icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ferris wheel : Bianglala Percintaan Para Pewaris

Bab 4 4. Bisakah aku tetap jadi kekasihmu

Jumlah Kata:1876    |    Dirilis Pada: 24/04/2024

kuan Leo. Namun Leo tak jadi membawa Lista menuju apartemennya karena wajah Lista yang memuc

pujaan hati. Bahkan Lista sampai rela bolos sekolah demi menemui

adis ribut dengan resepsionis yang mendapati keberadaan

sampai bawah. Ganteng juga k

engangkat sedikit wajahnya untuk bicara dengan

a. Namun seketika otaknya berputar pada kejadian saat Leo menerima p

berkerut dan bibirnya mel

kasih yang L

bercerit

g semua. Faktanya Leo tak pernah mengakui Lista sebagai kekasihnya. Apalagi mengakui Lista sebagai yang tercantik. Ia

diukur tingginya, hanya 150 cm. Begitu jauh di atas Leo yang tinggi

sta mengangguk cepat. "Kau tahu k

g karyawan bukan? Dia mengatakan padaku

sionis yang kini me

suka baca

onton Upin Ipin. Botak k

tawanya jika ia tak mengingat

kan ke ruangan Keka

memberi kode agar resepsionis itu Berhenti

an Denis. Ia menatap Denis sedikit mendongak

? 18

ngsung terhenti. Ia melirik kesal gadis yang ada di sampingnya. Ia

gimu?" Tanya

-ak

a k

h pas sebagai ukuran gadis cantik, ideal dan Indonesia tulen. Jadi untuk

menyadari Leo

o, tinggi Leo ideal denganku." Jawab Lista sekenanya membuat Denis t

nis, "Kenapa? Kau berdebar? Apa setelah

ni bukan hati yang murahan. Jadi jangan berpikir aku akan memilihmu dan meninggalkan Leo. B

is merangkul pundak Lista erat dan lagi-lagi itu mengagetkan gadis tersebut. Lista mencoba memberontak agar Den

di ruangan pertama tersebut langsung melirik ke arah mereka. "Hai semua. Apa Leo sudah datang?" Tanya Denis sembari mengedarkan pandangannya dan s

n mendapati Leo sedang memeriks

erdiri di depannya. "Apa dia kekasihmu? Dia ribut dengan resepsionis di bawa

r." Ucapnya menyapa Leo. Denis mengulum senyum. Melihat dari reaksi terke

Lista. "Bahkan ukuran kepalamu sangatlah kecil.

merasa tersinggung mendengar ejekan p

akukan body shaming? Apa kalian merasa kalian sudah sempurn

kepala Lista. Mendadak Denis merasa bersal

kukan body shaming. Lalu apa denganmu yang mengata

mengatakan

ya seperti itu. Ti

iaknya kesal. Denis terbatu

asih SMA?

ing penanya sedikit keras lalu berdiri. Ia melangkah me

" Tanya Leo dengan r

agian dari FW

yeringai. "Kau bilang kau adalah pacarku, jad

mu. Justru setelah tahu akan membuat aku insecure te

is sepertimu yang datang ke sini

Bahkan kau pernah menciumku." P

mbola menatap Leo. Fakta apa lagi ini yang ia dapatka

atapnya. Seolah tatapan Denis menerang

p ciuman itu sebaga

, aku belum pernah melakukan hal itu dengan

nyak karangannya." Gumam Le

an sebuah karangan. Aku dipungut setelah dibuang oleh kedua orang tuaku. aku dibawa oleh seorang laki-laki baik nam

un tidak untuk kali ini. Karena Leo juga ikut terkejut.

sosok Leo sebenarnya dan matanya tertuju pada papan nama yang terletak di ata

TUR U

mantyo

uju cepat pada Leo. Ia terkejut bahk

?" Ucapnya sambil menunj

Dan pria yang menyeret mu ke sini adalah sepupuku dan juga menjadi salah satu pewaris dari bisnis FW Company. Sebagai se

a justru tidak merasa takut sama sekali. Ia tersenyum lalu men

gan menyentuhku!

h kekasihku a

g menjadi

iskinkan keluarga Metha. Aku tahu kamu bukan orang jahat. Kalau kamu orang jahat, pasti kamu sudah biarkan aku disiksa oleh Metha saat itu. Tapi faktanya kamu meno

rjanya. Di sana Angga berdiri dengan tatapan bingung. Ia melangkah mendekat dan menatap

yok melihat gerak mulut Denis ya

an Lista. Namun di posisinya berdiri, Lista mencoba unt

lian teman-temanku yang kaya raya di sekolah tersebut. Namun beberapa hari yang lalu, saat aku hendak kembali di bully, aku melihat keberadaan Leo ada di sek

na. Saat aku melihat Leo, aku mengejarnya dan meminta bantuannya. Dan dia menolongku. Dari sana aku tahu, jika tak semua orang kaya itu jahat. Aku berterima kasih padanya. Berkat ancamannya pada Metha, gadis itu dan teman-temannya tak berani membullyku lagi. Hidupku sudah aman, tentram dan damai bebera

a kasih padamu Leo karena sudah membantuku. Tapi ak

h menahan tangis. Ia bahkan sesekali menengadah ke atas untuk menghalan

aku berair." Ucapnya sembari bercanda. Dan sialnya

dah membawaku masuk ke sini. Berkatmu, aku bisa berterima kasih secara

nya sampai aku lulus dan keluar dari sekolah itu. Aku tak mau pikiranku lelah dan diriku mati di tanganku sendiri." Lagi-lagi air mat

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka