icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pasutri Jadi-Jadian

Bab 2 Partner in Crime

Jumlah Kata:1536    |    Dirilis Pada: 26/07/2023

duluan. Pipi gembulnya jadi bahan cubitan. Tangisnya yang kesakitan justru jadi hiburan. Sampai-sampai rumah sakit melarangnya pul

dan bikin kepincut orang-orang yang melihatnya. Bikin susah kedip. Bikin ngompol anak-anak perempuan ya

nyakan letak alun-alun tempat festival layangan, Nuning justru lan

Dipandanginya anak baru itu dari kepala sampai kaki, dari kaki balik ke kepala. L

uan di tangannya itu, kemudian menga

ampai dengkul Jaka hampir copot baru dia membawanya ke alun-alun. Esoknya,

Jaka sebal sekaligus terkesan. Sejak saat itu, ia ditakdirkan duduk sebangku dengan Nuning

bisa mencuri hasil pikirannya, tapi kan tak bisa mencuri otak pintarnya. Tapi yang memalukan, ketika ada sidak Nu

t Pak Jono melotot membuka lembar demi lembar komiknya Nuning. Padahal kan cuma k

endor. Lalu menyodorkan komik itu ke muka

ibatnya, dijemur di lapangan sampai kering. Sampai kulit putih mul

dibayar sebagai sahabat. Bagaimanapun Nuning telah membuat hidupnya berwarna dan banyak tawa. Main bersama N

i kebun banyak tuh!" kata Nuning dulu ke

bun

nglah," sahut Nun

namanya

santai dan bikin Jaka memucat. Dia

au ketahu

sampai keta

u ket

kabu

ketan

inta

nggak d

ma Tuhan, yang penting k

belum mengganti seragam merah-putihnya, agaknya

ng bagai setan penguji

sama aku aja!" Nunin

kan uangnya denga

aku balik," janjinya sambi

mangga curiannya. Besar-besar. Wangi menggiurkan karena m

tangkep nggak pa

dikejar Mbah Surip pak

" Jaka memucat. "Kok k

h banyakan lolosnya, kok. Kalau udah biasa, nanti lama-lama kam

takut

Tuhan, ngapain t

a ntar mas

as tobat, biar catatan dosa

nyolong lagi? Per

ama kamu! Bilang aja kalau k

perti ngomong sama tembok. Makin J

*

omik po

skipun jantungnya yang ini sudah beribu-ribu kali terkena guncangan berita tak enak perihal anak gadisnya, dia berusaha bertahan. Demi keselamatan hi

"Sejak kapan dia punya komik porno?" keluhnya pada

lah gara-gara adiknya yang gesrek! Kalau soal kebiasaan adiknya lompat pagar, dia masih bisa mengusulkan agar Nuning didaf

erangkat duluan. Nyangsang ke mana adiknya? Ah. Bodo amat. Palingan kalau tidak sedang memancing, mungkin menebang bambu buat bikin layangan sama Jaka. S

kin anak itu senang. Tak kena skors saja sudah rajin membolos kok. Untung raport Nuning masih bagus, seko

ia menyerah suaminya yang tampangnya angker itu mau berbuat apa. Mungkin itu ana

itu namanya." Lalu dia membuka catatan utangnya. Soalnya habis gajian,

lu aku dipanggil sekolah mulu karena anaknya sering tawuran, sekarang komik porno! Punya anak gadis

da malah jadi biang kerok di masjid karena suka menukar-nukar pasangan sandal jamaa

nya, Mak," sahut Pak Priyo sambil meraih c

Bu Parmi ingin mencakar

k bisa kawin? Emak sendiri tho? Kalau anaknya sendiri ng

" Bu Parmi k

tapi Superman betulan yang pakai sempak ketat diluar bajunya, tidak telanjang. Sedangkan si Jaka di sebelahnya

yar buat stud

il menatap lagi layangan ular naga panjangnya. Pes

p Nuning yang dijawab Jaka

kayak kentut.

