icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Masa Puber Naldo

Bab 3 Kehujanan

Jumlah Kata:1063    |    Dirilis Pada: 16/02/2024

, seperti biasa pemandangan segar selalu terlihat, wanita muda yang berstatus M

p Mami seksinya Erju itu memp

at rahasianya menoropong, mengamati sekitar

hat Mami Erju, dari pada meneropo

rlihat Do, kita

ma-sama bisa mendengarkan suara, baikny

hujan, Naldo pun buru-buru ijin, biar gak kehujanan, handphone di t

a tetap menggayuh sepedanya menuju rumah. Derasnya hujan mengguyur badannya, basah kuyup. Lokasi perumahan elite, jalannya luas,

duh dibawah posnya segera berlari mem

Mas Naldo?" t

g langsung deras, malas

ng tamu menunggu tuan mudanya, padahal sudah di hubungi ponselnya,

n, deras banget lagi" seru Bi' Onah yan

Bi' malah s

uh yang basah menuju ke kamar mandi di bawah, setelah

nti pakaian, Bi' Onah membawakan

ak di rumah mas Erju dulu, baru sete

hujannya turun langsung dera

sik Naldo mengkhawatirkannya,

i jam 10 baru tidur, hari sudah maghrib, Naldo belum turun, Bi' Onah menitip pesan ke Yani "Yani, nanti kalau Mas Naldo belum turun, kamu antarin makanan

a B

Bi' Onah buat jagain mas Naldo

embawakan makanan sesuai pesan Bi' Onah, didalam kamar se

membantunya makan, "Perlu dipa

hujan meriang, nanti juga baikan"

in dikamar ini g

, kebetulan sebelum naik keatas, Yani

ngiin" uc

hanya menambahkan selimut "Ac

kin Naldo dingin" ucap tu

memeluk tuan mudanya, dari belakang, terasa kenyal

i belakang, Naldo tak berani menghadap ked

sia 10 tahun, Mas Naldo juga kedinginan setelah berenang dan kehuja

aknya bekerja memikirkan hal mesum

hangat Mas?" t

terus ya, sampai Naldo t

ab Yani yang menyayangi

memejamkan mata, hanya diam merasakan kehang

n dengan sekarang, dengan badan yang semakin besa

dengan dekapan yang hangat, tak melepaskannya.

erlahan dan keluar da

kondisi tuan mudanya sudah baikan seperti semula, ke khaw

etrika pakaian, berta

am kamu kasih obat a

minum jamu madu ha

a gak mau, sudah gede katanya" ung

enuju meja makannya, menyantap mak

i naik ingin menyusun pakaian dilemari,

as Naldo, sudah e

layar ponselnya, yang sebenarnya malu melihat

tuan muda, "Kalau mas Naldo kedinginan atau kesepian sebelum tidur, mau dit

jika Yani yang memeluknya dari depan, mun

kamar Naldo, sebelum sampai di pintu kama

ampiri tua

Naldo pengen dipeluk lagi Nanti malam, Naldo kangen

tidur, Mbak naik ke sini ya

sedikit longgar dan tipis berwarna putih, dan di semprot de

pian dan butuh sentuhan kasih sayang, yang berbed

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Masa Puber Naldo
Masa Puber Naldo
“Kisah Remaja yang beranjak dewasa, di tinggal sejak kecil, berasal dari keluarga konglomerat, memiliki asisten rumah tangga yang menyayanginya seperti anak sendiri, karena merawat sejak bayi, ayahnya seorang yang sangat baik, tetapi kesibukan luar biasa membuat jarang memiliki waktu untuk Naldo. Tuan Anggoro nama ayah Naldo, tidak ingin menikah lagi, tetapi Naldo ingin Ibu, oleh karenanya tuan Anggoro meminta Naldo memilih ibu untuknya. Naldo menyukai wanita dalam mimpinya, berkali-kali dia memimpikan wanita itu, suatu saat dia menemukan wanita dalam mimpinya, walaupun berbeda usia Naldo mengejarnya dan mengatakan cinta pada wanita dalam mimpinya itu.”
1 Bab 1 Awal Mula kenakalan Naldo2 Bab 2 Ana Pulang Kampung3 Bab 3 Kehujanan4 Bab 4 Yani Akhirnya Basah5 Bab 5 Widuri Gagal Total6 Bab 6 Masuk Sekolah Lagi7 Bab 7 Anggoro menemui Sarah8 Bab 8 Bertemu Wanita Dalam Mimpi9 Bab 9 Pertemuan Langsung Dengan Salma10 Bab 10 Naldo Datang Ke Apartemen Salma11 Bab 11 Makan Malam Pertama12 Bab 12 Makan Malam Pertama Naldo dan Salma13 Bab 13 Angela Bisa Menebak Dengan Benar Sikap Tante Salma Terhadap Naldo14 Bab 14 Naldo Mengutarakan Isi Hatinya15 Bab 15 Curahan Hati atau Logika16 Bab 16 Naldo di Tolak Salma17 Bab 17 Mulai Di Awal SMA18 Bab 18 Makin Dekat Dengan Freeya19 Bab 19 Bermain Bersama Di Kamar Apartemen20 Bab 20 Pikiran Nakal Terlintas21 Bab 21 Akal Naldo dan Keinginan22 Bab 22 Lidya Lebih Cantik23 Bab 23 Bersama Dua Gadis Cantik24 Bab 24 Dada Siapa Yang Lebih Besar25 Bab 25 Ya Sudah, Pegang Saja26 Bab 26 Lembut dan Indah 27 Bab 27 Bonus Buat Naldo28 Bab 28 Sedikit Lagi29 Bab 29 Belah Duren30 Bab 30 Belah Duren Part 231 Bab 31 Belah Duren Part 3 dengan Lidya32 Bab 32 Bermain dan Menginap di Hotel Bertiga33 Bab 33 Menikmati Hari Bersama Dua Gadis Cantik34 Bab 34 Naldo Mengetahui Masa Lalu Freeya35 Bab 35 End36 Bab 36 Sampingan Sebelum Freeya Datang