icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Godaan Sang Mantan

Bab 5 Bertemu Kembali Dengannya

Jumlah Kata:1575    |    Dirilis Pada: 04/10/2024

*

enjadi tempat berkumpulnya seluruh keluarga besar setiap hari. Keluarga

xton, tidak pernah dibiarkan menginap di penginapan seperti hotel. Sebaliknya, pintu Mansion Bl

inap di Mansion Addison atau di kediaman Axel dan Clarissa, tergantung pada jadwal dan kebutuhan. Se

menatap sambil fokus pada layar ponsel yang dipegangnya. Dengan cermat, ia mengutak-atik layar canggih

ah berhasil terhubung deng

las suara dari

h lama pulang?" tanya Janee

kan pulang. Ada apa, Mom?"

Sebentar lagi adikmu akan tiba di bandara,

rina. Kalau aku yang pergi, sepertinya tidak akan keburu, Mom. Jaraknya cukup jauh, kasihan kal

itu. Akan Mom bicarakan dengan Morgan. Terima kasih

i telinganya. Ia kemudian melihat ke depan dan melirik sebenta

a. "Aunty, ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu? Terlihat seperti kau sed

nyuman, ia menjawab, "Ah, ya, Nak. Tadi aku baru saja berbicara dengan Ma

"Ada masalah apa, Aunty?" ta

putnya di sana. Aku berharap Rio bisa menjemput adiknya, tapi se

g sebelum akhirnya berkata, "Kalau bol

ini tidak merepotkanmu, Nak?" tanyanya sambi

jawabnya. Bagaimana mungkin ia tidak senang jika orang yang akan ia jemput adalah wanita yang dicintai

apkan, "Terima kasih, Nak, atas kes

mana kalau aku berangkat sekarang saja? Jam berapa M

ar ponselnya yang menyala, Janeeta beralih men

, aku akan segera pergi. Permisi, Aunty," ucap Wi

um, "Sekali lagi, terima kasih, N

ama, Aunty," sebelum bergegas menuju

kan mesin kendaraan. Dengan perasaan berdebar, Willem memacu mobil

dari pandangannya. Ia tersenyum, "Anak itu sangat baik dan sopan.

yang lalu putrinya Marina pernah menjalin hubungan de

sudah bertunangan dengan putra dari rekan bisnis suaminya. Mungkin, jika tidak

u akan segera menikah. Lagi pula, Luke tidak kalah baik dan sopan." Janeeta mendesah pendek, kemudian memu

*

lam bandara. Dengan langkah ringan, wanita cantik itu melangkah sambil menyeret koper

g di depan wajahnya. Dengan ibu jarinya, Marina m

rina bahwa sudah ada yang menjemputnya di bandara, t

setelah membaca pesan dari Ibunya. Kemudian, ia

terhenti ketika matanya terpaku pada sosok tampan

etika lemas. Bahkan kedua kakinya seperti jelly,

isik Marina dalam hati, pandangannya masih terpaku pada s

pandangannya ke arah lain dan melintasi Willem begitu

gap menahan lembut tangan kanan Marina, menyebabkan wani

a dan rindu yang bercampuran, "Lepaskan aku. Jangan sentuh ak

ngedarkan pandangannya ke sekitarnya, melihat orang-orang berlalu-

rina, "Aku tahu kamu tidak suka ak

ntas mengapa kamu da

. Aku sangat merindukanmu,"

ampan Willem, kemudian Marina mengalihkan pandangan

a berdesir ketika pandangan mereka bertemu. Apalagi sosok Willem yang sekarang jauh

kesal pada dirinya sendiri mengapa ia justru mengagumi perubahan Willem. Lelaki yang pernah m

Lelaki itu bergeming, tak menunjukkan tanda-tanda akan mengabulkan p

namun tak berhasil melepaskan

em sangat suka mendengarnya. Walaupun sebenarnya itulah panggilan biasa dari orang-orang te

llem tanpa peduli bahwa Marin

gan tujuan menjemputku, maka sekali lagi aku katakan, aku tidak mau ikut de

ikan bibir seksi wanita tersebut. Dia ingin meny

a akan membawamu ke Mansion Blaxton dengan selamat. Jadi, aku mohon, lupakan sebentar rasa bencimu padaku. Biar ak

Yang jelas, aku tidak mau berada dalam mobil yang sama dengan kamu. Dan jangan paks

nya, "Kamu ingin aku gendong?"

