icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Nirmala Cinta

Bab 6 Beban Keluarga

Jumlah Kata:1113    |    Dirilis Pada: 24/08/2023

" Nada ketus sang ibu tida

tinggal di sini," ka

bisa menerima perceraian sang putri dan Hadi yang tidak bisa membela kebahagiaan putri sulungnya saling berdiri dengan a

menerima putri yang tidak menuru

perkataan ibunya, hingga tidak ada ruang

hidup bahagia padahal aku tidak pernah dikasih uang belanja, aku hanya menjadi budak hasrat su

tidak menduga jika putrinya akan menyerang dirinya dengan s

nyerang yang menjadi pusat kehidupan ibunya yaitu harga diri dan keangkuhan. Selama ini, Tina hidup deng

engungkap fakta betapa malang hidupku yang menikah dengan Angga

ngan perkataanmu!" kata Tina

ahwa selama proses perceraian hingga aku bisa hidup mandiri, dan aku juga bisa menunjukkan bukti kalau Angga sudah menikah kembali sebelum

idak akan p

engan fakta yang tidak dapat dide

a siapa kelu

pa

aian aku tinggal di rumah Zahwa h

ngatkan ibu, kalau tetangga Zahwa juga kenal den

erta sikap jujur dan disiplin pria yang kini telah pensiun sebagai pegawai negeri tersebut membuat ayah Zahwa disegani bukan hanya di

ia untuk menghadapi orang tuanya. Bukan uang yang harus diberikan pertama kali melainkan kepastian bahwa jika ibu Aulia tidak

etakutan terlihat jelas di sorot mata ibunya, Aulia dapat membayangkan apa yang se

pilihan lain untukku kembali ke rumah Zahwa, untuk sementara tinggal di

a dan keluarganya!" Nada tegas

tetapi, saat ia mendengar sang putri tinggal di rumah keluarga lain saat mengalami kesulitan cukup mengusik hati nurani dia sebagai ayah. Dia yang

membeli rumah, dan juga untuk menjaga aku dari fitnah yang tidak mend

putrinya tinggal bersama mereka adalah melindungi Aulia dari fitnah. Akan tetapi, tidak denga

tinggal di sana malah bisa mengundang fitna

enang karena memiliki alasan untuk tetap tinggal di kos-kosan, jika ibu l

tap tidak boleh tinggal di s

dak

sini," kata Hadi bersa

" prot

embiarkan Aulia kembali

, aya

an apa kau tidak sungkan dengan ayahnya Zahwa?!" k

terucap dari suaminya. Pada akhirnya ia pun memutuskan hal

dak lagi menjadi beban keluarga, bertanggung jaw

a Aulia dengan ha

semua kebutuhan dia sendiri dengan bekerja sebagai buruh pabrik. Bagi orang desa, selama anak masih belum menikah maka anak aka

ng sangat mewah hingga aku harus masuk ke rumah suamiku dengan uang hadiah dari Zahwa, karena semua uang dari tamu undanga

." murk

ku pada pernikahan yang menjadikan aku layaknya mayat hidupmu sudah tidak memiliki hak untuk kembali memaksakan aku untuk kembali menikah dengan pria yang tidak jelas,"

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Nirmala Cinta
Nirmala Cinta
“Dua tahun pernikahan tidak kunjung membuat Aulia hamil sehingga suaminya memutuskan untuk menikah lagi. Ia menolak dipoligami dan memilih untuk mengajukan cerai melawan restu dari sang ibu yang sangat mendambakan menantu kaya dan terpandang. Dua tahun berlalu, akhirnya ia mampu hidup mandiri dan tenang dalam kesendirian hingga Candra muncul menawarkan pekerjaan dengan gaji yang fantastis selama periode tertentu. Ketampanan yang penuh dengan kharisma membuat Aulia yang sudah menutup diri dari laki-laki goyah. Ia yang tengah berusaha menolak kharisma Candra harus memilih antara menerima tawaran pernikahan pria itu atau terus diusik oleh mantan suaminya yang ingin kembali padanya.”
1 Bab 1 Selalu Wanita Yang Dianggap Mandul2 Bab 2 Di Madu Bukan Satu-satunya Pilihan3 Bab 3 Tatkala Ikatan Darah Tidak Lebih Kental4 Bab 4 Tidakkah Kau Ingin Surga 5 Bab 5 Langkah Awal Kehidupan Baru6 Bab 6 Beban Keluarga7 Bab 7 Jantung Kembali Berdebar8 Bab 8 Debaran Jantung Yang Menggoda9 Bab 9 Suka-suka Mereka10 Bab 10 Tidak Seperti Biasanya11 Bab 11 Pembaharuan Kontrak12 Bab 12 Jaga Jarak Aman13 Bab 13 Hati Yang Waspada14 Bab 14 Kualitas Diri15 Bab 15 Pertemuan Yang Tak Diinginkan16 Bab 16 Aroma Tidak Sedap17 Bab 17 Jadi, Inikah !18 Bab 18 Bukan Wanita Hina19 Bab 19 Tuduhan Tak Mendasar20 Bab 20 Kasih Sayang Bersyarat21 Bab 21 Bisikan Jahat22 Bab 22 Kejinya Kata-kata23 Bab 23 Izinkan Aku Menjadi Pria Itu24 Bab 24 Kesempatan Kedua 25 Bab 25 Keraguan26 Bab 26 Perjodohan Yang ...27 Bab 27 Kondisi Yang Bersyarat28 Bab 28 Waktu Akan Menunjukkan29 Bab 29 Aku menginginkannya, Tetapi ...30 Bab 30 Sabar itu Tidak Mudah31 Bab 31 Jejak Yang Melekat32 Bab 32 Menghapus Jejak33 Bab 33 Waktunya Mengambil Keputusan34 Bab 34 Pembelaan Diri35 Bab 35 Kemarahan Yang Membabi Buta36 Bab 36 Pembersihan37 Bab 37 Tidak Seperti Yang Terlihat38 Bab 38 Tamatlah Sudah!39 Bab 39 Surga Cinta