Crazy Love
an penuh bahagia dan penuh semangat ya
mencoba mendekatinya. Adelia sangat tak suka hal itu. Bagi Adelia hatinya sudah terkunci rapat dan ia tak bisa membukanya lagi. Bukan karena sudah ada o
Semoga kamu bisa ketemu sama yang b
erkat doa dan dukungan kamu. akhirnya aku
-mudahan doaku yang lainnya akan segera terkabul ya. Kam
knya enggak mungkin terkabul Din
ana kalau seandainya ada lelaki yang bisa nerima kamu apa adan
: Eng
-lakinya itu tulus Del, dia sayang sama
ena aku ngasih dia bekas orang lain. Aku enggak bisa kayak gitu Din. Udah ya jangan pernah bahas hal ini lagi. Semuanya bakal percuma ka
n Andini –sahabatnya. Adelia mengirimkan bany
adanya. Andini selalu berharap Adelia akan bisa menemukan ke
a terpaksa harus mau menjadi kambing conge kalau Andin sedang jalan sama pacarnya,
ng sempat dipikirkan oleh Adelia, baru masuk kerja aja udah langsung ada yang naksir. Namanya Tito. Tampangnya lumayan. Dilihat
ya?" tanya seseor
yang udah ketauan naksir
awab sih? Apa j
nak baru. Ingat ya, kita enggak ada senior junior. Kita di
tau dia aja, kalau dia harus rapihin mejanya. So
i pusat? Ada audit
orang pusat di hari pertamanya kerja, tiba-tiba saja ada seseorang ya
CEO-nya langsung yang turun tangan, tapi untuk jaga-jaga ada baiknya kalau kita m
Betul," j
au ada orang baru, dia harus memperkenalkan d
kenalkan diri k
il aja Adel. Semoga kalian semua sabar ya b
del ak
del ak
inda y
ling cakep disin
mu ada kesulitan dalam pekerjaan, kamu bisa nanya sama tema
kalau saya banyak nanya," balas Adelia
eliapikirkan. Semuanya ternyata sangat baik dan sudah baga
nggil saya Pak! Panggil a
denger yang lain manggilnya Mas akhirnya Adeli
oleh CEO kita yang akan datang hari ini. Kemungkinan beliau akan meminta satu orang dari kita untuk menjadi asistennya. Dan saya harap kalian semua sud
n sulit. Bagiamana enggak sulit, Adelia harus jadi asisten CEO pusat yang pastinya killer. Gerak-ger
n bukan Pak CEO langsung yang a
i ngawasin seminggu di sini itu udah pasti beliah. Kenapa?
Mas, cuman
nti habis istirahat jadi Mas Agus memutuskan untuk team kami beker
datang dan bilang bahwa orang pusat sudah tiba di kantor mereka. Benara-benar kejutan banget, tapi
ke dalam ruangan. Semua orang menunduk tak ada yang berani mengangkat kepala. Termasu
a hasil pekerjaan team kami dan
au sekarang bagian team kamu yang harus menjadi asisten
, Dinda, Dodo dan Wina. Saya jamin semua staf saya bisa Bapak andalkan!" Dengan tegas
annya staf di sini ada 5 orang? Atau mungk
staf yang satu itu adalah staf baru. Harini dia baru masuk, namanya Adelia. Saya e
team kamu sendiri? Bukankah kamu yang sudah merekrutnya se
kan Bapak jika asisten selama bapak berada disini belu
nti orang jika dia akhirnya hanya merepotkan saya. Kamu percaya kan sama saya? Saya mau secara langsung
eh CEO pusat. Jujur bukan karena Adelia tak mampu, tapi karena Adel
n ia mulai mengangkat kepalanya dan Adelia benar-benar sangat terkejut sa
tiga tahun lalu sudah tidur dengannya. Adelia mungkin lupa namanya dan lupa jabat
ntuk Adelia. Tentu saja adelia tidak bisa mengabaikannya apalagi menolaknya. Adelia tak punya a
engikuti langkah Mas Agus yang m
O, Mas Agus langsung pamit dan menin
lia saya tinggalkan di sini. Semoga dia
rcaya sama kemampuan Pak Agus dalam memilih orang. Enggak mun
um senang saat mendapa
ah Aditya yang sedang menegecek CV milik Adelia yang sudah di berikan oleh Mas Agus. Sepertinya dia mulai mengen
ernah bertemu sebelu
ya P
rnah ket
kita!" jawab Adel penuh dengan kebohongan dan ia harus berpura-pura ta
kamu. Kamu Seperi seseorang yang dulu pernah say
h,"pikir Adelia. "Tapi Syukurlah dia tidak mengenaliku. Jadi ak
untunglah hal itu tidak terjadi. Sekarang Adelia hanya harus melanjutkan kebohongannya dan terus berp
ak salah ora
saya. Kemana pun saya pergi kamu harus ikut dan kamu tidak boleh datang ter
inggal di hotel
ya
iperlihatkan olej wajah itu. "Kamu gak usah mikir macem-macem, kita
Bapak? Kenapa enggak saya tinggal di kostan saya aja! Kosta
ernegosiasi dengan kamu, tapi saya sedang memerintah k
" jawab Ad
a saja yang kira-kira kamu butuhkan selama satu Minggu kamu berada di se
boleh pulang
kamu?" pinta Aditya. "Jangan salah paham, saya min
a ragu, apa mungkin Aditya lagi berpura-pura tak mengenal
kembali merasa penasaran tentang kejadian tiga tahun lalu. Aditya memang tak secara langsung mengenali Adelia, tapi Aditya merasa Ad
ambu