takan jarak antara dirinya dan Willem. Sedangkan tang

Kalau tidak, ikuti aku ke mob

l sang wanita yang tengah menatap

nya dari Willem. Lelaki itu mengangguk pelan seb

but tangan kanan Marina, sementara tangan yang lain menye

ihan selain mengikuti langkah Willem. Meskipun ada keragua

, kamu semakin menarik, membuat aku... semakin gila,'

itu," ucap Marina pelan, menyadari

andangi wajahmu," balas Willem sambil membuka pin

nyum hangat. Marina menatapnya sejenak sebelum ak

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Godaan Sang Mantan
Godaan Sang Mantan
“WARNING 21+‼️ (Mengandung adegan dewasa) "Ughh..." Marina melenguh sambil mencengkram pergelangan tangan Willem. "Sakit, Will." "Kamu mendesah barusan," bisik Willem. Marina menggigit bibirnya menahan senyum yang hendak terbit. Willem segera menegakkan punggungnya, menatap Marina dengan penuh cinta di bawah kendalinya. "Tapi sakit, jangan terlalu keras... ahhh," ucap Marina. Belum selesai ia berucap, tiba-tiba ia mendesah saat Willem menghentakkan pinggul dengan lembut. "Ahhh..." *** Seiring berjalannya waktu, Marina semakin yakin bahwa keputusannya untuk menghindari pertemuan dengan mantan kekasihnya, Willem Roberto, adalah langkah yang tepat. Luka yang dalam akibat keputusan Willem di masa lalu membuat Marina merasa hancur dan ditinggalkan begitu saja setelah ia menyerahkan segalanya kepadanya. Meski Marina berusaha sekuat tenaga untuk menjauhi Willem, takdir mempertemukan mereka kembali setelah tujuh tahun berpisah. Pertemuan ini tidak bisa dihindari, dan Marina pun merasa tergoda oleh pesona mantan kekasihnya. Walaupun hatinya masih terluka, Marina terbawa dalam nostalgia dan hangatnya kenangan masa lalu. Keduanya larut dalam kenangan manis dan berbagi momen intim di dalam kamar hotel. Willem terus menggoda Marina dengan daya tariknya yang memikat, membuat wanita itu sulit untuk menolaknya. Marina pun berada dalam kebimbangan, diantara kerinduan akan cinta yang dulu dan ketakutan akan luka yang mungkin kembali menghampirinya. Kisah cinta Marina dan Willem kembali terjalin, namun kali ini dipenuhi dengan ketidakpastian dan keragu-raguan. Marina harus segera memutuskan apakah ia akan terus terjebak dalam kenangan yang menyakitkan atau memilih untuk bangkit, memperbaiki diri, dan menempatkan kebahagiaannya di atas segalanya.”
1 Bab 1 Kepergok2 Bab 2 Kenangan Masa Lalu3 Bab 3 Keputusan4 Bab 4 Penyesalan Willem5 Bab 5 Bertemu Kembali Dengannya6 Bab 6 Bertemu di Bandara7 Bab 7 Momen Di Dalam Toilet8 Bab 8 Kesempatan Dalam Kesempitan9 Bab 9 Terjebak di Dalam Kamar Bersama Mantan10 Bab 10 Bercint4 Dengan Mantan11 Bab 11 Menyatu Kembali Dalam Kenikmatan12 Bab 12 Malam Panas Penuh Gairah13 Bab 13 Mengulang Penyatuan Hangat14 Bab 14 Lapar Setelah Bercinta15 Bab 15 Pernikahan Luke16 Bab 16 I Love You, Marina17 Bab 17 Kecurigaan Careen18 Bab 18 Menuju Pesta Bersama19 Bab 19 Biarkan Aku Saja Yang Berjuang20 Bab 20 Menginap Di Mansion Roberto21 Bab 21 Menahan Desàhań🔞22 Bab 22 Dewasa 21+🔞23 Bab 23 Pertengkaran Luke dan Vamela24 Bab 24 Pulang ke Los Angeles25 Bab 25 Kekesalan Marina26 Bab 26 Makan Malam Bersama27 Bab 27 Desahan Malam🔞28 Bab 28 Melanjutkan Yang Tertunda🔞29 Bab 29 Peringatan Dari Willem30 Bab 30 Foto Pernikahan 🔞31 Bab 31 Terbongkar32 Bab 32 Keseriusan Willem33 Bab 33 Permohonan Vamela34 Bab 34 Rencana Lamaran35 Bab 35 Marina Dicegat Oleh Luke36 Bab 36 Peringatan Untuk Luke37 Bab 37 Suasana Pantai Yang Tenang38 Bab 38 Wedding Day | Happy Ending