icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Godaan Sang Mantan

Bab 4 Penyesalan Willem

Jumlah Kata:1423    |    Dirilis Pada: 04/10/2024

*

on, New

L

ampannya terhempas ke sisi kanan, sebelum perlahan kembali menghadap ke arah

h, dan kekecewaan yang menyatu. Dada Clarissa terlihat naik turun dengan cepat akibat napasnya yang te

dengan kejamnya kamu meninggalkannya?! Kamu memutuskan hubungan dengannya hanya karena kesalahan yan

natap Clarissa den

begitu kejam?! Kamu... bahkan lebih brengsek daripada

ebih baik dari Axel! Tindakanmu terhadap

hu apa-apa, Will!" teriak Clarissa sambil

u

an keras dari Clarissa di rahangnya. Kemudian, ia mengangkat w

a kesalahan Marina terhadapmu?" lirih Clari

g mampu ia ucapkan. Apa lagi yang bisa ia katakan? Ia sungguh menyesali perb

a karena masalah yang bahkan tidak dimengerti oleh Mari

illem ikut merasakan luka yang sama. Sehingga ia akhirnya memutuskan hubungan de

menyesal setelah membuatnya merasa hina terhadap dirinya sendiri atas ulahmu? Kamu sunggu

Bayangkan. Bayangkan betapa sangat terlukanya kamu! Ayo, coba bayangkan!" teriak Clarissa, menc

mbil mundur menjauhi Clarissa, namun wanita

ka, dan..." Clarissa memberi jeda sejenak sebelum melanjutkan, "itu adalah apa yang akan di

a. Aku berjanji," ucap Willem den

lalu merayu agar dia mau memaafkanmu dan kembali bersamamu?" Clarissa menggeleng pel

lalu menolak. Aku tidak berani memaksa karena aku khawatir dia akan menyakiti dirinya sendiri. Aku mohon... aku mohon, Cla, tolong bantu aku k

ohon jangan ulangi lagi. Jangan ganggu dia lagi, karena sebentar lagi dia akan menikah. Biarkan dia ba

kan kepala tanda tidak setuju, menunjukkan keteguhan

egas, memberikan jeda sebentar sebelum mengangguk pelan. "Tapi semoga Marina tetap teguh pada prinsipnya. Dia akan menikah dengan Luke dan melupakanmu s

n melangkah pergi, meninggalkan Willem de

a, hari ini akhirnya Willem memutuskan untuk menceritakan

larissa marah hingga ia melancarkan

a inilah sebabnya Marina selalu menolak untuk ikut merayakan

hkan ketika kakaknya mengadakan pesta peringatan hari jadi ya

nya agar tidak menimbulkan kecurigaan, meskipun dalam hati mereka me

merasa sedih saat membayangkan betapa hancurnya hati Marina. Kemudian, Clarissa merasa b

p Marina karena masalah rumah tangga yan

memundurkan langkah dengan langkah lemah menuju sofa yang terle

p kedua matanya. Dengan kedua tangan, ia mengusap wajahnya d

mbali bersamaku,' batin Willem. Terdengar egois, dan dia menyadarinya. Namun, Willem tidak memperdulikan hal itu. Baginya

k terus menghindari dirinya. Apalagi kabar bahwa wanita cantik itu akan segera meni

kan sanggup menerima kenyataan tersebut. Bahkan, dia merasa bahwa tindakan lebih nekat mungkin perlu

akan mencoba menyentuh hati Marina dengan penuh kelembutan, mes

*

Ange

eras untuk mengantarnya ke bandara karena hari ini Marina akan berangk

Marina dengan kedua tangan lebarnya. Ia menatap lekat sambil tersenyum. Sebagai pria yang normal, L

ut menemanimu," ucap Luke deng

amu sangat sibuk. Dan lagi pula, aku

memagut bibir kenyal Marina, dan wanita itu pun membalas ciuman tersebut. Hub

jak saliva di permukaan bibir Marina sebelum melab

di tempat sambil menatap punggung sempit Marin

a mendesah pelan sambil menggelengkan kepala, lalu membalikkan tubuh

an di kursi pesawat. Dengan dagunya ditopang, ia

a pria yang telah membuat hatinya hancur berkeping-keping. Setelah enam tahun

p dia tidak egois kali ini. Semoga setelah dia mengetahui kedatangank

itu malah mengharapkan pertemuan ini sebagai awal dari kesempatan kedua yang akan dia kejar nantinya. Keduanya memiliki hara

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Godaan Sang Mantan
Godaan Sang Mantan
“WARNING 21+‼️ (Mengandung adegan dewasa) "Ughh..." Marina melenguh sambil mencengkram pergelangan tangan Willem. "Sakit, Will." "Kamu mendesah barusan," bisik Willem. Marina menggigit bibirnya menahan senyum yang hendak terbit. Willem segera menegakkan punggungnya, menatap Marina dengan penuh cinta di bawah kendalinya. "Tapi sakit, jangan terlalu keras... ahhh," ucap Marina. Belum selesai ia berucap, tiba-tiba ia mendesah saat Willem menghentakkan pinggul dengan lembut. "Ahhh..." *** Seiring berjalannya waktu, Marina semakin yakin bahwa keputusannya untuk menghindari pertemuan dengan mantan kekasihnya, Willem Roberto, adalah langkah yang tepat. Luka yang dalam akibat keputusan Willem di masa lalu membuat Marina merasa hancur dan ditinggalkan begitu saja setelah ia menyerahkan segalanya kepadanya. Meski Marina berusaha sekuat tenaga untuk menjauhi Willem, takdir mempertemukan mereka kembali setelah tujuh tahun berpisah. Pertemuan ini tidak bisa dihindari, dan Marina pun merasa tergoda oleh pesona mantan kekasihnya. Walaupun hatinya masih terluka, Marina terbawa dalam nostalgia dan hangatnya kenangan masa lalu. Keduanya larut dalam kenangan manis dan berbagi momen intim di dalam kamar hotel. Willem terus menggoda Marina dengan daya tariknya yang memikat, membuat wanita itu sulit untuk menolaknya. Marina pun berada dalam kebimbangan, diantara kerinduan akan cinta yang dulu dan ketakutan akan luka yang mungkin kembali menghampirinya. Kisah cinta Marina dan Willem kembali terjalin, namun kali ini dipenuhi dengan ketidakpastian dan keragu-raguan. Marina harus segera memutuskan apakah ia akan terus terjebak dalam kenangan yang menyakitkan atau memilih untuk bangkit, memperbaiki diri, dan menempatkan kebahagiaannya di atas segalanya.”
1 Bab 1 Kepergok2 Bab 2 Kenangan Masa Lalu3 Bab 3 Keputusan4 Bab 4 Penyesalan Willem5 Bab 5 Bertemu Kembali Dengannya6 Bab 6 Bertemu di Bandara7 Bab 7 Momen Di Dalam Toilet8 Bab 8 Kesempatan Dalam Kesempitan9 Bab 9 Terjebak di Dalam Kamar Bersama Mantan10 Bab 10 Bercint4 Dengan Mantan11 Bab 11 Menyatu Kembali Dalam Kenikmatan12 Bab 12 Malam Panas Penuh Gairah13 Bab 13 Mengulang Penyatuan Hangat14 Bab 14 Lapar Setelah Bercinta15 Bab 15 Pernikahan Luke16 Bab 16 I Love You, Marina17 Bab 17 Kecurigaan Careen18 Bab 18 Menuju Pesta Bersama19 Bab 19 Biarkan Aku Saja Yang Berjuang20 Bab 20 Menginap Di Mansion Roberto21 Bab 21 Menahan Desàhań🔞22 Bab 22 Dewasa 21+🔞23 Bab 23 Pertengkaran Luke dan Vamela24 Bab 24 Pulang ke Los Angeles25 Bab 25 Kekesalan Marina26 Bab 26 Makan Malam Bersama27 Bab 27 Desahan Malam🔞28 Bab 28 Melanjutkan Yang Tertunda🔞29 Bab 29 Peringatan Dari Willem30 Bab 30 Foto Pernikahan 🔞31 Bab 31 Terbongkar32 Bab 32 Keseriusan Willem33 Bab 33 Permohonan Vamela34 Bab 34 Rencana Lamaran35 Bab 35 Marina Dicegat Oleh Luke36 Bab 36 Peringatan Untuk Luke37 Bab 37 Suasana Pantai Yang Tenang38 Bab 38 Wedding Day | Happy Ending