icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Skandal Cinta Pilot Angkuh

Bab 3 membawa sebotol air yang mereka kumpulkan

Jumlah Kata:1786    |    Dirilis Pada: 08/12/2024

tidak menawarkan kedamaian apa pun bagi Lara atau Ardan. Ketegangan di antara mereka s

antai. Tubuh tegap pria itu memancarkan kekuatan, tapi Lara tahu betul bahwa di balik s

ir yang mereka kumpulkan dari embun pagi. "Kamu terus-terusan

ukan tentang apakah dia peduli atau

h menyimpan semuanya sendiri. Kalau aku jadi kamu, aku tidak akan membuan

ura-pura tidak pedul

amu keras kepala, Lara. Tapi hati-hati. J

Bayang

yang tidak bisa dia isi. Lara mengingatkan dia pada Ayesha-wanita yang pernah dia cintai dengan sepenuh hati. Senyum Lara,

lembut Lara mem

beberapa langkah darinya. Wajahnya yang polos

a dengan nada dingin, mencoba

amu baik-baik saja," jawab La

h kepahitan. "Kamu pikir aku bisa baik

an. "Tapi aku juga tahu kamu lebih

Ardan tajam. "Kamu tidak

kamu selalu berusaha menjauhkan orang-orang, Ardan? Apa kamu ta

ngan bawa-bawa masa laluku,

hu kamu tidak ingin orang lain masuk ke dalam duniamu, tapi ak

ijelaskan. Dia ingin menolak gadis itu, ingin mengusirnya pergi, t

gerti," gumam Ardan akhirnya,

eduli, maka aku terima,"

gan yan

ipis, sementara cuaca menjadi semakin tidak menentu. Ketegangan di an

engan para penumpang, memberikan semangat, dan memastikan kebutuhan mereka terpenu

Lara. Tapi Lara tidak menyerah. Dia tahu ada sesuatu yang ha

i mencari Ardan. Dia menemukannya duduk sendirian

ri?" tanya Lara, duduk di sa

ap laut dengan mata kosong, seolah se

sampai kamu berbicara

rnya, suaranya rendah dan penuh kelelahan. "Aku bukan p

rdan," jawab Lara. "Aku hanya ingin k

"Kenapa kamu peduli padaku? Aku sudah memperlakukanmu denga

lembut. "Aku melihat seseorang yang hancur, tapi masih mencoba b

etak di bawah kata-kata Lara. Tapi dia tida

Aku tidak bisa memberikan apa pun pa

"Aku tidak butuh apa-apa darimu, Ardan. Aku hanya ingin kam

pada sebelumnya. Untuk pertama kalinya, dia merasa ada seseorang ya

linya, Ardan membiar

u tidak perlu menjadi kuat sepanjang waktu, Arda

dari perjalanan mereka-ini hanya awal dari sesuatu yang jauh lebih rumit dan penuh tantangan. Tapi untuk saat

samb

melawan luka batinnya dan bagaimana Lara mencoba mendekat meski dihadang dinding keangkuhan. A

tidak menawarkan kedamaian apa pun bagi Lara atau Ardan. Ketegangan di antara mereka s

ntai. Tubuh tegap pria itu memancarkan kekuatan, tapi Lara tahu betul bahwa di balik sem

ir yang mereka kumpulkan dari embun pagi. "Kamu terus-terusan

kan tentang apakah dia peduli atau t

h menyimpan semuanya sendiri. Kalau aku jadi kamu, aku tidak akan membuan

ura-pura tidak pedul

amu keras kepala, Lara. Tapi hati-hati. J

-

Bayang Ma

yang tidak bisa dia isi. Lara mengingatkan dia pada Ayesha-wanita yang pernah dia cintai dengan sepenuh hati. Senyum Lara,

lembut Lara mem

beberapa langkah darinya. Wajahnya yang polos

dengan nada dingin, mencoba m

amu baik-baik saja," jawab La

h kepahitan. "Kamu pikir aku bisa baik

an. "Tapi aku juga tahu kamu lebih

Ardan tajam. "Kamu tidak

kamu selalu berusaha menjauhkan orang-orang, Ardan? Apa kamu ta

gan bawa-bawa masa laluku, L

u kamu tidak ingin orang lain masuk ke dalam duniamu, tapi aku

ijelaskan. Dia ingin menolak gadis itu, ingin mengusirnya pergi, t

erti," gumam Ardan akhirnya, s

eduli, maka aku terima,"

