“Safira Ayu Andini harus mengikhlaskan masa mudanya sirna begitu saja. Ia terpaksa menikah dengan Danu Pratama, seorang duda berusia 30 tahun dengan satu anak. Danu, yang tak pernah mencintai Safira, selalu bersikap dingin dan ketus padanya. Ia menerima Safira hanya karena desakan Ibunda, Bu Rina.”