icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Membalas Penkhianatan Istriku

Bab 2 Part 02. Dipermalukan Telak Di Pengadilan

Jumlah Kata:1517    |    Dirilis Pada: 04/03/2025

ng disetting sudah menyentuh angka 20 derajat celcius. Arief tidak menyangka begitu saj

yang bisa dia perjuangkan selain anak semata wayangnya. Jantungnya berdebar-debar

bertatap muka. Ada perasaan mendongkol. Jannah pun demikian, perasaan yang sulit diungkapkan.

panjang lebar tentang kelakuan Arief. Mulai dari nafkah, perhatian dan juga keharmonisan rumah tangga

ih ada anak, coba pikirkan masa depan anak kalian!" b

ak kami dengan baik, tetapi untuk bisa hidup bersama sa

i kenapa harus seperti ini? Semua berakhir begitu saja. Berusaha untuk bisa tenang A

kim, "kalau misalnya Ibu Jannah memberikan syarat agar r

njang urusan. Dia sudah tidak me

u mendengar penjelasan Pa

a. Dia memberi isyarat agar diberi waktu sejenak. Hakim yang penasaran pun m

atkan PHK dari tempat kerja saya terakhir. Demikian juga mencari pekerjaan saat ini juga sulit, saya bekerja di berbagai tempat, hutang sana-hutang sini. Namun, menafkahi keluarga itu masih jadi tanggung jawab saya. Saya setiap bulan selal

ju. Itu benar. Nafkah tidak cukup b

ertinya istri saya sudah benar-benar tidak ingin melanjutkan rumah ta

dia tahu untuk bisa bersama dengan ustadz Thalib, dia setidaknya butuh waktu hingga mereka bisa tinggal bersama. Terlebih, kaw

kut bersama say

us begitu? Khalil ikut

ikut ibunya sebagai pemegang hak asuh. Bila anak sudah lebih dari 12 t

kecil!" kata Jannah. Dia yakin akan menang dalam ke

mbil laptop. Perasaan Jannah mulai tidak enak. Apa yang akan dikeluarkan oleh Arief? Bukti perselingkuhannya? Tidak mungkin. Arief tidak p

ibawanya ke dalam sebuah map. Setelah itu dia berikan map tersebut kepada hakim. M

nkan oleh Arief. Saat player menyala, terlihatlah sebuah video yang cukup aneh bagi Jann

. Tidak lama, karena durasinya panjang saya potong. Ka

di kamarnya? Sejak kapan? Kenapa dia yang sering membersihkan k

mar. Itu terjadi saat dia dan ustadz Thalib janjian untuk ketemu

g ada di video tersebut. Tampak baju Jannah dilucuti, kecuali jilbabnya. Adegan berikutnya sang pria mengenyoti payudara sekalnya

anya Jannah, "ma

Pak Hakim adalah bukti chat istri saya dengan selingku

dengan fitnah ini?" Jannah berusaha membela diri, "

unya bu

iap. Dia tidak pernah menya

Hakim ingin mengetes atau mendatangkan saksi ahli apakah video ini benar atau tidak silakan. Bapak sekalian datangkan juga

nya hal-hal yang bisa m

an. "Saya butuh

idangan ini dilanjutkan. Jannah hari itu rasanya seperti dikuliti

nya ustadz Thalib saat me

tahu semua,"

sudn

bahkan dia punya rekaman video k

uangkanmu. Malah diam dan membiarkanmu direbut oleh orang lain? Jannah

ali, kalau memang dia sudah tahu kita selingkuh, kena

adapi wajah suaminya nanti. Sebelum pengadilan agama mengetok palu, mereka masih suami istri secara hukum. Dia kembali teringat anaknya, ingin sekali dia memel

nmu aku akan memenuhinya," kembali ustad

us suami orang, apa kata

. Di dalam agama kan tidak dilarang memilik

z Thalib cukup kaya. Bisnisnya besar dan punya banyak toko. Kharismanya tinggi, terlebih setelah dia menikahi seorang perempuan kaya, anak

a Jannah memejam. Sungguh sebenarnya kalau dia bisa memutar waktu, dia ingin menikah dengan ustadz Thalib daripada Arief, tapi

pas baju gamisnya. Sang ustadz juga rasanya tak sabar ingin kembali lagi beradu fisik, kulit dengan kulit. Rasanya juga tak akan ada habisnya untuk merengguk birahi dengan Jannah, seo

udah ditebak, ingin menggalui Jannah dengan memakai kerudung. Perempuan itu pasrah saja saat disuruh untuk mengulum batang berurat m

ndai nian kau ini," ucap

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Membalas Penkhianatan Istriku
Membalas Penkhianatan Istriku
“"Ada apa?" tanya Thalib. "Sepertinya suamiku tahu kita selingkuh," jawab Jannah yang saat itu sudah berada di guyuran shower. "Ya bagus dong." "Bagus bagaimana? Dia tahu kita selingkuh!" "Artinya dia sudah tidak mempedulikanmu. Kalau dia tahu kita selingkuh, kenapa dia tidak memperjuangkanmu? Kenapa dia diam saja seolah-olah membiarkan istri yang dicintainya ini dimiliki oleh orang lain?" Jannah memijat kepalanya. Thalib pun mendekati perempuan itu, lalu menaikkan dagunya. Mereka berciuman di bawah guyuran shower. "Mas, kita harus mikirin masalah ini," ucap Jannah. "Tak usah khawatir. Apa yang kau inginkan selama ini akan aku beri. Apapun. Kau tak perlu memikirkan suamimu yang tidak berguna itu," kata Thalib sambil kembali memagut Jannah. Tangan kasarnya kembali meremas payudara Jannah dengan lembut. Jannah pun akhirnya terbuai birahi saat bibir Thalib mulai mengecupi leher. "Ohhh... jangan Mas ustadz...ahh...!" desah Jannah lirih. Terlambat, kaki Jannah telah dinaikkan, lalu batang besar berurat mulai menyeruak masuk lagi ke dalam liang surgawinya. Jannah tersentak lalu memeluk leher ustadz tersebut. Mereka pun berciuman sambil bergoyang di bawah guyuran shower. Sekali lagi desirah nafsu terlarang pun direngkuh dua insan ini lagi. Jannah sudah hilang pikiran, dia tak tahu lagi harus bagaimana dengan keadaan ini. Memang ada benarnya apa yang dikatakan ustadz Thalib. Kalau memang Arief mencintainya setidaknya akan memperjuangkan dirinya, bukan malah membiarkan. Arief sudah tidak mencintainya lagi. Kedua insan lain jenis ini kembali merengkuh letupan-letupan birahi, berpacu untuk bisa merengkuh tetesan-tetesan kenikmatan. Thalib memeluk erat istri orang ini dengan pinggulnya yang terus menusuk dengan kecepatan tinggi. Sungguh tidak ada yang bisa lebih memabukkan selain tubuh Jannah. Tubuh perempuan yang sudah dia idam-idamkan semenjak kuliah dulu.”