-

gan yang

ipis, sementara cuaca menjadi semakin tidak menentu. Ketegangan di an

engan para penumpang, memberikan semangat, dan memastikan kebutuhan mereka terpenu

ara. Tapi Lara tidak menyerah. Dia tahu ada sesuatu yang haru

i mencari Ardan. Dia menemukannya duduk sendirian

ri?" tanya Lara, duduk di sa

ap laut dengan mata kosong, seolah se

sampai kamu berbicara

rnya, suaranya rendah dan penuh kelelahan. "Aku bukan p

rdan," jawab Lara. "Aku hanya ingin k

"Kenapa kamu peduli padaku? Aku sudah memperlakukanmu dengan

lembut. "Aku melihat seseorang yang hancur, tapi masih mencoba b

etak di bawah kata-kata Lara. Tapi dia tida

ku tidak bisa memberikan apa pun pada

"Aku tidak butuh apa-apa darimu, Ardan. Aku hanya ingin kam

ada sebelumnya. Untuk pertama kalinya, dia merasa ada seseorang yang

linya, Ardan membiar

tidak perlu menjadi kuat sepanjang waktu, Ardan.

dari perjalanan mereka-ini hanya awal dari sesuatu yang jauh lebih rumit dan penuh tantangan. Tapi untuk saat

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Skandal Cinta Pilot Angkuh
Skandal Cinta Pilot Angkuh
“Bagi orang di sekitarnya, Lara adalah gadis yang ceria, mandiri, dan selalu penuh semangat. Senyumnya yang lebar membuat siapa pun merasa hangat. Namun, tidak bagi Ardan Pradipta, seorang pilot tampan yang selalu terlihat dingin dan angkuh. Dia sangat membenci Lara, hanya karena senyumnya yang membuatnya mengingat sesuatu yang menyakitkan. Ardan merasa terganggu dengan kebahagiaan Lara yang seolah tak pernah ada ujungnya, sementara hidupnya penuh dengan luka dan kepahitan. Keangkuhan Ardan semakin nyata ketika mereka harus terjebak bersama dalam sebuah insiden yang membawa mereka ke sebuah pulau terpencil. Di sana, kebencian itu mulai luntur, digantikan oleh daya tarik yang tak bisa mereka hindari. Namun, di balik itu semua, ada seseorang yang menunggu Ardan di rumah-tunangan yang setia menanti kepulangannya. Akankah hubungan ini bisa bertahan, atau hanya akan menjadi sebuah skandal yang terpendam?”
1 Bab 1 membakar keduanya di bawah langit yang retak2 Bab 2 Api yang Membakar di Tengah Dingin3 Bab 3 membawa sebotol air yang mereka kumpulkan4 Bab 4 ada secercah harapan di tengah kegelapan5 Bab 5 Lara merasa bahwa semua usahanya tidak sia-sia6 Bab 6 tembok terakhir yang selama ini melindungi Ardan akhirnya runtuh7 Bab 7 Di Ambang Kehancuran8 Bab 8 Hancur, Tapi Tidak Lenyap9 Bab 9 menunjukkan bahwa dia tahu mereka telah memasuki babak baru10 Bab 10 bahaya yang lebih besar masih mengintai11 Bab 11 kekuatan yang tidak bisa diambil12 Bab 12 Pembalasan dalam Kegelapan13 Bab 13 namun sinarnya tampak suram,14 Bab 14 Kemenangan yang Penuh Pengorbanan15 Bab 15 Sebuah Rahasia yang Tersembunyi16 Bab 16 mengungkap rahasia besar yang telah lama disembunyikan17 Bab 17 Pertarungan yang Tak Terhindarkan18 Bab 18 Di tengah desisan angin dan ledakan api19 Bab 19 setiap ayunan senjata20 Bab 20 akan terus menyala21 Bab 21 Suasana kamp tampak lebih sepi22 Bab 22 mereka sudah memutuskan untuk memulai kembali23 Bab 23 alasan mereka untuk terus maju24 Bab 24 memberi mereka kesempatan kedua25 Bab 25 Setelah pertempuran26 Bab 26 memandang ke arah tenda-tenda yang berjejer rapi27 Bab 27 hanya bisa berdoa28 Bab 28 api cinta itu terus membara