia berjuang untuk menjaga kebohongan yang terlalu besar untuk dipertahankan sendirian, ia menemukan bahwa beberapa janji tidak menjadi kenyataan dan bahwa rahasia dapat tumbuh di tempat yang tidak Anda duga. Hector, suami yang tidak pernah diinginkannya, adalah pria yang tangguh dan suka mengatur, tidak mungkin ditipu dalam waktu lama. Baginya, "istrinya" hanyalah formalitas yang canggung... sampai sesuatu tentang Mía, sesuatu yang bukan milik Lara, mulai mengurai dirinya. Dan membuatnya berbahaya dengan cara baru. Sementara Lara yang asli tetap jauh-atau mungkin terlalu dekat-Mía membayar harga untuk setiap menit yang dicuri: pemerasan, pengkhianatan, dan cinta yang seharusnya tidak ada. Segera ia harus memilih antara melarikan diri sebelum semuanya meledak atau bertahan untuk menghadapi kebenaran yang dapat melahapnya.”
1 Bab 1 Kerudung dan Kebohongan2 Bab 2 Tarian Kecurigaan3 Bab 3 Antara Dua Kehidupan4 Bab 4 Malam Saat Segalanya Berubah5 Bab 5 Terjebak6 Bab 6 Enam Bulan Kemudian7 Bab 7 Keheningan yang berdetak8 Bab 8 Terkunci9 Bab 9 Retakan di Cermin10 Bab 10 Pelarian Terganggu11 Bab 11 Di Bawah Kulit Lain12 Bab 12 Retakan pada topeng13 Bab 13 Sesuatu yang berdarah14 Bab 14 Meja untuk dua orang15 Bab 15 Catatan anonim16 Bab 16 Kebohongan yang bersih17 Bab 17 Janji pengembalian18 Bab 18 Pengakuan19 Bab 19 Invasi20 Bab 20 Perintah21 Bab 21 Sidik jari di bawah kunci dan gembok22 Bab 22 Malam yang berdarah perlahan23 Bab 23 Peta pelarian24 Bab 24 Daging yang hidup25 Bab 25 Mata di belakang26 Bab 26 Segala sesuatu yang dibungkam27 Bab 27 Pengumuman dingin