eperti biasa cewek itu cuek saja dan membaca komiknya. "Emang susah ya nggak punya duit gini. Aku jadi ngiri sama Tante Beti

letisnya, tapi sama sekali tak pernah bikin Nuning ngiler. Sebab di matanya, Jaka itu bukan seorang cowok

celananya yang kotor. Lalu dia memerasnya, dan menjemurnya di atap gubuk. Kemudian Jaka duduk bersila di samping Nuning yang mulai tak fok

ih?" selidiknya denga

ijarah. Rawa-rawa udah pada diuruk jadi perumahan, nggak bisa buat mancing lagi. Di san

ya serius mendengarkan Jaka. Pikirannya menolak percaya begitu saja, terlebih si

balik ke J

lau udah

iku

rbatuk-batuk kage

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pasutri Jadi-Jadian
Pasutri Jadi-Jadian
“Jaka dan Nuning bersahabat sejak kelas 4 SD. Cuma sahabat. Jaka tak pernah berpikir menikahi Nuning meskipun cuma dalam mimpi. Nuning itu gesreknya 'naudzubillah' dan sama sekali bukan tipenya. Cewek itu cuma cocok dijadikan 'partner in crime' mencuri mangganya Mbah Surip, atau dijadikan umpan pemancing keributan di kelas untuk melancarkan aksi bolosnya. Tapi demi apa, tak ada angin tiada hujan, tiba-tiba saja Nuning minta dinikahi selulusnya mereka dari SMA. Ternyata. Alasannya ngehek banget! "Biar orangtuaku ngijinin aku pindah ke Jakarta bareng kamu, Jak. Aku kan nggak mau selamanya jadi orang kampung!" Sial. Kemerdekaan Jaka sebagai jomblo langsung dihabisi. Nuning bikin pengumuman di sekolah bahwa Jaka itu calon suaminya. Bikin Jaka mati pasaran di depan gebetannya. Makin ditolak, Nuning makin brutal mengejar Jaka macam banteng lihat kain merah. Bahkan cewek gebetan Jaka pun tak luput jadi sasaran. Namun, Jaka tak sudi menyerah, pokoknya Nuning pilihan terakhir baginya kalau sudah tak ada lagi cewek yang bisa dinikahinya di bumi. Titik! Tapi, bukan Nuning namanya kalau menyerah begitu saja. Jaka adalah tiket emasnya ke Jakarta. Iapun mengerahkan jurus 'pepet, dempet, srempet' untuk mendapatkannya. Ternyata, Jaka sama tangguhnya. Cowok itu gesit licin bagai belut menghindarinya. Lalu tiba-tiba menghilang. Nuning ugal-ugalan mencarinya, namun Jaka tiada ditemukan. Saat Nuning menyerah, tiba-tiba saja Jaka kembali muncul di depannya dan berkata, "Oke, kita nikah!" Wah! Apa sih yang membuat Jaka tiba-tiba mau menikahinya? Ah. Nuning tak peduli! Pokoknya menikah saja dulu, soal cinta urusan belakangan!”
1 Bab 1 Biang Kerok2 Bab 2 Partner in Crime3 Bab 3 Nikah, Yuk!4 Bab 4 Jomblo Kena Tikung5 Bab 5 Teman Tapi Kejam6 Bab 6 Saat Bendera Putih Berkibar7 Bab 7 Sah!8 Bab 8 Malam Pertama Itu Hoax9 Bab 9 Berangkat ke Jakarta10 Bab 10 Omelan Mertua11 Bab 11 Drama Mertua12 Bab 12 Probabilitas Kehidupan13 Bab 13 Tetap Selow14 Bab 14 Ulat Bulu Jadi Kupu-Kupu15 Bab 15 Mbah Sum16 Bab 16 Suamiku Jagoanku17 Bab 17 Bayar Utang18 Bab 18 Demi Sebuah Obsesi19 Bab 19 Telanjur Utang Janji20 Bab 20 Tapi Aku Baik-Baik Saja21 Bab 21 Rumput Liar Ketiban Sial22 Bab 22 Hati yang Gembira adalah Obat23 Bab 23 Hero Padahal Zero24 Bab 24 Simbiosis Mutualisme25 Bab 25 Status Palsu26 Bab 26 Cinderella Tanah Abang27 Bab 27 Tak Kenal Makanya Kenalan28 Bab 28 Demi Kentutmu yang Bau29 Bab 29 Selamat Tinggal Masa Lalu30 Bab 30 Harus Apple to Apple