icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tambatan Hati

Bab 4 Kakak Cantik

Jumlah Kata:1157    |    Dirilis Pada: 27/08/2023

kan h

rena ada rapat penting. Padahal dia tahu jika hari in

ekolah untuk mendampingi anak-anak mer

ng tua mereka, karena pihak sekolah akan memberikan h

ai rapat nanti, dia akan langsung ke se

aman, karena bi Ijah hanya bisa mengantarnya saja,

ng sudah berkaca-kaca karena mengingat bahwa ayahnya sudah berjanji akan datang untuk me

ji mau datang," gumam Aarav sambil mengusap ai

menghampiri dan menyapa Aarav. "Kenapa kamu masih duduk di

noleh ke arah wanita muda yang

anita muda itu ketika melihat mata Aa

ik bertanya sambil kemba

ersenyum manis seraya mengulurkan tan

rasakan oleh Aarav saat ini. Dia melihat sosok Mey yang cantik dan juga sangat ramah,

arav," uc

g. Jadi, kita sekarang adalah teman, oke!" Mey dengan

alan dengan Kakak yang cantik," ucap Aarav

lebih senang bisa mengenalmu," balas Mey sambil menangkup waja

eman-temanmu sudah masuk ke sana," ajak Mey seraya b

yah sudah janji mau datang menemaniku,

sedih. Mey pun duduk lagi, lalu mengu

i mana ayahm

tapi ayah sudah janji akan datang." Aarav me

a ibumu juga sedang bekerj

. "Ibuku ... Aku tidak punya ibu," jawab Aarav melirih, lalu

s Mey seketika memudar. Gadis itu merasa sangat bersalah dan me

a kalau kakak yang nemenin Aarav sampai acaranya selesai? Apa Aarav mau?" imbuhny

menemaniku?" tanya

Mey menjawab

tik," jawab Aar

dari tempat duduknya dan mengulurkan tangan ke arah Aarav, dan

bersama dengan bergande

ahulu, kemudian dia menyapa dan menyalami kepala

hwa dia akan duduk bersama Aarav untuk menema

ah juga para guru, Mey menghampiri Aarav,

arena ada kakak di sini yang nemenin Aarav,

at senang sekali bisa bersama Kakak,"

acara pu

ormati para guru dan juga para wali murid, serta anak-anak TK Bang

ma berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena dengan rahmat-Nyalah kita semua bis

n dan membacakan susunan acara, pembawa acara terseb

kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena pada hari ini kita semua dapat mera

n bahagianya saya kini, karena sekolah kita masih tetap bertahan sebagai lemb

a acara inti yaitu pentas seni, persembahan teater dari guru dan murid serta pembacaan

semua, yaitu pemberian hadiah bagi murid-murid yang berprestasi!" seru pembawa

kan nilai memuaskan adalah ...." Pembawa acara it

bawa acara tersebut

nyambutnya dengan tepuk t

kamu," puji Mey, lalu meraih tangan Aarav dan mengajakny

ucap bocah kecil itu, kemudian menggenggam ta

k ke panggung untuk menyera

," ucap ibu kepala sekolah memberi selamat serta doa dengan pe

," balas Aarav sambil menerima th

erus bertepuk tangan karen

sayang kepada bocah kecil itu, kemudian menyerahkan ponselnya pada fotog

g fotoin ya

k, M

tangan satunya memegangi thropy bersama Aarav, kem

.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tambatan Hati
Tambatan Hati
“Reynand Arya Wijaya, bukan duda biasa. Di usia 28 tahun, dia sudah merasakan pahitnya cinta, pengkhianatan, dan kehilangan kepercayaan. Empat tahun lalu, Reynand menikahi mahasiswi di kampusnya karena tanggung jawab. Dia berjuang dari nol, rela kehilangan segalanya demi keluarga kecilnya, tetapi yang dia dapat hanyalah luka. Istrinya pergi bersama pria lain, meninggalkan bayi berusia sepuluh bulan dan seorang pria muda yang bersumpah tidak ingin mencintai lagi. Kini, Reynand hidup hanya untuk anaknya. Dia sukses, mapan, tetapi hatinya tetap kosong, sampai seorang guru TK bernama Amanda Mey Diana muncul di hidupnya. Wanita itu bukan hanya membuat putranya tersenyum lagi, tetapi juga mulai menghancurkan dinding hati yang selama ini Reynand jaga rapat. Cinta di antara mereka seharusnya mustahil, tetapi saat Mey memeluk anak kecil itu dengan tulus, Reynand tahu, hatinya mulai kalah lagi. Sebuah kisah tentang cinta kedua, luka lama, dan pria yang belajar membuka hati, untuk cinta yang kali ini, benar-benar dia pilih.”
1 Bab 1 Amanda Mey Diana2 Bab 2 Pertemuan Pertama3 Bab 3 Masih Membekas4 Bab 4 Kakak Cantik5 Bab 5 Pertemuan Kedua6 Bab 6 Terpesona7 Bab 7 Hanya Mimpi8 Bab 8 Pertemuan Ketiga9 Bab 9 Neneknya Aarav10 Bab 10 Cerita Masa Lalu11 Bab 11 Kagum12 Bab 12 Pingsan 13 Bab 13 Andai14 Bab 14 Om Beno15 Bab 15 First Kiss16 Bab 16 Bertemu Mantan17 Bab 17 Ibu18 Bab 18 Kecewa 19 Bab 19 Mencarinya20 Bab 20 Kediaman Pak Teja21 Bab 21 Kesalahpahaman22 Bab 22 Kesal Aleena23 Bab 23 Berusaha Melupakan