the_rain
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita the_rain
Tambatan Hati
Romantis Reynand Arya Wijaya, bukan duda biasa.
Di usia 28 tahun, dia sudah merasakan pahitnya cinta, pengkhianatan, dan kehilangan kepercayaan.
Empat tahun lalu, Reynand menikahi mahasiswi di kampusnya karena tanggung jawab. Dia berjuang dari nol, rela kehilangan segalanya demi keluarga kecilnya, tetapi yang dia dapat hanyalah luka.
Istrinya pergi bersama pria lain, meninggalkan bayi berusia sepuluh bulan dan seorang pria muda yang bersumpah tidak ingin mencintai lagi.
Kini, Reynand hidup hanya untuk anaknya. Dia sukses, mapan, tetapi hatinya tetap kosong, sampai seorang guru TK bernama Amanda Mey Diana muncul di hidupnya.
Wanita itu bukan hanya membuat putranya tersenyum lagi, tetapi juga mulai menghancurkan dinding hati yang selama ini Reynand jaga rapat.
Cinta di antara mereka seharusnya mustahil, tetapi saat Mey memeluk anak kecil itu dengan tulus, Reynand tahu, hatinya mulai kalah lagi.
Sebuah kisah tentang cinta kedua, luka lama, dan pria yang belajar membuka hati, untuk cinta yang kali ini, benar-benar dia pilih. Anda mungkin suka
Gairah Liar Dibalik Jilbab
Gemoy Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku.
''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur.
''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur.
lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman.
''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku.
jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi .
Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri.
''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga.
Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku.
''Jangan nak... ibu mohon....
Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat.
Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............
Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat!
Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar.
Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar.
Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!"