icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Takdir Cinta Palsu

Bab 2 Dalam Cengkeraman Kebencian

Jumlah Kata:699    |    Dirilis Pada: 05/02/2025

luar yang penuh harapan, yang sudah sangat jauh dari jangkauannya. Ia bangkit dari tempat tidur dengan perlahan, melihat sekeliling, dan merasakan kesepia

i ruang kerjanya atau ruang lain yang jauh dari jangkauan Adelina. Entah itu disengaja atau mem

dah terbiasa dengan ketidakpedulian yang ditunjukkan oleh keluarga Antonov. Bahkan para pelayan yang mengelilingi rumah itu tidak pernah me

ti suaminya hanya berakhir dengan kekecewaan. Rurik duduk di ruang makan dengan ekspresi yang dingin, matanya terfokus pada kert

Adelina bertanya, mencoba memecah keh

a. "Untuk apa? Kamu sudah tahu, bukan, bahwa kita ini bukan pasa

au yang melukai hati Adelina. "Aku hanya ingin me

nundukkan kepala, kembali fokus pada pekerjaannya. "Tida

a katakan, tetapi kata-kata itu terasa sia-sia. Rurik sudah memutuskan tempatnya, memutuskan pe

dirinya, tapi dia mulai melihat sisi lain dari Rurik. Meskipun hatinya dipenuhi dengan kebencian dan ketidakpercayaan, Adelina bisa merasakan ada kekuatan tersembun

g besar yang memisahkan mereka. Setiap detik berlalu terasa seperti beban yang semakin berat. Keinginan untuk memecahk

?" tanyanya dengan nada yang lebih rendah dari biasanya. "Kamu tid

Dia tidak bisa pergi begitu saja-terlalu banyak yang dipertaruhkan. Namun, perasaan yang bergelora di dalam dirinya mulai tumbu

sudah tahu jawabannya?" balas Adelin

tajam. "Karena aku ingin tahu

ang seharusnya menjadi suaminya tidak pernah melihat dirinya lebih dari sekadar alat untuk melanjutkan pernikahan yang tela

akdirnya tampak gelap, meskipun jalan yang dihadapinya penuh dengan k

perangkap dalam kehidupan ini, terjebak dalam pernikahan tanpa cinta yang p

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Takdir Cinta Palsu
Takdir Cinta Palsu
“Adelina Amara, seorang wanita muda dengan impian sederhana, mendapati dirinya terjebak dalam sebuah permainan takdir yang kejam. Dirinya dipaksa oleh bibinya untuk menggantikan posisi kakak angkatnya, Selene, sebagai calon istri untuk salah satu pewaris keluarga kaya, Rurik Antonov. Namun, saat Rurik menemukan bahwa Selene telah mengkhianatinya, pernikahan yang seharusnya dijalani dengan cinta, terpaksa digantikan dengan Adelina yang tidak memiliki pilihan lain selain menyerah pada takdirnya. Rurik, pria yang keras, dingin, dan penuh kebencian, berjanji tidak akan pernah mencintai Adelina. Namun, saat perasaan mereka mulai bercampur, keduanya terjebak dalam hubungan yang penuh kebencian dan keinginan tersembunyi. Keinginan untuk membalas dendam, kebohongan yang terpendam, dan ketegangan yang semakin meningkat menuntun mereka ke dalam jalan yang semakin gelap. Akankah Adelina berhasil menemukan kebahagiaannya? Atau adakah masa depan yang lebih kelam yang menanti keduanya?”
1 Bab 1 Takdir yang Terpaksa2 Bab 2 Dalam Cengkeraman Kebencian3 Bab 3 Kebohongan yang Terselubung4 Bab 4 Perasaan ragu mulai merayapi hati Adelina5 Bab 5 Tidur enggan datang6 Bab 6 Semua orang di sekitarnya tampaknya memegang rahasia7 Bab 7 Rurik belum menemui Adelina8 Bab 8 Keputusan yang baru saja dibuat bersama Rurik9 Bab 9 Adelina merasa seperti tersedak10 Bab 10 risiko yang harus mereka hadapi11 Bab 11 Menentang keluarga berarti kehilangan12 Bab 12 menuju jurang yang tak terlihat13 Bab 13 Menjembatani Kebenaran14 Bab 14 dunia yang penuh intrik15 Bab 15 tatapannya tajam dan penuh peringatan16 Bab 16 Suara tembakan itu menggema17 Bab 17 Keheningan mencekam18 Bab 18 Adelina berlari bersama Rurik19 Bab 19 dunia yang tidak mereka kenal20 Bab 20 Mereka berdiri di ruang yang hening21 Bab 21 hati Adelina terasa berat22 Bab 22 sosok yang selalu tampak tenang dan terhitung23 Bab 23 semakin mengikat mereka dalam sebuah perjanjian24 Bab 24 penuh amarah25 Bab 25 mendadak lenyap begitu saja26 Bab 26 Adelina dan Rurik terdiam27 Bab 27 kematian Gabriel28 Bab 28 fondasi realitas29 Bab 29 gambar itu bisa hidup30 Bab 30 Adelina tidak bisa berhenti memikirkannya31 Bab 31 pertanyaan yang harus kita temukan jawabannya